
" Nanti malam ada acara, pembukaan perusahaan xxx tuan " Ucap Tio
" Baik lah " Ucap Rehan
" Kau panggil, Putri kesini " Ucap Rehan
" Baik tuan " Ucap Tio
Tio keluar dari ruangan Rehan,dan menuju ke ruangan Putri.Putri yang sedang melakukan pekerjaan,dan mendengar ada yang mengetuk pintu ruangan.
Tok tok tok
" Masuk " Ucap Putri
Tio pun masuk setelah mendapatkan izin dari Putri
" Kamu disuruh,ker ruang pak Rehan " Ucap Tio
" Untuk apa " Tanya Putri
" Saya tidak tau,Pak Rehan hanya menyampaikan itu " Ucap Tio
" Baik lah,nanti aku kesana.Asisten Tio " Ucap Putri
" Kalau gitu,saya permisi dulu " Ucap Tio
" Iya assisten Tio " Ucap Putri
Setelah Tio pergi, Putri pun menuju ke ruangan Rehan.
" Permisi pak " Ucap Putri setelah diruang Rehan
" Ada keperluan apa,kamu kesini " Tanya Rehan
" Haaa...bukanya pak Rehan,yang menyuruh saya kesini " Ucap Putri bingung dengan ucapan Rehan
" Oh iya saya lupa,nanti malam kamu ikut aku " Ucap Rehan
" Kemana pak " Tanya Putri
" Ke pesta, pembukaan perusahaan xxx " Ucap Rehan
" Kenapa gak sama,Asisten Tio pak " Tanya Putri
" Tio juga ikut " Ucap Rehan
" Terus kenapa aku harus ikut,kalau sudah ada asisten Tio pak " Tanya Putri
" Kau akan jadi pasangan ku,nanti malam " Ucap Rehan membuat Putri terkejut
" Haaa... pasang, maksudnya pak Rehan " Tanya Putri
" Gak ata kata pengulangan" Ucap Rehan menegaskan
__ADS_1
" Kenapa tidak sama,Mbak Lala Pak.Dia kan yang lebih tau dari pada saya " Ucap Putri
" Kau mau melawan, perintah ku ha " Ucap Rehan menekan
" Tidak pak tidak,mana berani aku melawan " Ucap Putri sedikit menunduk
" Bagus " Ucap Rehan
" Tapi pak " Ucap Putri menggantung perkataan nya
" Tapi apa " Tanya Rehan
" Saya tidak mempunyai,baju yang cocok untuk kepesta pak " Ucap Putri lirih
" Tenang ada aja,saya sudah menyiapkan baju untuk mu " Ucap Rehan
" Pak Rehan sudah menyiapkan nya " Tanya Putri memastikan
" Hem,nanti Tio yang akan membawa baju ke ruangan mu " Ucap Rehan
" Kamu boleh pergi " sambung Rehan
" Baik pak" Ucap Putri dan pergi dari ruangan Rehan
Tok tok tok
" Siapa " Ucap Putri
" Saya, asisten Tio " Ucap Tio dari depan pintu
" Permisi nona,saya mengantarkan ini " Ucap Tio memberikan paper bag ke Putri
" Ini apa pak " Tanya Putri
" Ini baju,untuk nanti malam " Ucap Tio
" Oh iya, makasih pak " Ucap Putri menerima paper bag dari Tio
Setelah itu Tio pergi dan kembali keruang,untuk menyelesaikan tugas yang masih banyak.Rehan pun sama,ia harus menandatangi semua dokumen yang diserahkan Lala.
Hari semakin sore,udan itu menandakan jam kerja telah usai.Putri pun bersiap-siap untuk pulang,namun ia dihentikan oleh Rehan yang kebetulan baru keluar dari ruangannya.
" Putri" Ucap Rehan memanggil Putri
Putri yang hampir saja,menekan tombol lift pun mengurungkan diri dan menoleh ke Rehan.
