Kesalahan Di Malam Reuni

Kesalahan Di Malam Reuni
Tragedi di Hari Pertama


__ADS_3

Michie terdiam tidak menanggapi pertanyaan Rein dan membuat Rein mengulang pertanyaannya kepada Michie.


"Benarkah hanya aku satu-satunya pria yang sudah kau cium, Michie?" tanya Rein sambil terus saja mengikis jarak mereka berdua.


Deg!


Hembusan nafas Rein yang menyapu leher Michie membuat hati Michie kembali berdesir.


'Oh My God! Perasaan apa ini?' teriak Michie dalam hati yang terus berusaha meredam gejolak dalam dadanya.


Sedangkan Rein terus saja membuat istrinya semakin tidak bisa berkutik dengan terus mengikis jarak antara mereka berdua. Kemesraan mereka berdua yang tertangkap oleh sopir mobil pengantin pun membuat sopir tersebut menginjak rem secara mendadak.


Ckiiiittt!


Dengan sigap Rein langsung memeluk tubuh Michie agar tidak terantuk ke bangku depannya.


"Hai!" gertak Rein dengan sangat kasar membuat Michie terhenyak.


"Kau hampir saja membuat istriku celaka!" bentak Rein yang langsung memegang bahu supir tersebut.


Betapa terkejutnya Rein saat mendapati Fredy yang kini sedang duduk di kursi kemudi mobilnya.


"Fredy! Siapa yang mengizinkanmu ada disini?!" tanya Rein dengan nada ketusnya.


"Tidak ada Mr. Rein yang terhormat. Aku hanya merasa tidak rela jika kau bahagia dengan wanita yang sudah aku cintai sejak dahulu!" jawab Fredy yang sudah siap menginjak pedal gasnya.


"Dan sekarang, aku akan pastikan tidak akan ada yang bisa mendapatkan Michie ku jika kau tidak menyerahkannya padaku!" ancam Fredy yang langsung melesatkan mobil pengantin dengan kecepatan tinggi.


"Jangan gila Fredy!" Rein mulai memegangi tangan Fredy agar dia menghentikan mobilnya.


"Kau tidak bisa mencelakai istriku sedikit pun! Jika kau mau, aku mau bertaruh denganmu dan jangan libatkan Michie sama sekali!" pinta Rein di tengah posisi mobil yang mulai tidak terkendali.


"Aku sama sekali tidak percaya denganmu!" sarkas Fredy.


"Aku sadar diri jika aku tidak mampu melawan kekuasaanmu! Jadi lebih baik kita mati bertiga! Dengan begitu semuanya impas, bukan?"


Mendengar ucapan Fredy membuat Rein semakin kencang berusaha menghentikan kegilaan Fredy yang hendak bunuh diri bersamanya dan juga Michie.


Michie pun terus terombang ambing di dalam mobil karena Fredy mengendarai nya secara brutal dan menyebabkan lalu lintas mulai kacau.

__ADS_1


Di tengah keadaan yang begitu kalut, Michie pun mendapatkan ide cemerlang. Sekuat tenaga ia pun meraih ke arah kunci pintu mobil.


Sayangnya, Michie tampak begitu kesusahan karena posisi kunci mobilnya ada dibawah lengan kanan Fredy.


Rein yang paham apa yang hendak Michie lakukan pun langsung menarik tubuh Fredy ke kiri. Mendapat peluang tersebut, Michie pun langsung meraih kunci pintu mobil dan segera membukanya.


Saat pintu mobil sudah terbuka, dengan cepat Rein menendang tubuh Fredy dengan sangat keras agar kelua dari mobilnya.


Satu tendangan Rein membuat Fredy langsung limbung dan mulai mengendurkan kecepatan mobilnya.


Tendangan kedua Rein menyebabkan Fredy keluar dari mobilnya dan Rein pun langsung memegang kendali. Sayangnya Rein kali ini justru tertimpa na-as.


Mobil yang sedari tadi sudah kehilangan keseimbangan pun justru menabrak seseorang pengendara motor yang sedang melintas.


"Awas, Rein!" teriak Michie dan Rein langsung menginjak pedal rem dengan seketika.


