
Putri menuju ke ruangan Rehan,ia masuk langsung tanpa mengetuk pintu. Putri yang melihat ada wanita diruang Rehan ada rasa sedikit kesal,Rehan yang melihat Putri masuk langsung menghampiri dan menarik tangan Putri untuk menuju ke kursi.
Putri mengikuti langkah Rehan menuju ke meja kerja.Rehan duduk di kursinya dan menarik pinggang Putri untuk duduk di pangkuan Rehan,sontak Putri kaget dan melirik ke arah Rehan untuk minta penjelasan apa maksudnya ini.
Rehan tidak memperdulikan tatapan Putri,Angel yang melihat dengan mata kepalanya ia mulai emosi.Dan,duduk tepat di hadapan mereka berdua.
" Jadi ini,wanitamu " Tanya Angel melihat ke arah Putri
" Iya,ini wanita ku.Apa kamu sudah percaya " Tanya Rehan
" Tidak mungkin ini wanitamu,lihat saja penampilannya yang kampungan itu " Ucap Angel dengan angkuh
" Terserah jika kamu tidak percaya" Ucap Rehan membelai pipi mulus Putri dengan satu jari
Putri yang merasakan sentuhan lembut dari Rehan,jantung Putri berdetak sangat kencang.Tapi tubuh Putri tidak menolak , sentuhan itu.
" Kalau emang dia wanitamu,aku ingin melihat kau menciumnya " Ucap Angel menantang Rehan
" Baik lah,jika kamu ingin melihat.Aku berciuman dengan wanita ku " Ucap Rehan dan sekarang menatap ke arah Putri
Putri langsung menatap ke arah Rehan,dan menggelengkan kepalanya tanda ia tidak mau melakukan itu.Tapi Rehan mengabaikan nya,ia tidak mau kalau Angel akan terus mengganggu hidupnya,karena Rehan tau betul dengan wanita seperti itu.
Rehan mulai mendekat ke wajah Putri,belum mencium Putri ia membisikkan sesuatu ditelinga Putri.
" Kali ini menurut lah,jangan menolak nya.Aku melakukan ini untuk dia pergi dari sini,kalau kita tidak melakukan nya.Dia tidak akan pergi,dan akan terus menggoda ku " Ucap Rehan lirih
" Maafkan aku " Ucap Rehan
Putri yang mendengar pertanyaan Rehan,ia juga kesal dengan wanita itu yang berani menggoda Rehan.Entah kenapa hati Putri tidak terima,juga ada yang menggoda Rehan, Putri pun mengangguk itu tandanya setuju.
__ADS_1
Rehan mulai melakukan aksinya,ia mencumbu bibir mani milih Putri.Rehan menghisap bibir bawah Putri, Putri yang tidak tau caranya berciuman ia hanya diam dan bibirnya masih terpaut.Rehan mengigit bibir Putri,agar ia terbuka dan itu akan memudahkannya.
Bener saja,mulut Putri pun terbuka karena merasa kesakitan gara-gara ulah Rehan.Rehan memasukan lidahnya ke mulut Putri,ia terus bermain dengan bibir mungkin Putri.Sampain Putri hampir kehabisan nafas,Rehan yang menyadari itu ia menghentikan aksinya untuk Putri bernafas sebentar..
Huuff huuff huff nafas Putri yang ngos ngos-ngosan
Setalah cukup memberikan waktu sebentar untuk Putri bernafas,Rehan pun melanjutkan aksinya tadi.Bahkan Rehan lupa dengan tujuan kenapa itu mencium Putri,kini Rehan menikmati ciuman itu bahkan semakin gairah mencumbu bibir mungil Putri.Kali ini Putri merespon ciuman Rehan,yang tersenyum tipis disela-sela ciumannya karena mendapatkan respon dari Putri
Angel yang melihat adegan itu,membulatkan matanya dan sangat marah akhirnya ia memutuskan untuk pergi.Rehan yang menyadari kepergian Angel pun tidak perduli,ia terus melanjutkan ciuman itu Rehan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.Tangan Rehan menekan leher Putri angar ia lebih mudah ******* bibir Putri,ciuman itu berakhir ke leher jenjang Putri.
" Uuhh " Desisis Putri yang merasakan sensasi yang berbeda di tubuhnya
Ada apa nih,kenapa tubuhku merasakan hal yang aneh" Ucap Putri dalam hati
Putri yang menyadari bahka Rehan semakin gila,ia pun berusaha untuk menghentikan aksi Rehan
" Pak Rehan " Ucap Putri mendengus
" Dia sudah pergi " Ucap Putri
" Ia aku tau " Ucap Rehan
" Jadi hentikan " Ucap Putri
Rehan tidak menghiraukan ucapan Putri,karena Rehan sudah terbawa oleh suasana itu.Rehan pun, mulai sadar saat mendengar tangisan Putri.
Hiks hiks hiks
" Pak Rehan, hentikan" Ucap Putri disela tangis nya
__ADS_1
Rehan pun sontak tersadar,saat mendengar tangisan Putri.Rehan memandang wajah Putri,dengan penuh penyesalan Rehan membawa Putri ke dekapannya.
" Maaf kan aku,aku sudah melukai mu " Ucap Rehan penuh menyesalan
" Aku sudah lepas kendali " Ucap Rehan yang masih mendekap tubuh mungil Putri
" Pak Rehan jahat,kenapa melakukan ini ke aku " Ucap Putri yang masih menangis
" Maaf kan aku,aku sing menyesal " Ucap Rehan dan kali ini menatap mata Putri denga rasa bersalah,Rehan mengusap air mata yang menetes di pipi Putri
" Jangan manangis,kalua kau menangis aku makin merasa bersalah " Ucap Rehan menagkup wajah Putri
" Jangan lakukan ini lagi,tanpa seijin ku " Ucap Putri
" Iya kamu janji,aku tidak kan melakukan ini " Ucap Rehan dan kembali memelukku Putri
Putri yang merasakan sentuhan lembut dari Rehan,ia mulai berhenti menangis.Dia juga sebenarnya tidak keberatan dija Rehan mencium nya,tapi Rehan sudah kelewatan batas jadi Putri kesal dengan itu.
" Apa kamu sudah selesai,menangisinya " Tanya Rehan dan dijawab anggukan dari Putri
" Kalau gitu,kamu rapikan penampilan mu.Dan kembali ke ruangan mu " Ucap Rehan
" Iya " Ucap Putri beranjak dari pangkuan Rehan dan menuju ke luar
" Kau mau kemana " Tanya Rehan yang melihat putri aka pergi
" Ketoilet,tadi aku disuruh merapikan penampilan ku " Ucap Putri menunduk
" Pakai toilet ku,kau mau keluar dengan keadaan seperti itu " Ucap Rehan melihat penampilan Putri yang tak karuan
__ADS_1
Putri melihat dirinya dipantulan kaca,benar saja penampilan kali ini sangat kacau.Kalau dia keluar dengan keadaan seperti ini,pasti orang akan berpikir yang tidak tidak.
Putri menuruti perintah Rehan untuk menggunakan toilet pribadi milik Rehan,yang ada diruang itu.Putri merapikan rambut dan baju yang berantakan itu,dan ia melihat ada noda merah dileher nya meskipun sedikit samar tapi masih tetap kelihatan, Putri menutupi dengan rambutnya yang digerai ke depan.