
'' Maaf Mr mengganggu sebentar ini ada berkas yang harus di tanda tangani.'' Ucap asisten Daniel di telpon.
'' Apa tidak bisa kamu handle dulu??
'' Maaf ini urgens Mr jadi harus segera.
'' Baiklah aku kesana sekarang.'' Ucap Daniel.
'' Grandma aku ada urusan sebentar, bisakah grandma menunggu??
'' Pergilah nak, grandma menunggu disini.
Setengah jam kemudian Daniel kembali... menghampiri neneknya.
'' Nak, kita tunggu saja kalau mobilnya sudah setengah jalan baru kita nyusul, biar gak kelamaan nanti barang-barang yang grandma kirim lama datang kalau kita duluan yang sampai.
3jam berlalu setelah Daniel menelpon supirnya bertanya sudah sampai mana kini Daniel dan neneknya sudah berada di lantai atas karena disana sudah menunggu heli yang akan di naiki.
Sebelum nya Daniel sudah menyuruh anak buah dari asistennya untuk mengosongkan lapangan untuk tempat mendarat sang heli, karena di kampung hanya lapangan sepak bola saja yang bisa untuk pendaratan helikopter.
Dua jam lebih helikopter itu mendarat di lapangan di kampung Kendal. Asisten Daniel sudah menunggu dengan mobilnya.
Daniel menuntun sang nenek turun dari heli, penduduk setempat yang mendengar ada heli mendarat di kampungnya pun berbondong-bondong untuk melihat langsung.
Sementara itu dirumah Mutia...
'' Pak dengar-dengar katanya ada heli yang mendarat di lapangan kampung kita yah??'' Tanya sang ibu.
'' Dengar dari mana bu??
'' Itu tadi banyak warga pada naik motor katanya mau lihat helikopter gitu.''
__ADS_1
'' Oh mungkin saja Bu, bapak kedalam dulu ya Bu mau bersih-bersih.'' Kata bapak yang baru pulang dari ladang.
'' Iya pak.
Setengah jam kemudian beberapa mobil berhenti di halaman rumah pak Hamid, karena halaman nya yang tak begitu luas jadi dua mobil yang lain berhenti di tepi jalan.
Beberapa maid dari mansion grandma keluar dan membawa bermacam-macam barang di tangan, kedua supir tadi pun membantu menurunkan bingkisan-bingkisan dari grandma.
'' Assalamu'alaikum?? Ucap Daniel.
'' Waalaikumsalam...'' Jawab ibu dari dalam.
Para tetangga yang melihat ada mobil berhenti di rumah pak Hamid pun jadi kepo.
'' Lihat siapa yah yang datang ke rumah pak Hamid, mana mobilnya keren-keren lagi.'' Ucap ibu-ibu itu.
'' Iya dari mana yah orang-orang itu datang...?
'' Itu kan yang tadi keluar dari helikopter ??
'' Iya, lihat aja tuh! Ucap ibu-ibu lagi.
**
" Maaf kalian siapa dan mencari siapa?" Tanya Bu Salma.
" Apa kami gak dipersilahkan masuk bu?" Kata Daniel sedikit tersenyum.
" Oh, mari-mari silahkan..!!'' Ajak Bu Salma pada tamu nya.
'' Silahkan duduk maaf rumahnya sempit jadi mohon dimaklumi.'' Ucap ibu lagi.
__ADS_1
'' Tidak apa Bu, maaf kalau kedatangan kami mendadak dan tanpa memberi tahu terlebih dahulu, perkenalkan nama saya Daniel Bu dan ini nenek saya.
Daniel menyalami ibu Mutia dan mencium punggung tangan wanita itu.
'' Sopan nya anak muda ini tapi mereka siapa...??'' Batin Bu Salma.
'' Bu, sepertinya ada tamu?'' Ucap bapak yang keluar dari dalam.
'' Selamat sore pak saya Daniel.'' Ucap Daniel.
'' Oh, maaf Anda ini siapa yah dan ada keperluan apa atau mencari siapa?? Cecar pak Hamid.
'' Maaf sebelumnya pak... Hamid dan Bu Salma kedatangan saya dan cucu saya ini karena ada perlu, kedatangan kami ini ingin melamar anak kalian yang bernama Mutia Ramadhani.
'' Deg...'' Pak Hamid dan Bu Salma terkejut.
'- Melamar?? tapi anak kami sedang tidak ada di rumah dia...
'' Saya tahu Mutia sedang berada di Hongkong pak, bu.
'' Haa Anda tahu anak saya dari mana?? Tanya pak Hamid.
'' Pak maaf sebelumnya saya ingin meluruskan tentang berita yang beredar kalau Mutia kerja di Hongkong menjadi wanita tidak benar itu salah besar.
'' Selama ini saya selalu menjaga dia bahkan menyentuh saja saya tidak berani (Maaf saya pernah memeluknya) batin Daniel.
" Jadi, sebenarnya Anda ini siapa??
" Saya Daniel Steve pak, Bu yang akan menjadi suami Mutia kami memang sudah lama menjalin hubungan maka dari itu saya membawa serta nenek saya untuk segera melamar nya. Saya merasa harus bertanggung jawab tentang gosip di luaran sana itu tidak benar. mungkin ada orang yang iri jadi menyebar kan berita palsu ini.
" Gimana pak, Bu apa lamaran cucu saya di terima?? Tanya nenek.
__ADS_1
" Maaf nyonya tapi apa Mutia tahu tentang ini semua?? Tanya ibu..
( Pegel juga ngetik heeee)...