Kesalahan Di Malam Reuni

Kesalahan Di Malam Reuni
Persiapan Pernikahan Cika


__ADS_3

"Karena Rein sangat mencintaimu, Michie!"


Deg!


Ucapan Mom Lili membuat Michie sedikit terkejut dan salah tingkah. Namun cepat-cepat ia menepis keterkejutannya dan bersikap seolah tidak ada apa-apa.


"Mom, terkadang cinta tidak selalu diungkapkan oleh kata-kata. Karena ucapan seseorang bisa saja berbohong."


Michie menggenggam tangan mommynya erat. "Michie paham betul kalau Mommy pasti menanyakan kepada Rein apa kah Rein mencintai Michie bukan?"


"Dan Rein pasti menjawab, iya. Dan Mommy percaya gituh aja?" tanya Michie membuat Mom Lili membuang nafasnya kasar.


"Mom, setahu aku, cinta adalah kasih sayang seorang ibu dengan anaknya. Seperti cinta yang aku rasakan selama ini."


"Eden Hag juga memanggilku dengan sebutan 'Michie sayang', tapi kenyataannya mana? Gak ada kan dan justru malah sebaliknya," tukas Michie membuat Mom Lili makin bingung bagaimana menjelaskannya kepada Michie jika selama ini Rein memang hanya menantikannya pulang.


Bahkan Mom Lili juga tahu tujuan Rein membantu kehidupannya juga hanya demi Michie, meski sejak 5 tahun ini Rein harus sabar menunggu kepulangan Michie.


"Okey, Mommy paham apa yang ada dalam benakmu, Michie!"


"Tapi kamu gak berniat menggagalkan pernikahan mu dengan Rein kan?" tanya Mom Lili yang sangat khawatir jika Michie menggagalkan pernikahannya yang tinggal sebentar lagi.


"Mana mungkin Michie menggagalkan pernikahan Michie dan membuat kecewa banyak orang yang sudah menyayangi Michie?" balas Michie membuat Mom Lili bernafas lega.


"Huuuh, syukurlah. Kalo begitu Mommy mandi dulu ya. Malam ini Mommy akan masakan nasi hainan kesukaan kamu," tukas Mom Lili.


"Oke Mom!" jawab Michie dan Mom Lili pun langsung keluar dari kamarnya.


☘️☘️☘️


Sedangkan di sisi yang lain, saat ini Rein sedang uring-uringan dengan Andy karena sampai detik ini pekerjaannya di proyek.


"Ck, ngerjain gituh aja lama banget sih!" gertak Rein yang sudah mulai tidak fokus.


"Bukannya alat dan semua kendaraan berat sudah lengkap? Cepat bergerak dan jangan menunda waktu!" titah Rein pada salah satu ketua proyek saat mendapatkan laporan jika hasil tambang tidak sesuai prediksi awal dan melenceng sangat jauh.


"Tapi Mister..."


"Andy!" panggil Rein dan Andy pun cepat cepat mendatangi asal suara.


"Cepat siapkan pakaian proyek, aku akan mengeceknya langsung!" titah Rein.


Sayangnya Andy justru tidak bergerak sama sekali. "Maaf Mr, di luar cuacanya hujan deras dan anginnya juga sangat kencang. Tidak bisa jika memaksakan harus ke lokasi tambang saat ini juga," jawab Andy membuat Rein mengusap wajahnya kasar.


"Baiklah, kalian semua kembali dan istirahat!"

__ADS_1


Rein duduk sambil memijat kepalanya yang teras sangat sakit.


"Mister, apa perlu saya buatkan teh jahe? Sepertinya anda sedikit kurang sehat," tawar Andy dan Rein pun langsung mengangguk.


Sepeninggalan Andy, tangan Rein pun mengecek ponselnya yang sama sekali tidak ada signal. "Aku benar-benar sangat mengkhawatirkanmu, Michie!"


"Aku sangat merindukanmu!" gumam Rein pelan sambil terus menggoyangkan ponselnya untuk mencari signal.


 


Michie yang baru saja menuruni anak tangga untuk makna malam tiba-tiba tersedak dan terbatuk batuk sampai mengeluarkan air mata.


"Ya Ampun, sayang. Kamu kenapa sih batuk-batuk sampai kayak gituh?" tanya Mom Lili yang langsung mengambilkan air mineral untuk Michie.


