Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
29


__ADS_3

Drrrttt drrrtt


'' Assalamu'alaikum mba Vi ada apa nih?.''


" Mutia Minggu besok libur kemana??


" Maaf mba Vi, untuk bulan ini aku gak libur karena mau pindah rumah jadi sibuk deh."


" Hah, pindah rumah, kemana Muti? jadi kita jauhan donk?"


'' Tapi kan masih bisa ketemu kalau aku dah libur, si mbo ku belum bilang pindah nya dimana tapi dia bilang masih daerah Tseung Kwan O.


'' Ooo.''


'' Mba Vi udah dulu yah maaf banyak kali kerjaan ku.


'' Ya udah hati-hati yah!! assalamu'alaikum.??


'' Waalaikumsalam.'' Setelah mengakhiri panggilan dari mba Vi , Mutia melanjutkan kerjaannya mengepak semua barang dapur dan barang-barangnya yang akan di bawa.


'' Huh beres deh, udah sore aja nih waktu nya jemput Yeo.'' Gumam Mutia.


Ting tong


'' Heh, siapa yah jam segini datang atau si bos dah pulang kerja.'' Pikir Mutia dia melihat dari lubang di pintu.


Ceklek

__ADS_1


'' Dadai Lei fanlei lah..


'' Muti iya aku sengaja pulang cepat, biar aku aja yang jemput Yeo kamu siapin makan malam aja yah!!''


'' Ok Dadai...


'' Alhamdulillah jadi gak capek jalan heee.'' Batin nya.


………


Tak terasa tibalah waktunya untuk pindahan, seminggu sebelum pindah Mutia di ajak majikan nya untuk melihat rumah yang akan di tempati.


" Muti gimana menurut kamu rumah baru nya?" Tanya sinsang nya.


" Waw kehou lah.. ( Cukup baik/nyaman).


" Haaa Muti Muti pandai juga kamu ngomong yah.'' Ucap majikan laki-laki Mutia disertai tawanya.


………


Drrrttt drrrtt


" Muti, kalau kamu capek naik mtr aja ke rumah baru nya, apa sudah semua di angkut barang nya??" Tanya majikan Mutia di telepon.


" Iya sudah semua sinsang." Jawab Mutia dan mematikan ponselnya.


Mutia seperti biasa berjalan menuju rumah baru nya yang ternyata tidak jauh dan lebih dekat ke sekolah anak asuh nya.

__ADS_1


Di perjalanan Mutia mengetikan sMs untuk teman-temannya memberitahu kan bahwa hari ini dia pindah dan rumah baru nya tidak jauh-jauh banget.


" Disini hari itu aku nampak mas Daniel, sedang apa yah sekarang?" Tanya Mutia pada dirinya sendiri.


Tak berapa lama Mutia sampai di lobi apartemen rumah baru nya, hari semakin sore karena baru pindahan jadi barang-barangnya masih bertumpuk ntah dimana aja.


'' Muti, nanti malam kita makan di luar aja yah.'' Ucap Dadai nya.


'' Iya Dadai.'' Jawab Mutia sambil membereskan barang-barangnya di kamar baru nya bersama Yeo. '' Alhamdulillah nyaman juga kamar nya.


Jam 7.30 Mutia dan majikannya sudah berada di restoran di lobi apartemen nya, karena disitu juga ada pusat perbelanjaan.


Majikan Mutia termasuk sangat baik, karena tidak membeda-bedakan antara majikan dan pembantunya, malah sudah menganggap Mutia sebagai bagian dari keluarga.


Selesai makan malam karena sudah jam 9 lebih Mutia disuruh pulang terlebih dahulu agar Yeo bisa langsung istirahat.


Sesampainya di rumah Mutia langsung membuat kan susu untuk anak asuhnya dan dirinya pergi membersihkan diri di kamar mandi untuk segera beristirahat.


'' Dek kapan bisa jumpa lagi, apa sudah selesai pindahannya?? dan kapan libur lagi, mas kangen.''


Selesai sholat isya yang tertunda akibat makan diluar Mutia merebahkan tubuhnya di tempat tidur, diraihnya hp dan melihat ada beberapa pesan di WhatsApp nya dari teman dan juga Daniel.


'' Mas Daniel...'' Gumam nya, Mutia langsung membalas chat dari Daniel.


'' Maaf mas, aku belum tahu kapan di kasih libur lagi nya, nanti pasti aku kabari.''


Sementara itu Daniel yang mendapat balasan chat dari Mutia nampak berbunga-bunga.

__ADS_1


" *Cepatlah istirahat pasti adek sangat lelah hari ini!! mas juga gak mau ganggu waktu istirahat adek.mimpi indah yah!!


" Iya mas goodnight*.


__ADS_2