
Sesampainya di tempat yang sudah dijanjikan, Fredy sangat tercengang saat melihat Rein ada dua. Begitu juga dengan Marcho dan juga Hizkiel.
Rein yang menangkap keterkejutan mereka pun langsung mempersilakan duduk sambil menjabat tangan Marcho.
"Ternyata kita berjumpa lagi Mr. Marcho."
Mr Marcho pun menjabat tangan Rein dengan sangat canggung. Begitu juga dengan Fredy yang baru kali ini berhadapan dengan Rein setelah kecelakaan yang dipicu olehnya yang berusaha mencelakai Rein dan Michie.
"Saya paham betul, kalian pasti bertanya-tanya dengan orang di samping saya bukan?" tanya Rein yang langsung diangguki kepala oleh Marcho dan juga putranya.
"Kenalkan, ini adalah Reihan. Suami sah dari Risa!" jelas Rein memuat Fredy tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Ternyata selama ini berita yang ia terima bukanlah berita yang asli.
"Bagaimana bisa sangat mirip?" celetuk Hizkiel penasaran.
Rein pun akhirnya bercerita tentang semua kejadian yang menimpanya dengan Michie setelah acara pernikahan. Mulai dari usaha Fredy yang ingin melenyapkan mereka, sampai akhirnya Rein menabrak Risa.
"Risa, kau bisa melanjutkan ceritaku, kan?" tanya Rein kemudian yang langsung diangguki oleh Risa.
"Saya kemudian mengajukan tuntutan ke pihak polisi dan mengancam agar Mr Rein menikahi saya."
"Saya pikir, ancaman saya berhasil. Saya merasa sangat gembira saat bisa menikah dengan Mr. Rein."
"Namun saya salah karena Mr. Rein ternyata mencari orang dengan nama yang hampir sama dan di make over sampai benar benar mirip dengannya!" jelas Risa.
"Ini adalah suami saya, Reihan. Wajahnya aslinya bukanlah seperti ini!"
__ADS_1
Risa langsung membuka ponselnya dan memperlihatkan wajah asli suaminya.
"Ini adalah wajah asli Reihan suami saya. Awalnya Mr. Rein meminta saya untuk membongkar wajah asli suami saya dei depan kalian semua!"
"Namun, saya tidak setuju. Biarlah Reihan berparas seperti Mr Rein hari ini saja."
Pernyataan Risa kali ini membuka mata Fredy dengan jelas. Ia sadar jika Rein sama sekali bukan tandingannya.
Fredy pun langsung bersimpuh di kki Rein dan meminta maaf atas apa yang pernah ia lakukan kemarin sampai hampir menghilangkan nyawa mereka.
Rein langsung meminta Fredy untuk duduk kembali. Fredy pun langsung menceritakan kepada Mr Marcho tentang bagaimana ambisinya yang ingin memiliki Michie.
Cerita Fredy kali ini membuat Hizkiel langsung tertunduk lesu.
"Aku sangat kecewa mendengar semua kenyataan ini!" tukas Hizkiel.
"Aku fikir dengan sikap suami Miss Michelle yang buruk itu bisa membuatku memisahkan mereka berdua dan menjadikan Daddyku sebagai suami yang tepat untuk Miss Michelle."
Michie pun langsung mendekati kursi Hizkiel dan memeluknya dengan sangat erat. "Tapi kau tetap akan menjadi anak Mommy, sayang!" tukas Michie yang membuat Hizkiel langsung membalas pelukan Michie.
Marcho pun hanya tersenyum setelah mengetahui kebenaran ini. Meski kecewa, ia tetap berbesar hati menerima kenyataan ini.
"Selamat atas pernikahan anda Mr. Rein." Marcho mengulurkan tangannya ke arah Rein dan langsung disambut oleh Rein.
"Terima kasih Mr. Marcho!"
"Kali ini saya menyatakan mundur untuk memiliki Michelle. Tapi, saya harap, kita berdua bisa tetap bekerja sama dengan baik!" tukas Mr. Marcho.
__ADS_1
"Tentu saja, Mr Marcho! Kita tetap akan bekerja sama dengan baik!" timpal Rein.
"Saya juga mengaku kalah!" timpal Fredy. "Saya mohon, maafkan kesalahan saya kali ini, Mr. Rein!" lanjut Fredy dengan sungguh-sungguh.
Rein pun langsung bernafas lega mendengar pengakuan kekalahan dari Fredy. Setidaknya, keinginan Michie untuk berbulan madu tanoa memikirkan banyak masalah akan terwujud.
"Tidak masalah, Fredy. Hanya saja tuntutan untukmu yang ada di kantor polisi belum aku cabut!" balas Rein.
"Saya akan memenuhi panggilan dari polisi dan siap untuk menjalani hukuman apapun!" timp Fredy dengan mantap.
"Aku akan mempertimbangkan ucapanmu barusan, Fredy!"
"Oh iya, bagaimana denganmu, Risa?" tanya Rein kemudian sambil beralih kepada Risa.
"Aku juga minta maaf, Ren, Michie! meski sampai sekarang aku belum bisa terima sepenuhnya dengan apa yang terjadi."
"Namun, aku akan berusaha untuk menerima Reihan sebagai suamiku!" timpal Risa sambil memeluk lengan Reihan.
"Aku yakin, kau pasti akan bahagia dengan suamimu, Risa!" ucap Michie sambil menepuk bahu Risa.
"Terima kasih banyak Michie. Sekali lagi maafkan aku!" gumam Risa pelan yang langsung diangguki oleh Michie.
Akhirnya mereka semua pun berdamai dan membuat Rein dan Michie merasa sangat lega.
☘️☘️☘️
Ini belum tamat ya guys. Selanjutnya masih akan ada cerita bulan madu Michie dan Rein.
__ADS_1
Nah, jangan lupa mampir juga ke Novel bestie aku ya.