
Hari ini pernikahan Risa dan juga Reihan pun dihelat secara terselubung di kantor KUA. Sedari pagi Risa sudah dirias oleh pihak MUA pilihannya. Meskipun hanya menikah di kantor KUA, ia tetap ingin mengabadikan momen ini.
Bukan hanya Risa yang di rias, Reihan pun juga dirias lagi untuk dibuat mirip dengan Rein. Sedangkan Rein dan semua keluarga besarnya kini sedang menikmati sarapannya sambil membicarakan tentang liburan mereka ke Paris.
“Papa sudah menyiapkan tiket liburan Risa dan juga Reihan menuju ke Paris sesuai dengan permintaan Michie,” ucap papa Finn.
“What?!!” Rein langsung memandang ke arah istrinya. “Kita mau bulan madu sayang, kenapa harus bawa-bawa mereka sih?!” protes Rein.
“Cinta, meskipun sama-sama ke Paris, mereka tidak akan mengganggu kita semua,” sanggah Michie.
“Apa pun itu aku tetap tidak setuju, sayang. Aku sangat tidak nyaman jika seperti itu!” balas Rein.
Oma dan Granny hanya tertawa kecil melihat Rein kebakaran jenggot.
“Awalnya kita semua juga tidak setuju dengan rencana Michie kali ini. Tapi setelah menjelaskan bahwa Parisnya berbeda, tentu saja kita semua langsung setuju!” timpal Oma.
“Parisnya berbeda?” tanya Rein sambil mengerutkan dahinya.
Papa Finn pun langsung memperlihatkan tiket penerbangan Risa dan juga Reihan di depan Rein.
“Adisutjipto? Penerbangan ke Yogyakarta?”
“Emm, iya cinta. Aku tidak mungkin membawa mereka bersama dengan kita!” balas Michie.
“Lalu apa hubungannya Paris dengan Jogja?”
“Paris is Pantai Parangtritis. Tapi di sana juga ada kok miniatur mirip Paris di The World Landmarks. Mereka malah bisa seperti keliling dunia loh.”
Kali ini Rein tersenyum gemas sambil memandang ke arah istrinya kemudian menghela nafasnya panjang.
“Hari ini istriku tidak akan menghadiri pernikahan Risa di KUA!” ucap Rein dengan tegas.
“Loh, gak bisa begitu dong Rein!” protes Michie.
“Kau tidak bisa ke mana-mana karena aku harus menghukummu sayang.” Timpal Rein sambil menyelipkan rambut Michie ke belakang telinganya.
“Nah, Oma setuju jika Michie tidak hadir. Anggap saja kamu tidak sanggup melihat pernikahan Risa!”
“Granny juga sangat setuju. Lebih baik kalian berdua berada di Mansion dan fokus untuk membuat cicit untuk kita.”
Kedua nenek Rein pun sangat mendukung keinginan Rein yang menahan Michie untuk tidak ke mana-mana hari ini.
“Tapi kan rencana awalnya tidak seperti itu!” Michie masih saja melayangkan protesnya di depan semua orang.
__ADS_1
“Tapi menurut Papa sih, Michie memang tidak perlu datang. Lagi pula kita semua sudah bisa menjadi perwakilan dari keluarga bukan?” timpal papa Finn.
Michie pun langsung memandang ke mama Yuri untuk meminta dukungan agar ia tetap ikut ke KUA. Sayangnya Mama Yuri ternyata tidak di pihak Michie kali ini.
“Kamu di sini saja ya temenin Rein. untuk acara Risa serahkan saja sama kita semua!” ucap Mama Yuri.
“Iya Ma...” jawab Michie menyerah membuat Rein langsung menyunggingkan senyum termanisnya.
Selesai sarapan, semuanya pun langsung bersiap-siap menuju ke KUA mengiringi Reihan yang sudah siap mengganti status lajangnya menjadi sold out.
“Lakukan dengan baik untuk yang terakhir kalinya Reihan!” pesan Rein sebelum mereka semua pergi ke KUA.
“Setelah kau resmi menjadi suami Risa, aku langsung mengirim uang ke dalam rekeningmu dan kau juga sudah bisa menempati rumah sederhana yang aku siapkan untuk kalian.”
“Baik Tuan. Terima kasih banyak. Saya akan berusaha semaksimal mungkin hari ini!” balas Reihan.
Reihan kali ini merasa sangat bersyukur mendapati peran yang sangat menguntungkan. Selain mendapatkan istri, ia juga mendapatkan rumah dari Rein. Meskipun rumah yang ia dapatkan sangat sederhana dengan luas tanah sekitar 72 m2, tetap saja ia akan kesulitan untuk mendapatkannya jika hanya mengandalkan dari berjualan jamu.
