
"Lili!" gertak Eden Hag yang mulai naik pitam.
"Apa yang kau ajarkan pada anak kita sampai dia berani menganggap aku sudah mati?!"
"Kenapa kau tidak mengajarkan untuk bersikap sopan dengan orang yang lebih tua, terlebih daddynya sendiri?"
Tuduhan yang dilontarkan Eden Hag bertubi-tubi membuat Michie semakin geram dan membenci ayah kandungnya sendiri.
"Anda tidak berhak menggertak Mommy ku sama sekali, Tuan Eden yang terhormat!" teriak Michie sambil menuudingkan tangannya ke arah Eden.
"Simpan saja tuduhan anda dan segera angkat kaki dari sini! Aku benar - benar sangat muak dengan kalian!" usir Michie membuat Fredy kini justru menyalahkan daddynya.
"Oh My God, Daddy... Seharusnya kau tidak perlu mengucapkan tuduhan semacam itu. Ini justru membuat Michie semakin memmbenciku dan tidak menginginkan!" protes Fredy yang kesal dengan sikap daddynya.
"Maaf, Son. Daddy hanya sedikit tidak terima tadi," balas Eden Hag membuat Michie merasa semakin sakit hati.
"Kau lihat Fredy, Tuan Eden Hag begitu sangat menjaga perasaanmu bukan? Dan tentunya juga menjaga perasaan mamamu, tanpa memikirkan aku dan Mommy ku!" tukas Michie yang sudah tidak kuat membendung segala yang ia rasa selama ini.
"Semua daddy pasti memikirkan perasaan anaknya, Michie. Daddy juga selalu memikirkanmu dan sangat ingin bertemu dengan mu. Tapi Lili tidak pernah memberi Daddy kesempatan meski hanya sekali." tukas Eden Hag dengan mata yang berkaca-kaca.
"Tentu saja Mom Lili melakukan semua itu karena ia tidak mau melihat aku semakin merasa sakit hati!"
"Apa anda tidak ingat dulu, saat Mommy memberikan pilihan untuk anda?"
"Pilih Mommy dan menceraikan tante Muna, atau bercerai dengan Mommy dan jangan pernah menemui kami lagi?!" tukas Michie mengingatkan pertengkaran kedua orang tuanya saat ia berusia 5 tahun.
"Anda justru memilih untuk memiliki 2 istri karena tidak tega dengan kehidupan tante Muna dengan Fredy bukan?"
"Mommy memberikan kesempatan untuk anda bukan dalam jangka waktu yang singkat, 1 tahun Mommy beri kesempatan untuk anda bisa berfikir dan memilih!"
"Sayangnya anda memang tidak pernah memikirkan kehidupanku dengan Mommy!"
"Anda justru menerima gugatan perceraian Mommy tepat saat aku menerima rapot pertama ku di bangku SD."
"Aku memang masih sangat kecil waktu itu, tapi aku merekam semuanya dengan sangat baik hingga sekarang."
__ADS_1
Penjelasan Michie kali ini membuat semuanya terdiam. Mom Lili tampak sedang menggigit bibir bawahnya agar tidak sampai menitikkan air matanya.
"Nyonya Muna, tanpa mengurangi rasa hormat, saya tidak bisa menerima lamaran anda karena sebentar lagi saya akan segera menikah."
"Dan kau Fredy, Maafkan aku yang memang tidak akan bisa menerima perasaanmu sejak dulu."
"Sekarang aku mohon dengan sangat, tinggalkan Mansion ku sebelum aku memanggil satpam dan mengusir kalian dengan cara yang tidak hormat!" ucap Michie dengan tegas membuat Fredy langsung berdiri dan menarik kedua tangan orang tuanya.
"Aku mohon maafkan aku, Michie! Aku benar-benar tidak pernah tau dengan apa yang terjadi denganmu selama ini," tukas Fredy sebelum meninggalkan rumah Michie.
Michie hanya mengangguk tanpa membalas ucapan Fredy. Setelah Fredy dan keluarganya keluar dari Mansion Michie, terlihat Mommynya terdiam dengan tatapan yang kosong.
Michie paham betul dengan apa yang dirasakan Mommynya sekarang. Ia pun memeluk Mommynya dengan sangat erat dan mengusap punggungnya dengan lembut.
