Kesalahan Di Malam Reuni

Kesalahan Di Malam Reuni
Get Rest


__ADS_3

Setelah keduanya menikmati sarapan, Rein mengajak Michie kembali ke villa di dekat pantai untuk menunggu sesi pemotretan selanjutnya yang akan dilakukan sore hari menjelang terbenamnya matahari.


"Kau bisa istirahat di kamar, Michie. Aku harus mengecek beberapa berkas di macbook," tukas Rein.


"Emmm, apa kau butuh bantuan, Rein?" tanya Michie kemudian.


"Aku bosan sedari kemarin Hanya diam saja di kamar."


"Bisa saja kalau kau tidak keberatan, Michie. Kau bisa membantuku mengecek beberapa berkas yang ada di dalam tas," tukas Rein yang kemudian mengambil tas kerjanya dan mengeluarkan berkas di dalamnya.


"Ini adalah laporan hasil tambang dalam bulan ini, Michie." Rein memberikan setumpuk berkas kepada Michie yang duduk di sofa villa.


"Tidak perlu di cek semua, semampumu saja karena aku tidak mau kau terlalu lelah," tukas Rein yang hanya diangguki oleh Michie.


Michie pun langsung berkutat dengan berkas milik Rein, sedangkan Rein juga fokus mengecek pekerjaannya lewat macbook. Namun, diam-diam Michie mencuri pandang ke arah Rein yang sedang duduk berseberangan dengannya.


'Rein sebenarnya sangat tampan, dan beberapa hari bekerja dengannya juga membuatku sangat nyaman berada di dekatnya. Terlebih saat tadi foto...'


'Oh, My God, Michie! apa yang sedang kau fikirkan?' rutuk Michie dalam hati dan kembali fokus memeriksa berkasnya.


Rein selesai lebih dahulu dari pada Michie. Ia pun menutup macbook nya dan menuju ke pantry. Tak lama kemudian Michie pun selesai mengecek berkas Rein tepat saat Rein datang membawakan minuman dan kudapan untuknya.


"Coklat hangat untukmu, Michie," ucap Rein meletakkan minuman untuk Michie di atas meja.


"Thanks, Rein," Michie menerima coklat hangat buatan Rein dan langsung menyesapnya.


"Coklat buatanmu sedikit berbeda Rein, apa yang bubuhkan di dalamnya?" tanya Michie yang merasakan nikmatnya minuman buatan Rein.


"Hanya sedikit cinta dan kasih sayang," jawab Rein membuat Michie langsung melayangkan protesnya.


"Jangan bercanda, Rein!" protes Michie membuat Rein terkekeh pelan.


"Aku hanya menambahkan sedikit serbuk mint, Michie. Apa itu nikmat? tanya Rein sambil duduk di samping Michie.


Michie pun menganggukkan kepalanya sambil kembali menyesap coklat hangat buatan Rein.


"Boleh aku bertanya sesuatu, Michie?" tanya Rein sambil terus memandang ke arah Michie.


"Silahkan saja," jawab Michie dengan santai.


"Apa yang sebenarnya membuatmu terlihat sangat cantik?"


Deg!


Pertanyaan Rein barusan membuat dada Michie sedikit berdesir. Namun Michie cepat-cepat menampik perasaannya sendiri.

__ADS_1


"Kau tidak sedang merayuku kan?" tanya Michie sambil mencomot waffle yang baru saja dibuatkan Rein di pantry.


"Tapi tidak salah bukan jika aku merayu calon istriku sendiri?" tanya Rein yang sengaja menggoda Michie.


"Kau hanya buang-buang waktu untuk menggodaku Rein! Simpan saja rayuanmu itu untuk gadis lain."


"Kenapa?" tanya Rein sambil mendekatkan duduknya dengan Michie.


"Tentu saja karena aku tidak akan mungkin tergoda dengan rayuanmu dan tidak akan pernah bisa mencintaimu!" jawab Michie dengan santai.


"Kenapa?" tanya Rein lagi membuat Michie menghela nafasnya panjang.


"Ck, tidak perlu aku jelaskan bukan alasannya! Tentunya kau juga sudah tahu alasannya tanpa aku beritahu," tukas Michie.


"Bagaimana jika aku mampu membuatmu jatuh cinta denganku, Michie?" tanya Rein dengan nada yang menantang.


"Entahlah," jawab Michie yang kemudian beranjak dari tempat duduknya.


