Kesalahan Di Malam Reuni

Kesalahan Di Malam Reuni
You'll be a...


__ADS_3

Tiga hari berada di Paris, Michie dan Rein benar-benar menghabiskan waktu mereka lebih banyak di dalam kamar. Bahkan untuk keluar jalan-jalan menikmati Kota Paris saja bisa dihitung dengan hitungan jari.  Hari ini adalah hari terakhir mereka berlibur di Paris.


Sejak pagi, Michie sudah terus mengeluarkan ultimatum jika hari ini ia benar-benar hanya ingin menikmati suasana kota Paris sampai pu4s tanpa embel-embel olahraga di dalam kamar.


Setelah mandi dan mengenakan pakaiannya, Michi dan Rein pun langsung menuju ke restoran bawah untuk menikmati sarapan bersama dengan keluarga besar mereka.


Kedatangan Michie kali ini langsung disambut hangat oleh kedua nenek Rein.


“Akhirnya kita bertemu lagi cucu menantu!” ucap Oma yang langsung berdiri memeluk Michie.


“Sudah 3 hari kami di sini sama sekali tidak bertemu dengan kalian berdua! Kalian pergi kemana saja?” tanya Granny yang kini sedang menikmati teh hangatnya.


“Apa Rein terus saja mengurungmu di dalam kamar?” tanya Oma sambil menunjuk ke arah Rein.


Michie langsung tersipu malu mendengar pertanyaan dari oma.


“Aku tidak mengurungnya Oma, aku hanya tidak ingin Michie terlalu lelah saja!” kilah Rein membuat yang lain langsung tertawa.


“Bukankah justru sebaliknya, Rein?” timpal Mama Yuri membuat Michie semakin malu.


“Sudah, sudah! Lebih baik kita segera sarapan dan setelah ini kita temani Michie untuk berkeliling Paris!” titah Papa Finn yang tidak tega melihat menantunya di roasting kali ini.


💕💕💕


Satu bulan kemudian,


Pagi ini Michie yang sudah siap pergi ke kantor tiba dikejutkan oleh kabar dari Mansion Mom Lili. Salah satu asisten rumah tangga Michie melaporkan jika pagi ini Eden Hag kembali datang ke Mansion bersama istrinya dan membuat huru hara.


“Sayang, Mommy dalam masalah besar!” tukas Michie dengan wajah pias. Tanpa menunggu lama Rein pun langsung bergegas mengantar Michie untuk menuju ke Mansionnya.


“Apa yang sudah terjadi?” tanya Rein yang kini mengendarai mobilnya sendiri.


“Eden Hag datang untuk meminjam surat tanah dan Mom Lili keberatan untuk meminjamkannya karena memang Eden Hag tidak mempunyai hak sama sekali di Mansion kami.”


“Karena Mom Lili bersikukuh untuk tidak meminjami, Eden Hag langsung mengamuk di Mansion. Untung saja satpam berhasil menyeret mereka pergi!” jelas Michie.


“Aku hanya tidak tega dengan keadaan Mommy kali ini!” lanjut Michie dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


Rein pun langsung menggenggam tangan Michie dan mencoba untuk menenangkannya.

__ADS_1


“Jangan khawatir, sayang! Untuk sementara waktu lebih baik kita tinggal di Mansion untuk menemani Mom Lili. Bagaimana?” tawar Rein yang tentunya langsung diangguki kepala oleh Michie.


Sesampainya di Mansion, Michie pun langsung berlari mencari keberadaan Mommynya. Setelah mendapat kabar jika mommynya ada di kamar, Michie pun segera masuk ke dalam kamar mom Lili.


Mom Lili tampak sedang menangis di dalam selimut sambil meringkuk. Michie yang sangat tidak tega dengan keadaan Mommynya pun langsung memeluknya dengan erat.


“Michie di sini, Mom!” bisik Michie membuat Mom Lili langsung berbalik memeluk putrinya.


Mom Lili langsung menangis menumpahkan rasa kesalnya kepada Michie. Rein yang melihat dari pintu kamar pun merasa tidak tega. Ia pun segera menghubungi Arel untuk memundurkan jadwal meeting pagi ini karena ia masih harus menemani Michie di sini.


“Daddymu sudah benar-benar gila Michie!” tukas Mom Lili dalam isak tangisnya.


“Dia datang dan meminjam surat tanah kita guna untuk membangun kembali bisnisnya yang hancur! Tidak hanya itu, dia langsung mengamuk memecahkan gucci kesayangan kakekmu hanya karena Mommy tidak mau meminjamkan surat tanah ini!”


