Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
Bab 57


__ADS_3

'' Begitulah ceritanya sayang...'' Kini Daniel sudah kembali ke negara H dan menemui tunangan nya.


Mutia terharu mendengar cerita dari Daniel buliran bening menetes di pipinya.


'' Sayang maafkan aku, bukan maksudku membuatmu bersedih seperti ini.'' Ucapnya.


'' Mas terimakasih sudah menerima aku apa adanya, aku sangat bahagia mendengar nya.'' Ingin rasanya Daniel mendekap lebih lama calon istrinya itu tapi ia takut tak bisa menahan hasratnya.


'' Sayang sudah siap semua untuk perjalanan besok??'' Tanya Daniel.


Yah besok kontrak kerja Mutia sudah habis, sebenarnya masih tiga hari lagi habis tapi majikannya memberikan izin untuk pulang lebih awal karena tau Mutia akan menikah.


'' Mas, besok teman-teman ku ingin ikut mengantar ke bandara apa boleh?''


'' Tentu saja boleh sayang, besok Lee yang akan mengantar kita bilang ke teman-teman adek, suruh ketemu di loby sini.''


'' Iya mas. o ya mas hmmm soal tiket apa...''


'' Soal itu mas udah urus dan kita akan duduk bersama Ok, tidak perlu takut!!


****


" Dadai terimakasih selama ini kalian sudah baik terhadap saya dan maaf kalau selama ini saya sudah melakukan banyak kesalahan. Saya mohon pamit, Yeo jadi anak pintar yah jangan lupain Cece, Cece sayang banget sama Yeo."


" Iya Cece , Cece hati-hati di jalan yah.''


'' Mutia Toce sai''

__ADS_1


Kedua majikan Mutia mengantarkan sampai ke lobi apartemen, Yeo menangis akan ditinggalkan sang cece.


Mutia menarik kopernya setelah berpamitan keluar dari pintu apartemen sang majikan yang selama dua tahun ini menjadi tempat Mutia bernaung.


Teman-teman Mutia yang sudah menunggu pun menyaksikan perpisahan antara majikan dan pembantunya. Lee memasukkan koper milik Mutia di bagasi dan membukakan pintu mobil untuk Mutia masuk.


'' Sayang jangan bersedih Ok, kan bisa kapan aja ke sini kalau pengen ketemu sama anak asuhmu.'' Ucap Daniel yang duduk di samping Lee sedangkan Erna bareng mba Tri di kursi belakang, Mutia dan mba Vi di kursi tengah.


'' Sultan mah bebas yah...'' Celetuk Erna.


'' Betul-betul betul....'' Timpal mba Vi.


'' Upin dan Ipin donk...'' Sahut mba Tri dan mereka tertawa. Mobil sudah dalam perjalanan menuju bandara Check Lap Kok.


Satu jam kemudian


'' Mutia jangan lupain kita yah, kalau bisa sih undang kita donk ke nikahan kalian duh jadi pengen pulang lagi.'' Ucap Erna yang sebulan lalu habis pulang cuti.


'' Mba Vi sampai kapan pun kalian adalah teman terbaik ku.'' Mereka saling berpelukan.


'' Mutia kapan kalian akan mengadakan hari itu??'' Tanya mba Vi lagi di angguki mba Tri dan Erna.


'' Secepatnya tunggu saja undangan dari kami.'' Ucap Daniel yang mengejutkan mereka, yah mereka seakan lupa kalau Daniel masih disitu.


'' Ooops sorry .'' Ucap mereka barengan.


Akhirnya mereka pun berpisah Daniel menggandeng tangan Mutia masuk untuk check-in.

__ADS_1


'' O yah Lee akan mengantar kalian balik.'' Ucap Daniel dan melambaikan tangan.


'' Terimakasih Dan, tolong jaga teman kami, dan terimakasih.'' Mba Vi.


'' Mas kok...'' Tanya Mutia heran.


'' Iya sayang gak apa-apa yah biar kita nyaman jadi mas ganti tiket yang dari majikan kamu.'' Ucap Daniel.


Sebelumnya Daniel sudah menyuruh Lee untuk memesankan tiket pesawat kelas bisnis walaupun agak berjarak tempat duduknya tapi akan membuat nyaman calon istrinya.


Mungkin karena kelelahan Mutia tertidur selama di pesawat Daniel menyelimuti dengan hati-hati agar tidak mengganggu tidur Mutia.


Hingga pramugari datang dengan hidangan untuk makan para penumpang Daniel membangun kan tunangannya itu.


'' Sayang bangun, kita makan dulu yuk mas tahu dari pagi kamu belum sarapan.''


'' Hmm mas...'' Mutia mengucek matanya. '' iya terimakasih mas tapi aku tidak ingin makan.'' Tolak Mutia.


'' Sayang mas gak mau kamu sakit, mas tahu kamu sudah gak sabar ingin berjumpa dengan bapak sama ibu kan? maka dari itu jangan buat mereka bersedih kalau kamu sakit.'' Terang Daniel.


'' Yeee mas Daniel kaya lagi bujuk anak kecil aja.'' Mutia.


'' Lho kan emang bener kamu itu calon istri kecilku.'' Goda Daniel.


'' Ya deh aku makan mas.''


'' Mau mas suapin??''

__ADS_1


'' Ogah... 😜''


Empat jam lebih akhirnya pesawat mendarat dengan mulus di bandara Soekarno-Hatta.


__ADS_2