Kesalahan Di Malam Reuni

Kesalahan Di Malam Reuni
Wedding Party 3


__ADS_3

"Bagaimana?" tanya Rein yang kini sudah memeluk Michie dan memandanginya secara intens.


"Mereka semua menantikan aku menciummu di depan mereka. Apa boleh?" tanya Rein meminta izin pada istrinya.


Michie terdiam dan tidak menjawab pertanyaan Rein kali ini. Terlebih teriakan para tamu undangan yang kebanyakan dari mereka adalah teman sekolah Michie membuat Michie semakin bimbang.


Michie hanya memejamkan matanya dan Rein mulai memberanikan dirinya mencium bibir istrinya pelan. Lagi-lagi Rein melakukannya sangat lembut dn membuat Michie kembali terbuai.


Benak Michie selalu saja menolak cinta dari Rein. Ia tetap bersikukuh untuk menganggap semua lelaki sama saja seperti Eden Hag.


Namun ternyata hati dan bahasa tubuh Michie berkata lain. Ia justru sangat mendambakan sentuhan Rein terlebih di bibirnya seperti saat ini.


Perlahan Michie membuka mulutnya dan membuat Rein semakin berani memagut Michie lebih dalam lagi. Keduanya benar-benar menikmati permainan bibir mereka satu sama lain sampai membuat siapa pun yang melihat mereka pasti sangat iri.


Satu menit...


Dua menit...


Hingga menit ke enam Rein melepaskan pagutannya saat mendapati Michie mulai terengah-engah sambil mengusap bibir Michie dengan sangat lembut.


"Percayalah padaku, Michie. Aku akan membuatmu bahagia berada di sisiku. Aku juga akan membuktikan bahwa tidak semua pria itu br3ngs3k seperti Eden Hag," ucap Rein membuat Michie semakin hanyut dalam perasaannya yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


Keluarga besar Rein yang melihat kemesraan mereka berdua pun turut merasakan bahagia. Terlebih Oma dan Granny yang sangat ribut karena sebentar lagi akan mendapatkan seorang cicit.


Pesta belum usai, kini Michie baru akan menikmati hidangan pesta bersama dengan Rein. Sebuah meja dan kursi khusus yang disiapkan untuk mempelai pria dan wanita menikmati hidangan pun tampak menambah suasana kermantisan mereka berdua.


"Rein, aku masih sangat bimbang dengan perasaanku," tukas Michie tiba-tiba saat Rein membukakan kursi untuknya.


"Bahkan aku tidak tahu haruskah bahagia atau tidak. Aku tidak mengenalmu sama sekali, Rein."


Rein hanya tersenyum mendengar Michie yang sudah mulai berbicara lembut dengannya.


"Kenal aku baik-baik dan tidak perlu tergesa-gesa, Michie. Aku bukanlah tipe pria yang menuntut banyak hal. Yang jelas sampai kapan pun aku hanya ingin kau selamanya menjadi istriku," balas Rein.


"Lalu bagaimana dengan Risa? aku tidak mau seperti dia yang sudah kau sakiti hati dan perasaannya."


Ucapan Michie kali ini membuat Rein kembali mengikis jarak mereka berdua dan mulai menggenggam tangan istrinya dengan sangat lembut.


"Risa hanyalah gadis yang terobsesi denganku, Michie. Aku sama sekali tidak pernah berhubungan dengannya."


"Berkali-kali dia menyatakan perasaannya padaku, tapi akubtrrus saja menolaknya. Kau tahu kenapa?" tanya Rein dan Michie hanya menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Karena aku sudah jatuh cinta kepada wanita yang berhasil mencuri ciuman pertamaku!"


Blush! Wajah Michie langsung merona mendengar ucapan Rein barusan. Namun cepat-cepat Michie menetralkan perasaannya agar tidak terbuai dengan ucapan Rein barusan.


"Makanlah, Rein. Kita bahas ini nanti lagi!" pinta Michie yang sudah dag dig dug tidak menentu.