Michie semakin mengeratkan pelukannya dan mengusap punggung Mom Lili dengan sangat lembut.


“Jangan takut, Mom. Aku bisa saja melaporkan Eden Hag ke kantor polisi karena sudah membuat keributan di Mansion Mommy!” timpal Michie menghibur mommynya.


“Tidak perlu, sayang! Tidak perlu melaporkan orang gila itu ke kantor polisi!” Cegah Mom Lili.


“Mommy tidak mau keluarganya nanti balas dendam dan justru menyerangmu!”


“Tapi Mom...”


“Mulai hari ini, aku dan Rein akan menjaga Mommy dan tinggal di sini! Aku benar-benar tidak ingin Mommy kenapa-napa!” balas Michie.


“Terima kasih sayang. Oh iya, bagaimana dengan keadaanmu sekarang?” tanya Mom Lili mengendurkan pelukannya.


“Apa sudah ada tanda-tanda kehidupan di sini?” lanjutnya lagi sambil mengusap perut Michie.


“Entahlah Mom, tapi sudah sejak menikah aku belum juga datang bulan!” jawab Michie.


“Apa sudah dicek?”


Pertanyaan Mom Lili pun langsung dijawab dengan gelengan kepala.


“Apa kau merasa mual atau merasakan sesuatu yang berbeda akhir-akhir ini?” tanya Mom Lili lagi dan lagi-lagi Michie menggelengkan kepalanya.


“Tidak Mom!”

__ADS_1


“Bagaimana jika kita cek sekarang?” tawar Mom Lili. “Mommy akan meminta asisten rumah tangga untuk membeli alat testpack di apotek.”


Michie pun tersenyum dan langsung menganggukkan kepalanya setuju dengan usulan Mommynya.


💕💕💕


Mom Lili kini mondar mandir di depan pintu kamar mandi yang ada di kamarnya untuk mengetahui hasil tespack putrinya. Tak lama kemudian, Michie membuka pintu kamar mandinya dengan wajah yang berbinar.


“Aku hamil, Mom!” bisik Michie pelan sambil memperlihatkan hasil testpack yang ada di tangannya.


Mom Lili langsung memeluk Michie dengan erat dan tanpa terasa ia menitikkan air matanya. “Selamat sayang, you’ll be a mommy!” ucap Mom Lili harus.


Jika hari ini ia sangat sedih dengan kedatangan mantan suaminya. Kesedihan itu kini sirna dengan kabar gembira yang ia terima dari Michie.


“Terima kasih mom, aku pinta rahasiakan ini dulu yaa. Aku ingin memberikan surprise untuk keluarga besar Rein!” pinta Michi yang tentunya langsung disetujui oleh Mom Lili.


💕💕💕


Sedangkan Rein saat ini masih berkutat dengan macbooknya di ruang tengah. Meski meetingnya ditunda, ia tetap memeriksa beberapa laporan yang masuk ke dalam emainya. Diam-diam Michie mendekati Rein dan duduk di sampingnya.


“Bagaimana dengan keadaan Mom Lili?” tanya Rein sambil memandang ke arah istrinya.


“Sudah lebih baik, cinta! Hari ini sepertinya aku tidak bisa menemanimu meeting dengan klien!” ucap Michie sambil mengusap bahu suaminya.


“Tidak masalah sayang! aku juga sudah memundurkan jadwal meetingnya!” balas Rein.


“Aku ingin membantu Mom Lili mengadakan jamuan makan malam ini untuk keluarga besar kita.”


“Apa tidak merepotkan?” tanya Rein mengingat keadaan Mommy mertuanya yang sangat terpuruk tadi.


“Tentu saja tidak, Rein!” balas Mom Lili sambil menuruni anak tangga. “Lihat! Mommy sudah baik-baik saja bukan?”


Rein sedikit tercengang melihat Mom Lili yang sudah tidak sesedih tadi. Bahkan kali ini wajahnya benar-benar memancarkan aura kebahagiaan.


“Wow, ternyata kedatanganmu benar-benar menghibur Mom Lili!” tukas Rein yang langsung mencium pipi istrinya.


“Baiklah kalau begitu, aku akan memberi kabar dengan papa dan yang lainnya untuk berkunjung malam ini!” lanjut Rein lagi.


💕💕💕

__ADS_1



 


__ADS_2