Kepincut Bos Sendiri

Kepincut Bos Sendiri
69


__ADS_3

Sudah tiga hari Rehan dirawat,dan belom juga sadarkan diri.Bahkan tidak ada perubahaan sama sekali, kondisi Rehan masi sama seperti saat selesai operasi.Raena yang sudah tidak tau lagi harus berbuat apa,yang bisa ia lakukan hanya berdoa dan minta pertolongan kepada Tuhan.


Tio mengurus perusahaan dibantu Bram, Mereka berdua dipercaya oleh Adi untuk mengurus perusahaan selama Rehan dirawat.Kabar kecelakaan Rehan sudah tersebar kemana-mana,bahkan di perusahaan semua karyawan mulai membicarakan tentang Rehan.


Dan kebetulan hari ini Risa tidak masuk kantor,ia akan menjemput Putri,Ia sudah janji akan menjemput Putri.Sekarang Risa sudah menjemput Putri,dan mereka sedang diperjalan menuju ke Jakarta.Risa tidak menginap entah kenapa,hati Risa mengatakan kalau ia harus segera pulang.


Risa tiba di Jakarta jam dua belas malam,Risa memutuskan untuk membawa Putri ke apartemen miliknya.Karena hari sudah malam dan mereka harus istirahat ditambah Putri sedang mengandung.


Putri sudah memberitahu kan Bu Erna kalau ia pulang ke jakarta,Bu Erna yang mendengar kabar Putri pulang ke Jakarta merasa senang.Itu tandanya Putri sudah melupakan rasa sakit,Bu Erna berharap kalau Putri akan memaafkan Rehan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sang Surya sudah menampakkan diri, menembus cela jendalan kamar apartemen Risa.Membuat kedua perempuan yang sedang tidur terbangun,dengan cahaya yang menyilaukan.


" Selamat pagi Putri" Ucap Risa sedang suara khas bangun tidur


" Pagi juga " Ucap Putri serak


Putri memutuskan untuk ke kamar mandi terlebih dahulu,sedangkan Risa ia akan memesan makanan melalui aplikasi.Risa memilih bubur dan jus untuk sarapan hari ini,saat Risa membuka akun sosial media muncul sebuah barita tentang Rehan.


Rehan pemilik perusahaan R.A Grup sekaligus CEO,mengalami kecelakaan dan belom sadarkan diri " Seperti itu lah artikel


Bak disambar peter di siang bolong,tubuh Risa terkulai lemas di lantai.Tangis Risa pecah,membuat Putri yang sedang dikamar mandi segera keluar dan melihat Risa menangis.Putri menghampiri Risa.


" Kamu kenapa Ris " Ucap Putri panik


Risa tidak menjawab pertanyaan Putri,Risa terusk menangis sejadi jadinya.

__ADS_1


Hiks..hiks..hiks " Putri " Risa menghambur ke pelukan. Putri


" Kamu kenap,kenapa kamu menangis" Ucap Putri bingung


Aku tidak boleh,mengatakan kalau kak Rehan kecelakaan.aku takut akan terjadi sesuatu dengan kandungan Putri " Pikir Risa disela tangisnya


Tok..tok...tok


Suara ketukan pintu terdengar, Putri langsung membuka nya.Betapa terkejutnya Putri,melihat sosok yang ada didepan pintu tubuh Putri mematung sedang orang itu terlihat biasa saja.Ya orang itu adalah Tio,Tio sudah mengetahui kalau Putri sedang bersama Risa.


" Aa... asisten Tio " Ucap Putri gugup


" Selamat pagi nona " Ucap Tio


" Pagi juga " Ucap Putri


" Apa nona,Risa ada didalam " Ucap Tio


" Asisten Tio " Teriak Putri


Risa langsung keluar dari kamar,dan menghampiri Putri.Wajah Risa sangat marah,karena ia tidak diberitahu tentang kecelakaan Rehan.


" Bawa aku ke rumah sakit " Ucap Risa dengan amarah menggebu


" Baik Nona " Jawab Tio


" Mau apa,kamu ke rumah sakit " Tanya Putri

__ADS_1


" Ada urusan mendadak,kamu tetap di apartemen" Ucap Risa


" Tidak,aku ingin ikut dengan mu.Aku takut sendirian" Ucap Putri


" Tapi..." Ucap Risa belom selesai langsung disela Putri


" Tidak ada penolakan " Ucap Putri


Mau tidak mau Risa harus membawa Putri ker Rumah sakit,Risa harap tidak akan terjadi sesuatu dengan Putri dan kandungan.Kalau terjadi sesuatu ia tidak akan pernah memaafkan dirinya sendiri.


Tio membawa Risa dan Putri ke Rumah sakit Agung,dimana Rehan di rawat.Sesampainya di Rumah sakit,Risa langsung berjalan cepat meninggalkan Putri dan Tio.


Risa sangat khawatir dengan kakaknya,dan ia ingin melihat kondisi kakaknya.


" Mah,Pah " Ucap Risa saat membuka pintu dan melihat kedua orangtuanya


" Risa sayang " Ucap Raena berlari memeluk Risa


" Mah,apa yang terjadi dengan kak Rehan " Ucap Risa sudah tidak bisa menahan air matanya


" Kenapa kak Rehan bisa seperti ini,mah " Ucap Risa berlinang air mata


" Sabar sayang,kak mu pasti baik-baik saja.Berdoa lah sama tuhan,agar kak Rehan cepat sembuh " Ucap Raena menenangkan Risa


" Kenapa kalian, tidak memberitahu ku.Tentang kak Rehan " Ucap Risa


" Mama takut,kalau kamu mengetahui kondisi Kaka mu.Kamu akan terpukul " Ucap Raena

__ADS_1


" Tapi aku adiknya mah,aku berhak mengetahui kondisinya " Ucap Risa dengan suara gemetar


" Maafkan mama Ris " Ucap Raena lirih


__ADS_2