"Mau aku suapi?" tawar Rein yang langsung Michie tolak dengan gelengan kepalanya.


"Tidak perlu, Rein. Aku bisa sendiri."


"Baiklah," balas Rein yang mulai menikmati makanannyaa sambil terus memandangi istrinya.


"Memangnya kamu betah dengan sikapku yang mungkin sering membuatmu kesal?" tanya Michie tiba-tiba di tengah makan.


"Tidak masalah, sampai kapan pun aku akan tetap menunggumu membalas cintaku, Michie..." balas Rein tanpa mengalihkan pandangannya dari Michie.


"Bagaimana jika ternyata aku tidak bisa mencintaimu?" tanya Michie lagi.


"Itu sangat tidak mungkin, Michie. Buktinya kau selalu membalas ciumanku beberapa kali ini."


"Ciuman tidak berarti cinta, Rein. Bahkan di London semua juga saling berciuman ketika bertemu." ucap Michie santai membuat Rein langsung menjatuhkaan sendoknya.


Ting! Sendok yang terjatuh dari tangan Rein membuat Michie sedikit terkejut.


Pertanyaan Rein kali ini membuat Michie tersenyum dalam hati, 'Aku yakin dia pasti akan ilfeel denganku kali ini.'


"Emmm, memangnya kalau aku seperti itu, apa yang akan kau lakukan padaku?" tanya Michie penasaran.


"Apa kau akan langsung menceraikanku?" lanjutnya lagi membuat Rein terkekeh pelan.


"Bukankah sudah aku bilang jika selamanya kau akan menjadi istriku, sayang." bisik Rein membuat Michie meremang.


"Dan jika memang dulunya kau seperti itu, berarti setiap kita bertemu, aku akan menghapus ciuman pria lain yang sudah singgah di bibir mu, Michie. Sampai tidak ada bekas yaa sama sekali!" bisik Rein dengan penuh kemenangan.


"Ish, mana bisa seperti itu!" protes Michie sambil mengalihkan pandangannya.


"Tentu saja bisa karena kau adalah istriku, Michie."


Michie yang masih melanjutkan makanannya mulai menggerutu kesal dalam hati. 'Sial! Kenapa jadinya malah kayak gini sih!'


Michie pun enggan menimpali ucapan Rein dan kembali menghabiskan makanannya.

__ADS_1


Rein pun ikut menyelesaikan makanan nya dan setelah itu mereka bersiap-siap untuk meninggalkan taman.


Kini mereka sudah berada di mobil yang akan membawa mereka ke Mansion Michie.


"Katakan padaku berapa pria yang sudah mendaratkan bibirnya di bibirmu, sayang?" tanya Rein saat mobil sudah mulai membelah jalanan.


"Ck, aku tidak tahu. Aku malas menghitungnya," balas Michie karena selama ini memang hanya Rein seorang yang pernah mencicipi bibirnya.


"Wooow, kalau begitu aku akan menghapusnya setiap waktu, Michie!" balas Rein yang susah bersiap siap mencium bibir Michie.


"Stopp, Rein!" Michie mendorong tubuh Rein agar menjauh darinya.


"Aku tidak pernah mencium pria lain kecuali dirimu!" tegas Michie karena tidak mau Rein terus menciumnya sepanjang waktu.


"Benarkah?" tanya Rein dengan sorot matanya yang berbinar.


☘️☘️☘️


Aku skip sampai sini dulu yaaa. Otw Malam Pertama 😂


Sambil nunggu kelanjutannya, mampir dulu yuk ke Novel bestie aku.


Dijamin karyanya keren dan menarik banget.



Terima kasih sudah mau singgah di karya remahan Author.


Yuk dukung terus karya Author dengan


Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟


Like 👍


Comment 💬


Subscribe ❤️


Vote 💞


Gift 🌹☕💺

__ADS_1


Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya.


__ADS_2