Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
#Bab82


__ADS_3

'' Siapa laki-laki itu, apa dia suaminya... ahh rupanya aku terlambat mengenalmu. '' Gumam Abimanyu menatap Mutia dari balik kaca bus.


***


" Ibu... Aasalamualaikum " Sapa Mutia. " Ibu aku kangen... "


Mutia memeluk manja sang ibu.


" Kamu nduk sudah menikah masih aja seperti ini apa kata suami kamu jika melihatnya hmm." Semenjak pergi ke Hk Mutia tidak menceritakan masalahnya pada sang ibu karena Mutia takut menambah pikiran orang tua nya.


" Gimana kabar suami kamu sayang apa gak apa-apa kamu tinggal pulang dulu?" Pertanyaan sang ibu kembali mengingat kan Mutia pada sang suami, Mutia berusaha menutupi kecemasan dan kesedihannya.


" Mas Daniel baik-baik aja bu tapi ya itu belum bisa pulang, maaf ya bu?''


'' Kok minta maaf, ya sudah gak apa-apa ibu maklum suami kamu kan orang sibuk, ibu doakan keluarga kalian langgeng yah?''


'' Aamiin... terimakasih ya bu. O yah bu aku penasaran banget siapa sih calon mas Syarif?''


'' Sudah malam sebaiknya kamu istirahat ya sayang besok kan masih ada waktu, kamu pasti capek baru sampai.''

__ADS_1


'' Ihhh ibuuu... ''


***


Sementara itu di belahan negara lain....


" Sir, anda tidak apa-apa? Sir bangunlah!!" Lee menggoncang-goncang tubuh Daniel yang berlumuran darah, mobil yang mereka tumpangi mengalami rem blong dan masuk ke jurang dan si supir tewas di tempat sedangkan Daniel dan Lee luka-luka tapi Lee masih bisa bergerak sebelum mobil meledak Lee berhasil mengeluarkan tubuh sang tuannya.


Posisi mereka yang jauh dari pemukiman warga sehingga lama mendapat pertolongan.


'' Sir bertahanlah aku akan mencari bantuan... '' Lee berjalan tertatih menuju jalan besar mencari bantuan, berharap ada seseorang yang akan menolongnya.


Selang satu jam lamanya dari kejauhan terdengar suara kendaraan yang menderu semakin mendekat, Lee segera ke tengah jalan berusaha untuk mencegat kendaraan itu dengan luka di tubuhnya yang sebagian sudah kering.


Ciiiiittttt


Sebuah truk yang membawa hasil panen warga berhenti mendadak melihat Lee yang berdiri ditengah jalan.


'' Tuan tolong kami, kami butuh bantuan ke rumah sakit segera. !!!''

__ADS_1


Laki-laki paruh baya itu pun keluar dengan kernetnya melihat tubuh Lee penuh luka dan sempoyongan.


'' Ada apa tuan... apa yang terjadi padamu??''


Karena sudah tidak sanggup Lee pun ambruk sebelumnya berucap untuk menolongnya dan juga tuannya.


Laki-laki itu yang menyupiri truk pun mengajak sang kernet untuk memapah tubuh Daniel dan juga Lee.


Perjalanan yang sangat menyita waktu akhirnya truk tiba dipelataran rumah sakit buru-buru si bapak supir memanggil petugas rumah sakit dengan membawa dua brangkar sedangkan si kernet tadi sesekali mengecek denyut nadi keduanya.


'' Identitas pasien?'' seorang perawat yang mendata itu menanyakan pada supir truk.


'' Saya tidak tahu, saya menemukan mereka di jalan tengah hutan yang jauh di sana. '' Ucap bapak itu.


'' Baiklah untuk sementara biar kami tangani dulu.''


'' Bos sepertinya kita berhasil mobil yang mereka tumpangi terjun ke jurang dan meledak. '' Ucap anak buah Mr Robert.


'' Hahaha kerja Bagus kini perusahaan ku akan semakin luas dan tidak akan ada yang menandingi. '' Tuan Robert begitu bahagia rencana menyingkirkan anaknya berhasil.

__ADS_1


Sementara itu Mutia yang baru terlelap dalam tidur nya mendadak dadanya merasakan sakit, ia pun bangkit dan menyandarkan punggungnya di sandaran tempat tidur.


'' Mas apa kamu baik-baik aja disana ?'' Air mata mutia menetes...


__ADS_2