
Rehan dilarikan ke RS terdekat,Polisi yang sedang melintas dan melihat ada kecelakaan ia langsung bertindak.Mobil yang membawa Rehan dikawal oleh kepolisian, setibanya di RS Rehan langsung di bawa ke UGD untuk mendapatkan tindakan.
Karena benturan di kepala Rehan sangat keras,ada gumpalan darah di otak.Rehan menjalankan operasi untuk mengangkat gumpalan darah yang ada di otak,dari pihak kepolisian menghubungi Tio karena dari salah satu kepolisian mengenal Rehan.
Tio yang mendengar kabar Rehan mengalami kecelakaan,ia langsung pergi begitu saja.Padahal Tio senga menemui klien penting,tapi lebih penting Rehan dari pada ukuran pekerjaan.
Tio langsung menghubungi Bram dan Joy,untuk segera ke perusahaan.Tio akan menuju di mana Rehan di larikan ke RS, menggunakan helikopter yang ada di atas gedung perusahaan.
Hanya membutuhkan waktu dua jam,Tio sudah sampai di RS.Melati Tio langsung bergegas menuju ruang operasi,sudah dua jam lebih Rehan menjalankan operasi.
" Apa yang sebenarnya terjadi pak " Tanya Tio dengan dingin
" Dengan penjelasan dari saksi,pak Rehan mengalami kecelakaan tunggal.Dan mobil yang di Kendari Pak Rehan meledak ditempat " Ucap Polisi
" Siall " Ucap Tio dengan geram dan memukul tembok
Tio mengantam tembok sangat keras sampai menimbulkan retakan yang cukup panjang,Pak Polis dan orang yang menolong Rehan langsung menelan ludahnya dan wajah nya seketika pucat pasif.
Serem juga kalau kalau dia sendang marah " Guman Bram dalam hati
Tak berselang lama Dokter yang menangi Rehan keluar,Tio langsung menghampiri dan bertanya keadaan Rehan.
" Giman keadaannya Dok " Tanya Tio
" Korban mengalami benturan yang sangat keras di kepala, sehingga harus dioperasi.Operasinya berjalan dengan lancar,tapi korban...." Ucap Dokter terjeda
__ADS_1
" Tapi apa,katakan " Ucap Tio dengan santai tapi sangat menusuk bagi yang ditatap
" Korban sedang kritis " Ucap Dokter dengan tangan gemetar tapi ia berusaha menutupinya dengan cara memasukan tangan ke dalam kantong
Tak berpikir lama Tio langsung memutuskan untuk memindahkan Rehan ke RS di jakarta,dimana RS sakit itu milik keluarga Rehan Dan kebetulan Ana kerja di Rumah sakit tersebut.
Rehan dipindahkan menggunakan jet pribadi,dan setibanya di jakarta Rehan langsung dibawa ke ruangan VIP,ruangan Rehan dijaga ketat oleh bodyguard.
Orang tua Rehan yang ada di luar negeri, mendapatkan kabar kalau Rehan mengalami kecelakaan.Adi dan Raena langsung terbang ke Indonesia, untuk menemui anak nya.
Risa belom mengetahui kalau Rehan mengalami kecelakaan,Tio juga belom sempat memberitahukan.Tio sangat sibuk mengurus kesembuhan Rehan,Bram pun juga ikut sibuk.
...****************...
Adi dan Raena tiba di Indonesia,merekalangsung menuju ke Rumah sakit.Sesampainya di rumah sakit Adi langsung berjalan cepat ke ruangan dimana Rehan dirawat.
" Anak ku " Ucap Raena lirih
" Mas Rehan,mas dia sangat kasihan " Ucap Rane meneteskan air mata
" Iya sayang,aku tau.Yang paling penting sekarang kita doa'kan Rehan agar bisa siuman" Ucap Adi menenangkan istrinya
" Kamu kenapa jadi seperti ini Re, Mama sangat sedih melihat mu seperti ini " Hiks...hiks....hiks..
membelai wajah Rehan yang pucat
__ADS_1
" Tio, kenapa Rehan bisa mengalami kecelakaan,separah ini Dimana kamu " Ucap Adi tegas
" Keterangan dari polisi,mobil yang ditumpangi pak Rehan hilang kendali saat ada truk ngrem mendadak Tuan " Ucap Tio
" Pak Rehan akan keluar kota,dan saya tidak diperbolehkan ikut Tuan.Maafkan saya atas kelalaian saya menjaga pak Rehan " Ucap Tio menunduk
" Seharusnya kau,mengutus anak buah untuk menjaga Rehan " Ucap Adi sangat marah
" Sudah lah sayang,ini sebuah kecelakaan.Tio tidak bersalah " Ucap Raena dengan lembut
" Terus kapan Rehan bangun " Tanya Adi
" Pak Rehan sedang mengalami masa kritisnya Taun,Pak Rehan baru saja melakukan operasi " Ucap Tio
" Risa dimana " Ucap Raena
" Nona Risa, sedang diperusahan nyonya.Nona Risa belom mengetahui keadaa tuan Rehan " Ucap Tio
" Jangan kasih tau,kalau Risa tau.Dia pasti sangat sedih " Ucap Raena
" Baik nyonya " Ucap Tio patuh
Raena sangat setia menemani Rehan di samping ranjang,Raena terus berdoa untuk kesembuhan anak laki-laki nya.Adi yang berdiri dibelakang istrinya,ia terus memberi semangat untuk istri tercintanya.
Mereka berdua tidak merasa lelah sedikitpun,padahal merasa baru saja melakukan berjalan jauh.
__ADS_1