Brak!


Pengendara motor tadi terjatuh tepat di depan mobil Rein.


Rein langsung mencoba mengatur nafasnya yang sangat terkejut dengan yang baru saja ia lalui.


Sedangkan Michie langsung keluar untuk melihat keadaan korban yang terjatuh tepat di depan mobil pengantin mereka.


Bukannya langsung menolong korban yang tertabrak oleh Rein, Michie justru mengambil gambar korbannya terlebih dahulu secara detail sampai banyak orang yang datang mengerumuni kecelakaan tersebut.


Cepat-cepat Michie menyimpan ponsel miliknya dan mendekat ke arah korban yang baru saja ditabrak oleh Rein.


Rein yang sudah keluar dari mobil pun langsung membuka helm yang digunakan pengendara motor untuk melihat keadaan korbannya saat ini.


"Risa!" pekik Rein sangat terkejut saat mengetahui bahwa korban yang baru saja ia tabrak adalah Risa.


'Sudah kuduga sebelumnya, wanita ini adalah Risa!' gumam Michie dalam hati yang merekam dengan jelas gaun yang dikenakan Risa saat Wedding Party nya barusan.


Michie pun kembali mengeluarkan ponselnya untuk mengambil gambar Risa yang tidak mengalami cidera sedikit pun di kepalanya. Setelah itu Michie pun langsung memanggil ambulans untuk mengevakuasi Risa yang tergeletak tidak jauh dari kendaraannya.


Tak lama kemudian, ambulans pun datang bersamaan dengan polisi yang siap mengolah tempat kejadian perkara.


'Aku yakin, setelah ini masalah yang akan aku hadapi akan semakin pelik dan rumit. Tapi aku akan terus memperjuangkan semua kebenaran yang aku temukan hari ini!' gumam Michie dalam hati.

__ADS_1


Dan benar saja, Rein dan juga Michie langsung di gelandang menuju ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Sepanjang perjalanan menuju ke kantor polisi, Rein terus saja menggenggam tangan Michie dengan berbagai fikiran yang berkecamuk di dalam benaknya.


"Jangan gusar, Rein. Aku akan mendampingimu menyelesaikan masalah ini!" tukas Michie yang terdengar pelan namun begitu menggetarkan hati Rein.


Kerisauan Rein kali ini justru berganti dengan perasaan yang berbunga-bunga setelah mendengarkan ucapan Michie barusan.


Rein semakin mengeratkan genggamannya dan mengecup punggung tangan Michie cukup lama.


"Maafkan aku, sayang. Hari pertama pernikahan kita justru harus seperti ini!" gumam Rein dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


"Ini bukanlah masalah yang besar Rein, anggap saja sebagai latihan karena mungkin saja masalah yang akan kita lalui ke depannya akan semakin besar!" tukas Michie membuat Rein merasa begitu tenang.


Berita kekacauan lalu lintas dan kecelakaan yang yang terjadi kali ini langsung viral di media sosial. Keluarga besar Rein dan Michie yang mendengar pengantin mereka sedang digelandang ke kantor polisi pun langsung bergegas menuju ke kantor polisi untuk membantu meringankan masalah mereka.


Arel dan juga Andy pun langsung mempersiapkan beberapa bukti yang kemungkinan diperlukan polisi untuk membuat berita acara polisi.


Termasuk bukti dimana sopir kepercayaan Rein yang disekap oleh Fredy di ujung taman tempat diselenggarakan pesta setelah dilumpuhkan sebelumnya.


Untungnya lagi, Rein juga sudah mempersiapkan beberapa CCTV di sekeliling taman untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.


Bahkan di mobil pengantin pun juga sudah disiapkan CCTV oleh Rein secara tersembunyi.


☘️☘️☘️


First Night nya tunda dulu yaa sayaaang.


Terima kasih sudah mau singgah di karya remahan Author. Maaf yaa Author update nya lama. Lagi gak enak body 🙏


Yuk dukung terus karya Author dengan


Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟


Like 👍


Comment 💬


Subscribe ❤️


Vote 💞

__ADS_1


Gift 🌹☕💺


Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya.


__ADS_2