
Di sisi lain, Marcho yang baru saja tiba di apartemennya langsung disambut oleh Hizkiel yang memang terus menunggu kepulangannya malam ini. Melihat putranya belum terlelap membuat Marcho langsung mendekati Hizkiel dan memeluknya dengan sangat lembut.
“Kenapa belum tidur, Hizkiel? Malam sudah larut!” tanya Marcho.
“I am waiting you, daddy!” jawab Hizkiel membuat Marcho yang merasa sangat lelah pun mau tidak mau mendengarkan cerita Hizkiel yang sengaja menunggu kepulangannya.
“Apa yang ingin kau ceritakan?” tanya Marcho sambil mengusap kepala putranya.
“Kita terlalu terlambat untuk mendapatkan Miss Michelle! Dia sudah menikah dua minggu yang lalu!” jawab Hizkiel dengan begitu menggebu.
Deg!
Ucapan putranya barusan bagaikan petir yang menyambar kepala Marcho. Tubuhnya seketika langsung terasa lemas. Marcho pun menyandarkan tubuhnya di sofa sambil memijit kepalanya yang mulai berdenyut.
Terkejut, tentu saja Marcho sangat terkejut. Terlebih usahanya 3 bulan ini merintis perusahaan di Indonesia hanyalah untuk meminang Michie sebagai istri dan Mommy untuk Hizkiel.
Meski kemungkinan untuk kembali ke London cukup besar, namun ia tidak bisa meninggalkan perusahaan barunya di Indonesia begitu saja. Marcho mulai mengatur nafasnya dan memandangi putranya.
“Kau sudah bertemu dengan Miss Michelle?” tanya Marcho dan Hizkiel pun langsung menganggukkan kepalanya.
“Semakin cantik, dan dikawal dengan body guard!” jawab Hizkiel membuat harapan Marcho untuk memiliki Michie pupus seketika.
‘Jika Michie sampai dikawal dengan bodyguard, bermakna suaminya bukanlah orang sembarangan!’ gumam Marcho dalam hati.
__ADS_1
“Namun, seminggu setelah pernikahannya dengan Miss Michelle. Suaminya justru menikahi wanita lain yang lebih buruk dari Miss Michelle, daddy!” lanjut Hizkiel lagi membuat Marcho semakin terkejut.
“Apa?!!” pekik Marcho.
“Yaa, daddy. Suami Miss Michelle bukanlah lelaki yang baik.”
“Kau tahu darimana Hizkiel? Jangan mengada-ada cerita nak. Itu namanya fitnah!” balas Marcho yang belum percaya seratus persen dengan ucapan Hizkile barusan.
Hizkiel pun bercerita jika ia mengetahui ini semua dari Fredy dan Michie pun tampak tidak menyanggah ucapan Fredy.
Cerita dari putranya kini membuat Marcho mulai percaya apa yang barusan diceritakan oleh Hizkiel.
“Kita harus membuat mereka bercerai dan segera lamar Miss Michelle untuk menjadi mommyku!” pinta Hizkiel.
Marcho mengusap wajahnya kasar mendengar permintaan putranya kali ini. Jauh di dalam lubuk hatinya ia sangat tidak terima jika wanita yang dicintainya ternyata memilih lelaki yang buruk untuk menjadi suaminya. Sedangkan apa yang diminta oleh putranya kini bukanlah hal yang mudah untuk Marcho.
“Daddy! Apa daddy tidak mau berjuang untukku?!”
“Apa daddy tidak ingin menyelamatkan Miss Michelle dari kehidupannya yang jelas jelas tidak bahagia itu?!”
“Apa cinta daddy untuk Miss Michelle sudah hilang begitu saja?!”
Pertanyaan beruntun dari putranya membuat Marcho kembali memijat kepalanya.
__ADS_1
“Begini saja. Bagaimana jika besok kita membuat janji untuk bertemu dengan Miss Michelle?” tanya Marcho yang sangat ingin menanyakan sendiri dengan Michie tentang kebenaran berita yang baru saja ia dengan dari Hizkiel.
Hizkiel pun langsung menganggukkan kepalanya setuju.
“Baiklah kalau begitu, Hizkiel pergi tidur yaa. Besok harus bangun pagi bukan?” lanjut Marcho.
“Iya daddy. Have a nice dream!” ucap Hizkiel yang langsung masuk ke dalam kamarnya.
Sedangkan Marcho pun langsung menghubungi Fredy untuk menanyakan meetingnya hari ini. Tidak hanya itu, Marcho juga menanyakan tentang Michie yang baru saja diceritakan oleh Hizkiel.
Kali ini Fredy pun langsung membenarkan ucapan Marcho membuat Marcho menghela nafasnya panjang.
“Kalau begitu, atur jadwal pertemuanku kali ini dengan Michelle Aubrey!” titah Marcho di akhir panggilannya dengan Fredy.
Setelah panggilan terputus, Fredy pun segera mengirim bukti pernikahan Michie dan juga Risa dengan lelaki yang sama.
Marcho pun segera mengamati foto Michie dengan baik-baik. Betapa terkejutnya Marcho saat mengenali siapa yang ternyata menjadi suami Michie.
“Tuan Reinhard Finn!” pekik Marcho dengan suara tercekat.
☘️☘️☘️
Sambil menunggu update selanjutnya, mampir dulu ke novel bestie aku yuk.
__ADS_1