" Ada apa pak " Tanya Putri
" Ikut saya " Ucap Rehan
" Kemana Pak " Tanya Putri
" Sudah, tinggal ikut saya " Ucap Rehan
__ADS_1
" Tapi pak,aku haru pulang dan bersiap-siap untuk ke pesta nanti malam " Ucap Putri
" Ikut,gak usah banyak bicara " Ucap Rehan menekan kata-katanya
Aneh banget sih nih orang, bukannya aku diperbolehkan pulang ,untuk siap-siap tapi,malah disuruh ikut dia.Sumpah nih bos negseli banget ,pekik Putri dalam hati
Rehan menuju ke parkiran,dan ia menyuruh Putri untuk masuk ke dalam.Karena Rehan akan membawa Putri ke salon,untuk di rias tidak mungkin pan Putri akan pergi ke pesta dengan Rehan tapi tidak mengenakan riasan di wajahnya.
Cukup lama untuk menuju ke salon,yang sudah di rekomendasikan oleh Tio.Akhirnya Putri dan Rehan sampai si sebuah salon yang kucuo besar, Putri kebingungan kenapa Rehan membawanya kesini.
" Pak Rehan,mau apa kita kesini " Tanya Putri
" Sudah masuk aja " Ucap Rehan dan masuk ke dalam Salon itu
Rehan dan Putri disambut oleh pemilih Salon tersebut,yaitu Benci.Adalah laki-laki gemulai yang mirip seperti wanita,Benci menyambut mereka berdua dengan senyuman yang manis.
" Selamat datang Tuan Rehan " Ucap Benci dengan suara mirip perempuan
" Hem " Ucap Rehan
" Ini wanita yang akan ku rias " Tanya Benci dengan mentapa lekat ke Putri.Putri yang ditatap Benci sedikit takut,karena melihat penampilan Benci yang sangat persis dengan wanita.Bahkan penampilan Putri sangat kalah jauh dengan Becun yang sebenar berjenis laki-laki
" Iya,kamu rias dia dengan baik " Ucap Rehan
" Iya,aku akan merias wanita mu dengan sangat baik.Bahkan kamu sampai tidak mengenali wanita mu ini " Ucap Bencin
" Baiklah,aku serahkan dia ke kamu " Ucap Rehan
" Ayok sayang " Ucap Bencin mengulurkan tangan ke Arah Putri
Putri yang tidak yakin dan ia menoleh ke arah Rehan,untuk mengetahui persetujuan Rehan.Rehan pun mengangku kan kepala ke arah Putri, Putri mengikuti Benci setelah mendapat persetujuan Rehan.
" Sialan duduk sayang " Ucap Benci
" Iya " Ucap Putri lirih
" Wahh..wajah kamu sangat bagus dan mulus " Ucap Benci mengagumi kulit wajah Putri
" Cukup sedikit mepoleksan bedak saja,kamu akan kelihatan sangat cantik sayang " Ucap Benci
" Ah tidak,kamu berlebihan " Jawab Putri
Benci pun mulai merias wajah Putri,dengan riasan yang natural.Karena wajah Putri tanpa make up pun sudah terlihat cantik,jadi ia hanya sedikit menpolesnnya.Setalah selesai make up, Putri disuruh untuk berganti pakaian sebelum ia akan menanta Rambut Putri
Cukup lama Putri dirias oleh Benci,dan akhirnya Putri keluar dari ruangan riasan Ini.Putri yang tidak percaya diri,ia menunduk kepala saat berada di depan Rehan.
" Wanita anda,sudah siap tuan " Ucap Benci membuka tirai yang sebelumnya menutupi ruang itu,Rehan pun melihat ke arah Putri ia sangat terpesona dengan kecantikan Putri malam ini
Entah kenap jagung Rehan,berdetak sangat cepat tidak seperti biasanya.Rehan terus menatap Putri dengan tatapan kagum, Putri yang merasa RehN terus melihat ke arah nya Putri pun memberanikan diri mengangkat wajahnya dan melihat ke arah Rehan.
" Ehemm,jangan di lihat terus tuan,gandengan lah tangan wanita mu ini " Ucap Bencin membuyarkan pikiran Meraka berdua
Rehan pun mengulurkan tangan ke Putri, Putri ragu saat ingin menerima uluran tangan Rehan.Pasalnya saat berdekatan dengan Rehan, jantung Putri terus berdetak tak karuan.Cukup lama Putri melayun,ia pun menerima uluran tangan Rehan.
__ADS_1
" Bayaran mu,akan ku tfr nanti " Ucap Rehan dan pergi meninggalkan soalnya itu
" Okey " Ucap Benci