
Berita kepulangan Michie dari rumah sakit pun langsung terdengar di telinga Fredy dan juga Daddynya. Namun karena Michie masih dalam masa pemulihan, Dad Eden meminta putranya untuk sabar dan berjanji akan mengunjungi Michie setelah ia benar-benar pulih.
Dan hari ini adalah hari ke tiga setelah Michie keluar dari rumah sakit. Michie yang tadinya ingin langsung kembali bekerja pun dilarang oleh Mommynya untuk tetap beristirahat di Mansion.
"Tapi Michie bosan, Mom. Lagi pula Michie juga udah sehat."
Meski sudah melayangkan protesnya, Mom Lili tetap melarang Michie untuk pergi bekerja.
Tiba-tiba satpam gerbang masuk ke dalam Mansion dan memberi kabar jika Dad Eden datang dan memaksa masuk ke dalam untuk bertemu dengan Michie.
"Maaf Nyonya, Tuan Eden memaksa masuk ke dalam dan ingin menyampaikan hal yang penting!"
"Ck, menyusahkan saja. Biarkan dia masuk!" balas Mom Lili.
Sudah hampir 20 tahun Lili selalu menghindari mantan suaminya. Namun kali ini ia memperbolehkan Eden masuk untuk mendengar apa yang ingin ia sampaikan.
Namun keputusan Lili kali ini menuai protes dari Michie.
"Mom, kenapa orang itu dibiarkan masuk?" tanya Michie sedikit tidak setuju.
"Kita lihat saja dulu apa yang sebenarnya mau dibicarakan. Mommy rasa ini berkaitan dengan Pernikahan mu, Michie." tukas Mom Lili.
"Sebaiknya kamu kembali ke kamarmu, sayang. Mom tidak mau mau kamu kenapa-napa."
Michie langsung menurut dan bergegas menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya. Tak lama kemudian Dad Eden datang bersama dengan Mamanya.
"Bagaimana kabarmu Lili?" tanya Eden sambil mengulurkan tangannya ke arah Lili.
"Tidak usah basa basi, Eden! Apa yang ingin kau bicarakan denganku?" balas Lili yang enggan menerima uluran tangan Eden.
__ADS_1
"Sampai kapan kau seperti ini Lili sampai tidak mau berdamai denganku? Sudah hampir 20 tahun kau tidak pernah memberikan kesempatan untukku berdamai dengan mu dan Michie!"
"Jika memang tidak ada yang kau bicarakan, lebih baik kau pergi saja!" ucap Lili tanpa mempersilahkan mereka duduk terlebih dahulu.
"Lili, apa kau tidak mempersilahkan kami duduk bertamu di Mansion mu?" tanya Mama Fredy membuat Lili menghela nafasnya panjang.
"Duduklah dan katakan apa yang ingin kalian bicarakan. Jika sudah selesai kalian bisa segera pulang karena aku harus segera pergi ke kantor!"
"Kedatangan kami kemari adalah ingin meminang Michie untuk putraku, Fredy." ucap Mama Fredy to the Point.
"Maaf, tapi putri ku baru saja menerima lamaran dari pria lain dan sebentar lagi mereka akan menikah." jelas Lili.
Kali ini Michie yang sengaja mendengarkan percakapan mereka sedikit bergidik ngeri mendengar mama Fredy terang-terangan datang melamarnya.
"Ingat, Lili. Michie tidak akan pernah bisa menikah tanpa restu dari ku! Aku adalah ayah Michie yang sah, dan hanya aku yang bisa menikah kan Michie. Tanpa restu dariku, maka pernikahannya tidak akan sah sama sekali!" ucap Dad Eden membuat Michie yang mendengarkan dari kamar pun sangat muak.
Deg!
Ucapan Michie membuat hati Eden terasa begitu sakit. Ia sama sekali tidak menyangka jika Michie justru menganggapnya sudah mati.
Semua mata kini tertuju pada Michie yang berdiri di depan pintu kamarnya.
"Michie sayang, sampai kapanpun Eden Hag tetaplah daddymu!" teriak Mama Fredy yang sedari dulu berusaha mempertemukan Michie dengan Daddynya meskipun usahanya selalu saja gagal.
Dulu, Mama Fredy memang sengaja merayu Daddy Eden Hag untuk menyuntingnya sebagai istri karena saat itu kehidupannya sangatlah sulit.
Ia rela menjadi istri kedua Eden asalkan kehidupannya dengan putranya terjamin. Mama Fredy yang saat itu bekerja sebagai Sekretaris Eden Hag pun terus saja memberikan perhatian untuk Eden.
Usaha Mama Fredy merayu Eden akhirnya pun berhasil saat Mama Fredy menceritakan tentang peliknya kehidupan yang di alaminya selama ini.
__ADS_1
Eden Hag menikahinya secara siri dan menjadikannya istri kedua. Hubungan Mama Fredy dengan Lili pun sangat baik. Namun saat Lili tahu jika Mama Fredy adalah istri siri suaminya, Lili pun marah dan langsung menggugat cerai suaminya.
Sejak keputusan cerai dari pengadilan turun, Mom Lili pun terus berusaha seorang diri demi putri semata wayangnya.
☘️☘️☘️
Sambil nunggu kelanjutannya, mampir dulu yuk ke Novel temen aku. Dijamin ceritanya menarik dan seru.
Nama pena : Ramanda
Judul Karya : Jamur (Janda Muda di Bawah Umur)
Yuk dukung terus karya Author dengan
Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟
Like 👍
Comment 💬
Subscribe ❤️
Vote 💞
Gift 🌹☕💺
Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya.
__ADS_1