"Sampai kapanpun, Mommy adalah ibu terhebat untuk Michie. Aku tahu ini bukan hal yang mudah untuk Mommy, Tapi kali ini Michie berjanji akan selalu menemani Mommy whatever, werever, and whenever." tukas Michie membuat tangis Mom Lili pecah seketika.
"Mommy hanya ingin melihat putri kesayangan Mommy bahagia dengan keluarga yang lengkap dan penuh kehangatan. Makanya Mommy sangat ingin kau menikah dengan Rein agar kau bisa merasakan kehangatan Keluarga yang lengkap Michie," tukas Mom Lili.
"Jika aku menikah nanti, bagaimana dengan Mommy? Siapa yang akan menjaga Mommy di sini?" tanya Michie membuat Mom Lili langsung menangkupkan kedua tangannya di pipi Michie.
"Michie bisa tinggal di sini, atau tinggal di Mansion keluarga Rein, atau bisa juga tinggal di apartemen Rein," tukas Mom Lili membuat Michie menghela nafasnya panjang.
"Aku akan melakukan apapun asal Mommy bahagia," ucap Michie.
☘️☘️☘️
Sedangkan di sisi lain, Fredy terus saja menggerutu sepanjang jalan setelah mengetahui apa yang terjadi beberapa tahun yang lalu.
"Aku sangat tidak menyangka jika Daddy telah menorehkan luka yang mendalam untuk Michie dan juga Mommynya."
"Awalnya aku fikir perceraian Daddy bukanlah disebabkan oleh Mama. Ternyata kenyataan ini membuatku justru merasa sangat malu menjadi anak mama," tukas Fredy kecewa.
Selama ini ia tidak pernah tahu bagaimana cerita Mamanya yang bisa menikah dengan Dad Eden Hag. Yang Fredy tahu hanyalah setelah ia mendapatkan Daddy baru, kehidupannya semakin baik.
Hingga Fredy bisa masuk sekolah terbaik dan kemudian bertemu dengan Michie. Saat berkenalan dengan Michie, Fredy memang langsung jatuh cinta. Namun sikap Michie masih terlihat biasa saja.
__ADS_1
Namun, setelah Michie tahu jika Fredy adalah saudara tiri nya, Michie langsung terlihat sangat membenci Fredy. Kebencian Michie terhadapnya membuat Fredy mencari tahu alasannya.
Akhirnya Fredy tahu dari informasi yang diceritakan oleh mamanya. Dimana Dad Eden Hag menceraikan istrinya pertamanya karena tidak merasa bahagia sama sekali dengan pernikahan pertamanya.
"Pantas saja Michie sangat memmbenciku dari dulu! Dan ini semua gara-gara kalian berdua!" tukas Fredy kesal.
"Jangan salahkan Mama, apapun yang ia lakukan hanya untuk membuatmu bahagia, nak. Lagi pula Daddy juga bersyukur memiliki anak sepertimu yang tentunya bisa melanjutkan bisnis yang sudah dddy rintis sejak dahulu." balas Dad Eden menimpali kekesalan Fredy.
"Tapi aku sangat mencintai Michie, Dad! Aku tidak bisa jika melihatnya bersanding dengan orang lain."
Fredy mengusap wajahnya dengan kasar sambil memukul stirnya. "Aku sekarang hanyalah korban dari kesalahan kalian berdua," gumam Fredy membuat kedua orang tua nya kini tidak bisa berucap apa-apa.
Kini keheningan mulai menyelimuti suasana di dalam mobil.
"Daddy akan meminta maaf secara baik-baik dan memperbaiki semuanya. Masih ada waktu satu bulan untuk memperjuangkan cinta mu, nak!" tukas Daddy Eden.
Sayangnya ucapan daddynya membuat Fredy tidak lagi bersemangat untuk memiliki Michie, karena ia sangat paham bagaimana sakitnya hati Michie selama ini.
"Aku tidak yakin itu akan berhasil," gumam Fredy pelan membuat Daddy dan mamanya semakin merasa bersalah.
☘️☘️☘️
Yuk dukung terus karya Author dengan
Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟
Like 👍
Comment 💬
Subscribe ❤️
Vote 💞
Gift 🌹☕💺
__ADS_1
Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya.