
Risa langsung menuju ke ruangan nya,ia panik dengan keadaan Putri.Risa takut terjadi sesuatu dengan Putri dan kandungannya,semoga saja tidak terjadi sesuatu dengan Putri.
" Kamu kenapa Put,apa terjadi sesuatu denganmu.Katakan " Ucap Risa dengan wajah panik
" Aku tidak apa-apa Ris, perut cuma keram.Ini sudah terbiasa ko " Ucap Putri
" Apa perlu ke dokter" Ucap Risa dari ujung telfon
" Tidak perlu " Ucap Putri
" Kamu pasti sedang memikirkan sesuat, makanya perut kamu kram tadi " Ucap Risa
" Tidak,aku tidak memikirkan apapun " Ucap Putri mengelak
" Kamu tidak usah bohong Put,aku sudah membaca beberapa artikel tentang ibu hamil.Kalau perut mengalami kram itu tandanya kamu lagi stress atau memikirkan sesuatu " Ucap Risa
Hisk..hisk..hisk " Aku...aku sangat merindukan pak Rehan,aku ingin dipeluk aku ingin dicium aku ingin dimanja " Ucap Putri dalam tangisnya
" Entah kenapa aku ingin dipeluk,aku merindukan nya Ris " Hisk..hisk..hisk
" Apa bener kamu merindukan kak Rehan " Tanya Risa
" Iya,aku sangat merindukan nya " uwaaa uwaaa " Aku ingin dipeluk " Tangis Putri pecah membuat Lisa yang sedang didapur langsung lari ke kamar Putri
" Kamu kenapa Put " Tanya Lisa panik
" Aa...aku merindukannya mbak " Huhuhuh suara putri sudah sesugugkan
" Kamu rindu sama ibu mu " Tanya Lisa
__ADS_1
" Bukan mbak " Ucap Putri
" Terus siapa " Tanya Lisa bingung
" Aku merindukan ayah dari anak ku mbak " Hisk..hisk..hisk mengelus perut yang sudah membuncit
" Aku ingin dipeluk mbak,aku...aku ingin ditemani saat tidur mbak " Huwaaa huwaaa
" Ya ampun Putri,mbak pikir apa " Ucap Lisa menepuk jidat
" Kalau kamu kangen,temui dia.Dan kasih tau kalau kamu sedang mengandung anak nya " Ucap Lisa
" Tapi...tapi aku masih kecewa mbak " Ucap Putri
" Buang ego mu Putri,ini demi kebaikan anak kamu.Empat bulan lagi anak kamu akan lahir " Ucap Lisa menasehati Putri
" Tidak mau mbak " Ucap Putri
" Kalau gitu,buang ego mu itu " Ucap Lisa
" Benar apa yang dikatakan mbak Lisa Put,aku tidak mau kamu dan keponakan ku menderita kedepannya" Ucap Risa
Tanpa Risa sadari ada sepasang mata yang mendengar percakapan Risa dengan Putri,yaitu Tio.Sejak tadi Tio sudah mengetuk pintu ruangan Risa,tapi tidak ada jawab dari pemiliknya.
Tio pun memutuskan untuk masuk,tanpa persetujuan dari Risa.Langkah Tio berhenti saat mendengar nama Putri ia mengurungkan niat nya untuk berbicara,Tio lebih memilih untuk mendengar percakapan mereka.
Tio tidak berani menimbulkan suara sedikitpun,ia memilih untuk dia mematung di depan pintu.Risa sungguh tidak menyadari kedatangan Tio sama sekali,rahasia yang selama ini Risa simpan akan terbongkar secepatnya.
Mungkin memang ini takdir Rehan dana Putri akan dipertemukan kembail,bahkan bukan cuma dua orang tapi tiga orang dengan janin yang Putri kandung.
__ADS_1
Apa yang dikatakan nona Risa,itu Putri pacar tuan Rehan " Guman Tio
Tapi kenapa mereka membahan soal anak ,apa jangan-jangan nona Putri......sedang hamil " Gumana Tio
Kenapa nona Risa menutupi keberadaan nona Putri,apa Nona Risa tidak tau.Bagaimana hancurnya pak Rehan saat ditinggal nona Putri " Ucap Tio dalam pikirannya
Bahkan semangat untuk hidup pun sudah mulai menghilang,saat mendengar kepergian nona Putri.Sungguh malang nasib Tuan Rehan "
Aku harus memberitahu tentang ini ke tuan Rehan,pasti ia akan senang saat mendengar keberadaan nona Putri,apalagi saat ini nona Putri sedang mengandung anak dari Tuan " Guman Tio
Risa sangat ceroboh bisa-bisanya dia tidak mengunci pintu saat dengan melakukan panggilan dengan Putri.
" Minggu aku jemput kamu " Ucap Risa
" Apa aku harus melakukan ini " Tanya Putri
" Iya kamu harus melakukan ini Put " Ucap Lisa
" Baiklah,aku akan menuruti perkataan kalian " Ucap Putri
" Ya sudah aku tutup dulu telfonnya, sekarang kamu istirahat agar saat aku jemput kamu.Keadaan kamu sangat sehat,jangan lupa minum susu dana vitamin " Ucap Risa
" Iya, makasih ya Ris " Ucap Putri
" Sama-sama " Ucap Risa dan menutup sambungan telfon ia kembali melakukan pekerjaan yang sempat ia tinggal tadi
Putri yang sudah sedikit tenang,Lisa membaringkan tubuh Puri,untuk tidur siang.Karena bumil harus banyak-banyak istirahat apa lagi di kandungan pertama nya, Putri harus ekstra hati-hati agar tidak terjadi sesuatu dengan kandungan nya.
Putri juga selalu menuruti perkataan Lisa,karena menurut Putri.Lisa sudah berpengalaman dalam hal tersebut,jadi Putri tidak pernah membantah perkataan Lisa tentang kehamilannya.
__ADS_1