Sayangnya karpet yang ada di bawah meja sedikit tergulung dan membuat Michie tersandung. Untung saja dengan sigap Rein menarik lengan Michie.


Namun saking kuatnya Rein menarik Michie, membuat Michie limbung dan terjatuh tepat di atas tubuh Rein. Keduanya pun terpaku untuk beberapa saat.


"Lain kali hati-hati, Michie!" ucap Rein membuyarkan lamunan Michie.


"Ah, iya." Michie langsung berdiri dari atas Rein dan merapikan bajunya.


☘️☘️☘️


Michie langsung memegangi dadanya yang terus berdebar-debar setiap berada di dekat Rein.


'Ck, sepertinya kesehatan jantungku mulai kurang bak setelah bertemu kembali dengan Rein,' gumam Michie dalam hati.


'Biasanya aku tidak pernah merasakan seperti ini, meski berdekatan dengan pria mana pun.'


Michie yang sebelumnya memang belum pernah merasakan apa itu yang dinamakan cinta pun mulai risau dengan kesehatan jantungnya.


Ia pun akhirnya mencoba membasuh wajahnya dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Kemudian ia mengambil ponselnya untuk mencari tahu penyakit apa yang saat ini sedang dialaminya.


Ia pun langsung mengetik kata kunci apa penyebab jantung berdebar saat berada di dekat seorang pria.


...Saat seseorang bertemu orang yang disukai, hormon yang dilepasakan dari otak akan mengalir melalui darah dan menyebabkan jantung berebar lebih kuat. Inilah yang membuat seseorang selalu merasa deg-degan jika berhadapan dengan orang yang disukai....


...Tak hanya berdebar, lutut pun kadang akan terasa lemas dan tak mampu berbicara. Tubuh pun akan memproduksi zat-zat oleh kelenjar adrenal. Contohnya, norepinefrin yang akan mengakibatkan kenaikan suhu tubuh. Di mana kejadian ini akan mengakibatkan pipi yang kemerahan....


...Jantung berdebar saat melihat orang yang disukai menjadi salah satu tanda seseorang sedang jatuh cinta. Namun bagi sebagian seorang, kondisi ini juga bisa menunjukkan rasa kagum terhadap orang lain....

__ADS_1


..."Ck, apa-apaan ini!" gerutu Michie melemparkan ponselnya ke atas bantal....


"Tidak mungkin aku mencintai pria seperti, Rein!" gumam Michie yang mulai gusar.


Michie pun memejamkan matanya untuk mencoba menenangkan dirinya. "Aku tidak boleh jatuh cinta!"


"Jatuh cinta hanya membuatku akan merasakan sakit seperti apa yang dialami oleh Mommy," gumam Michie mengingatkan dirinya sendiri.


Lama kelamaan Michie pun tertidur pulas dan melewatkan makan siangnya.


Rein yang sedari tadi menunggu Michie untuk makan siang pun mulai mondar mandir di depan pintu kamar Michie. Berkali-kali ia mengetuk pintu kamar Michie, tetap saja tidak ada jawaban dari dalam membuat Rein semakin merasa khawatir.


Terlebih Michie baru saja pulih dari sakitnya dan disarankan dokter tidak boleh terlambat makan lagi.


Akhirnya Rein pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar Michie.


"Ck, dia tertidur sangat pulas dan aku tidak tega untuk membangunkannya," gumam Rein yang perlahan duduk di tepi ranjang sambil terus memandangi wajah Michie yang sedang tertidur nyenyak.


"Aku berjanji akan membuatmu bahagia hidup bersamaku Michie dan menghilangkan rasa trauma mu secara keseluruhan," gumam Rein sambil mengusap kepala Michie.


Sentuhan Rein ternyata bukan membuat Michie terbangun dan justru membuatnya semakin terlelap.


"Michie!" panggil Rein sambil mengusap pipi Michie dengan lembut.


"Makan dulu yuk! Kata dr. Rima kau tidak boleh terlambat makan," ucap Rein membangunkan Michie.


Perlahan Michie mengerjapkan matanya dan Rein cepat-cepat menggeser tubuhnya sedikit menjauh dari Michie.


"Keluarlah dulu Rein, aku nanti akan menyusul!" tukas Michie yang sudah mulai sadar dari tidurnya.


☘️☘️☘️


Yuk dukung terus karya Author dengan


Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟


Like 👍


Comment 💬


Subscribe ❤️


Vote 💞


Gift 🌹☕💺

__ADS_1


Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya.


__ADS_2