Michie pun langsung menerima minuman yang disodorkan Mom Lili dan meneguknya sampai habis. Tampak mata Michie mulai memerah dan Mom Lili langsung mengipas-ngipas wajah Michie.


"Gak tau nih, tiba-tiba tersedak gituh aja padahal gak makan apa apa loh," jawab Michie.


"Duuh, kamu nih bikin Mommy risau aja. Ya udah makan dulu yuk, nanti langsung istirahat!" ajak Mom Lili dan Michie pun menurut.


☘️☘️☘️


Keesokan harinya, Michie sudah ada di rumah Cika pagi - pagi dengan mengendarai mobilnya sendiri karena ia juga sengaja tidak memberi tahu Arel jika ia harus pergi sepagi ini.


Sesampainya di sana, Tifa pun juga sudah tiba dengan putranya, Tian yang masih tertidur pulas. Ibu Cika langsung mempersilakan kedua sahabat putrinya ke kamar tamu agar bisa menidurkan Tian di sana.


"Makasih tante, jadi ngerepotin nih!" tukas Tifa basa basi.


"Diiih, baru sadar. Bukannya udah dari dulu kita sering ngerepotin mamanya Cika," timpal Michie membuat Tifa hanya nyengir kuda.


"Oh iya Michie, acara pestanya Cika kali ini bakal kek reuni loh."


"Hampir semuanya dateng cuma gara-gara penasaran pingin ketemu kamu, Norak banget kan?"


"Bahkan yang udah pada nikah, para suami mereka juga pada penasaran gimana sih cantiknya most wanted girl nya SMA kita. Gila gak tuh?" tukas Tifa yang begitu menggebu-gebu.


Sedangkan Michie dengan santainya menimpali, "Trus mereka dengan enaknya berkomentar gini nih 'Duuh, kasihan banget ya Michie, cantik - cantik tapi gak laku!' Iya kan?"


Tiifa langsung terkekeh mendengar balasan Michie kali ini, "Ya gak gituh juga kali say."


"Toh, bentar lagi kamu mau nikah. Jadi bisa sekalian sebar undangan kan?" tanya Tifa membuat Michie menghela nafasnya panjang.


"Sebenarnya dari mana sih mereka tahu kalo aku udah balik dari London?" tanya Michie.


"Siapa lagi kalo gak Cika? Dia sengaja share undangan pernikahan dia di grup alumni dengan notice 'Yang gak hadir bakal nyesel karena gak liat gimana cantiknya seorang Michelle Aubrey yang sekarang', Pinter banget kan Cika?" jawab Tifa.

__ADS_1


"Dih, Cika mah gampang bocor banget!" gerutu Michie.


"Tapi kalo menurut aku, wajar sih. Karena sejak malam reuni, kamu tuh ilang gitu aja say."


"Medsos gak aktif, nomor ponsel juga ga ada yang tau, sampe mereka kira, kamu tuh menghilang gara-gara marahan sama kita!" timpal Tifa.


"Maaf yaa!" balas Michie yang langsung memeluk sahabatnyayang satu ini.


"Gak masalah, Michie! yang penting sekarang kita udah sama-sama lagi."


"Oh iya, sejak kemarin sore kamu chat sama Mr. Rein gak?" tanya Tifa tiba-tiba.


"Soalnya aku chat suami aku cuma ceklis satu," lanjut Tifa yang merasa kesusahan menghubungi Andy yang saat ini menemani Rein.


"Gak tuh!" jawab Michie datar.


Tak lama kemudian asisten rumah tangga Cika datang dan membawakan sarapan untuk mereka.


Michie dan Tifa pun langsung menikmati sarapan mereka. Setelah itu Michie langsung dirias oleh MUA, sedangkan Tifa masih harus memandikan anaknya yang baru saja bangun.


☘️☘️☘️


Untuk hari ini cukup sampai di sini dulu yaa. Besok Author akan up 3 bab lagi 😘😘😘


Sambil menunggu kelanjutannya, mampir dulu yuk ke Novel keren karya Author baru. Dijamin ceritanya seru dan menarik banget.


Author : Aniz_Qurnia


Judul : Terhalang Restu



Terima kasih sudah mau singgah di karya remahan Author.


YUk dukung terus karya Author dengan


Rate Bintang 5 🌟🌟🌟🌟🌟


Like 👍


Comment 💬


Subscribe ❤️


Vote 💞

__ADS_1


Gift 🌹☕💺


Dan Tonton iklannya 📹📽️ juga ya.


__ADS_2