Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
39


__ADS_3

Seminggu sejak pertemuan nya dengan Sri dan teman-temannya yang lain Mutia mendapat kabar kalau orang tuanya sedang sakit.


Percakapan telepon


'' Mutia apa kabar mu nak??'' Suara ibu di seberang sana.


" Alhamdulillah Mutia sehat Bu, gimana dengan keadaan bapak dan ibu??


" Kami juga sehat nak.


" Tapi kenapa suara ibu seperti sedang menangis?? cerita lah Bu ada apa??


" Tidak nak, ibu hanya lagi sedikit batuk.


" Apa sudah minum obat? mana bapak Bu?


Ibu Mutia sudah tidak sanggup lagi berkata-kata dan menyerahkan hp nya pada bapak.


'' Mutia anak bapak, baik-baik kamu disana ya nak jangan sampai mencoreng nama baik keluarga!'' Ucap bapak lembut menasehati anaknya.


'' Inshaallah pak, Mutia gak macam-macam kok disini, Mutia disini kerja dengan baik.


'' Ya sudah ingat pesan bapak ya nak jaga diri disana...!


'' Iya pak, bapak dan ibu juga jaga kesehatan...!


'' Assalamu'alaikum.


'' Waalaikumsalam.


Setelah menutup telponnya Mutia kepikiran kenapa orang tua nya bicara seperti itu. Muti mengetikan pesan pada Sri dan sedikit bertanya tentang kabar di kampung nya dengan alasan tidak bisa menelpon hp bapaknya.


Betapa kaget Mutia mendengar kabar dari Sri temannya... tentang merebaknya isu kalau Mutia jadi wanita panggilan dan bayarannya tinggi dan masih banyak lagi gosip lainnya.

__ADS_1


'' Astaghfirullah, pantas saja ibu seperti tertekan aku harus gimana mengembalikan nama baik keluarga.'' Gumam Mutia meneteskan air matanya.


'' Siapa yang tega berbuat seperti ini, kasihan bapak dan ibu.


Malam setelah selesai pekerjaan Mutia menelpon kembali kedua orang tuanya dan menjelaskan masalah yang sebenarnya dan menyuruh orang tua nya agar percaya padanya bukan dengan cerita murahan itu.


Keesokannya di hari Minggu itu Mutia mengajak Sri ketemuan, setelah cipika-cipiki Mutia mengajak Sri untuk sarapan di McDonald's


'' Mutia kamu percaya kan kalau aku tidak mungkin menyebarkan gosip itu apalagi menjelek-jelekkan kamu.'' Ucap Sri setelah duduk di salah satu bangku itu.


'' Aku percaya sama kamu kok, kamu teman baik aku dari kecil.''


'' Yah setelah kamu dan Daniel pulang Angel mengikuti mu dan kata dia melihat kamu masuk ke mobil mewah..'' belum sempat menyelesaikan ucapannya Mutia menyela nya.


'' Aku dan Daniel memang kenal ketika tiba di Hongkong, tapi tidak dengan Daniel dia mengenal ku ketika aku kerja di Jakarta lebih tepatnya kerja di warteg... ceritanya panjang Sri.


'' Aku percaya kamu Mutia, gak usah dipikirin lagi oke. Ayuk dimakan keburu dingin makanannya.'' Ucap Sri.


Ponsel Mutia berdering...


''.....


'' Tidak, aku lagi sama teman satu kampung aku.


'' ....


'' Hari ini hmmm.... belum tau, kenapa mba Vi??


''...


'' Oh ya udah...aku tunggu.


Mutia menutup panggilan telepon dari Mba Vi.

__ADS_1


🐝🐝🐝


" Hmmm hari ini kemana yayanku kok gak datang ke apartemen." gumam Daniel, ia segera mengaktifkan GPS nya melihat posisi Mutia.


Setelah mengetahui keberadaan kekasihnya Daniel berpura-pura menanyakan sedang dimana.


'' Assalamu'alaikum dek lagi dimana??'' Pesan chat Daniel di WhatsApp nya.


'' Waalaikumsalam, aku lagi sarapan mas di McDonald's mas sudah sarapan belum? maaf yah aku hari ini gak ke apartemen soalnya lagi ketemuan sama Sri.


'' Iya sayang gak apa-apa kok, jaga diri diluar yah.. Hmm boleh gak mas nyusul kesitu??


'' Hmm apa mas gak sibuk??


'' Gak biasanya adek bilang gini, apa gak boleh mas nemuin kekasih mas??


'' Bukan gitu mas ya sudah datang lah..!


Tak berapa lama mna Vi datang...


'' Mba Vi sendiri?? mana Erna?


'' Dia lagi biasa lah janjian sama lokung nya.


'' Oh, o ya mba Vi kenalin ini teman aku dari kampung.


'' Hai aku Vivi.'' Ucap mba Vi.


'' Aku Sri mba.


'' Mba Vi udah sarapan belum? aku pesanin yah?


'' Gak usah Mutia, aku pesan sendiri aja.'' Mba Vi pun kedepan memesan menu sarapan, Mutia melanjutkan obrolannya.

__ADS_1


Tidak jauh dari posisi Mutia duduk seorang wanita paruh baya dan perempuan yang tengah hamil besar sedang menikmati sarapan.


'' Tante gak nyangka ya Mon, kamu ternyata bejat juga, gara-gara kamu Tante jadi di depak dari rumah mewah suami Tante.'' Ucap Ny.Rebbeca.


__ADS_2