Keluarga besar Rein pun langsung masuk ke dalam mobil untuk segera pergi ke KUA. Sedangkan kedua sahabat Michie bersama Mom Lili justru sudah sampai di KUA lebih dulu.
Risa pun tiba di KUA bersama dengan kakaknya dan juga Dira yang diminta secara khusus untuk datang bersama mereka. Tidak lama kemudian, mobil keluarga Papa Finn pun juga sampai di KUA.
Risa pun mulai berdebar-debar menantikan Reihan turun dari mobil. ‘Aku harap Michie tidak datang dan menggagalkan pernikahanku kali ini!’ gumam Risa dalam hati.
Satu per satu keluarga Rein turun dari mobil, tidak terlihat Michie mendampingi Reihan kali ini. Senyum Risa pun langsung merekah lebar saat mendapati Reihan yang dengan gagahnya berjalan mendekat ke arahnya.
Pertanyaan Reihan kali ini membuat Risa seperti terbang ke langit yang paling tinggi.
“Su – su sudah!” jawab Risa terbata-bata.
Reihan pun langsung memberi kode kepada Risa untuk mengamit lengannya dan masuk ke dalam KUA. Sikap hangat Reihan kali ini membuat Risa semakin berdebar-debar tidak karuan.
Meski Reihan sedikit dingin saat malam lamaran kemarin, tapi jauh di dalam lubuk hati Risa merasakan kehangatan yang Reihan berikan.
Keduanya pun berjalan memasuki KUA. Sedangkan Mom Lili sedikit gusar melihat putri kesayangannya tidak ikut datang.
“Ke mana Michie?” tanya Mom Lili yang tampak sangat menghawatirkan putrinya.
“Dia sedang berusaha untuk mengubah status kita menjadi nenda alias nenek muda!” bisik Mama Yuri membuat Mom Lili bernafas lega.
Kini Reihan dan juga Risa sudah duduk berdampingan menunggu penghulu mereka tiba. Kesempatan ini pun digunakan Reihan sebaik-baiknya untuk membuat Risa kehilangan konsentrasinya.
“Kamu terlihat sangat cantik hari ini!” bisik Reihan membuat Risa seketika meremang.
__ADS_1
“Benarkah?” tanya Risa salah tingkah dengan rona merah di wajahnya.
“Aku mencintaimu, Risa! Dan aku akan menjadikanmu satu-satunya istri yang sangat aku cintai!” bisik Reihan lagi.
Deg!
Ucapan Reihan kali ini bukan hanya membuat hati Risa berbunga-bunga, melainkan membuatnya mabuk kepayang.
Sesuai dengan apa yang direncanakan oleh Michie, pernyataan Reihan kali ini benar-benar membuyarkan konsentrasi Risa hingga ia tidak mendengar dengan baik saat penghulu menikahkannya dengan Reihan, bukan Reinhard.
‘Rein, akhirnya aku mendengarkan pernyataan cinta yang sudah aku tunggu-tunggu dari dulu. Ternyata perjuanganku kali ini tidak sia-sia. Maaf, Michie. Kali ini aku benar-benar telah memenangkan Rein dari mu.’
‘Karena sedari awal aku pun sangat yakin jika kau tidak benar-benar mencintai Rein. Dan kali ini cinta benar-benar datang dan berlabuh di waktu dan tempat yang sangat tepat!’ batin Risa yang merasa sangat bahagia.
Terlebih saat ini Michie tidak hadir dalam pernikahannya. Risa sangat yakin jika sejak malam lamaran itu Michie pasti sangat marah dan cemburu dengan Rein. Bahkan Risa juga menduga-duga jika Michie pasti sedang melayangkan gugatan cerai kepada Rein.
Sedangkan di sisi lain, Rein yang asli justru sedang bersenang senang bersama Michie di dalam kamar mereka.
☘️☘️☘️
Sambil nunggu update berikutnya, mampir dulu yuk ke Novel bestie aku.
Dijamin ceritanya keren dan seru yaaa.
Judul Novel : Mencari Pasangan Surga
Nama Pena : Nirwana Asri
Yuuuk, tinggalkan jejak kalian semua yaaa. Like dan komentar kalian adalah semangat Author 😍😍😍
Jangan lupa untuk dukung terus karya Author dengan
Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟
Like 👍
Comment 💬
Subscribe ❤️
Vote 💞
__ADS_1
Gift 🌹☕💺
Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya