Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
Pengenalan Tokoh


__ADS_3

Mutia Ramadhani gadis cantik berumur 18 tahun lulusan SMP



Daniel Steve


Laki-laki tampan berperawakan tinggi seorang pekerja keras dan bersifat dingin.


Berumur 25 tahun



Monica long


Wanita cantik keturunan Tionghoa


berumur 23 tahun seorang modeling



Sinar matahari pagi menyapa ku hangat, hari ini aku akan terbang ke negara tujuanku untuk mengais rezeki.


Semua yang akan aku bawa sudah aku masukan ke dalam koper kecilku, Mba Retno yang bertugas akan mengantar ku dan dua orang temanku yang lain nya ke bandara.


'' Ingat kalian harus bekerja dengan baik jangan membuat kesalahan fatal yang akan berakibat buruk untuk keselamatan kalian dan juga agar kalian betah kerja disana. Wejangan dari mba Retno selalu aku ingat.


Selama aku di penampungan TKW banyak pengalaman yang sudah aku lalui.

__ADS_1


Namaku Mutia Ramadhani aku bukan anak orang kaya dan juga bukan orang terpandang.


Aku hanya lulusan sekolah menengah pertama karena orang tua ku hanya seorang petani biasa dan tidak sanggup untuk membayar uang sekolah SMA masa itu.


Tapi aku bersyukur dengan pendidikan yang aku punya sekarang walaupun cuma lulusan SMP.


Dan disinilah aku sekarang di penampungan TKW.


'' Ayo masuk mobil kita harus cepat sampai ke bandara agar tidak terlambat dan tidak ketinggalan pesawat. Seru mba Retno.


Aku menyalami teman-teman yang belum mendapatkan job untuk selalu semangat dalam belajar.


'' Hati-hati ya Muti kerja yang baik agar majikan kamu baik nantinya disana. Ucap mba Ruri.


'' Iya mba, jaga kesehatan mba yah aku duluan berangkat dan aku tunggu mba juga disana. Ucap ku.


Mobil yang kami tumpangi sudah membaur dengan kendaraan-kendaraan lain di lalu lintas ibu kota ini.


Setelah melakukan chek in aku dan dua temanku berpamitan dengan mba Retno.


'' Hati-hati yah kalau sudah sampai disana!, nanti ada petugas dari agency kalian yang menjemput.


'' Iya mba. Ucapku dan bersamaan dengan dua temanku.


Kami pun masuk menuju ruang tunggu penerbangan.


Setengah jam berlalu terdengar panggilan untuk penumpang dengan tujuan negara Singapura untuk menaiki pesawat.

__ADS_1


Aku menenteng tas kecilku yang berisikan dokumen-dokumen dan berjalan antri memasuki pesawat.


Ini pengalaman pertama ku menaiki pesawat aku bersyukur tempat duduk ku dekat dengan jendela jadi bisa melihat ke bawah ketika pesawat mulai landing.


Di dalam pesawat aku berdoa agar ketika aku sampai disana nanti mjikanku orang yang baik.


Satu jam kemudian terdengar pengumuman kalau pesawat akan melakukan pendaratan.


Kami bertiga turun karena masih harus menunggu pesawat yang akan membawa kami ke negara dimana kami akan mencari rezeki.


Aku menuju tempat duduk berbaur dengan yang lain bersama dua temanku.


Seorang laki-laki memakai kaos hitam dan berkacamata hitam itu duduk di seberang bangku yang aku duduki.


Terus terang aku yang hanya lulusan SMP bisa sampai di bandara Singapura yang terkenal akan kebersihan nya.


Aku mencoba mengasah bahasa Inggris ku yang hanya sedikit untuk bertanya dengan orang yang ada di samping kiriku.


'' Hai nyonya apakah Anda juga akan ke negara Hongkong? ( Aku tulis pakai bahasa Indonesia aja yah takut salah 😀😀)


Dan ibu itu pun mengangguk tanda iya, anak kecil disampingnya begitu cantik tergerak hatiku untuk bercakap-cakap.


" Hai gadis kecil siapa namamu? Kamu sungguh cantik.


" Terimakasih Kakak. Jawab si gadis itu.


" Aku merasa laki-laki yang duduk diseberang ku itu terus menatapku atau mungkin hanya perasaanku saja.

__ADS_1


Tidak lama terdengar pengumuman untuk penumpang dengan negara tujuan Hongkong untuk segera menaiki pesawat.


Aku mengajak temanku untuk menuju antrian, laki-laki itu juga bangun dari duduknya dan berjalan ke arah dimana penumpang bisnis berdiri.


__ADS_2