Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
Bab 56


__ADS_3

'' Maaf Dad, aku harus pergi ada urusan..'' Ucap Daniel langsung beranjak dari duduknya.


'' Sorry Paman, saya tinggal dulu.'' Hendak Pergi meninggalkan ruangan.


" Dan, Setidaknya temani Yuen ngobrol." Suruh ayahnya pada Daniel.


" Tidak Dad, Daddy salah jika menganggap aku akan menuruti semua kemauan Daddy. Perlu Daddy ingat! Dan yah Paman maaf saya tidak tertarik akan pertemuan ini, karena saya sudah mempunyai tunangan dan sebentar lagi kami akan menikah."


'' Apa maksud ini semua Robert??'' Kata tuan Dave.


'' Maaf Dave, ini tidak seperti yang kamu pikirkan.'' Jelasnya.


'' Robert, sepertinya kerjasama kita tidak bisa kita lanjutkan, secara tidak langsung ini penghinaan bagi putriku dan juga aku sendiri.''


**%%**


Daniel tidak peduli ayahnya akan marah atau bahkan menarik kembali perusahaan yang sudah diberikan padanya, ia terus melangkah ke tepi jalan dan menyetop taxi yang lewat.


Daniel sengaja meninggalkan mobilnya agar Daddy nya yang membawanya pulang.


'' Berhenti pak, ini ongkosnya.'' Daniel menyerahkan berapa uang kertas Dollar Singapura pada supir taxi itu.


'' Mr kembaliannya.'' Ucap supir.


'' Ambil saja Pak..!''


Daniel melangkah menuju apartemen mewahnya di negara itu, seorang satpam membukakan pintu untuk nya.


'' Wellcome Sir...'' Ucap si satpam.


'' Thanks.''

__ADS_1


Sesampainya dikamar apartment nya Daniel langsung menghempaskan tubuhnya di atas sofa empuk itu yang berada di ruang tamu.


Malam kian larut waktu setempat pikirannya melayang mengingat calon istrinya ingin rasanya ia menelpon tapi dia tidak ingin ayahnya menghubungi nya, untuk saat ini Daniel ingin menenangkan diri sehingga ia mematikan ponselnya.


**%%**


Tuan Robert sampai di kediamannya yaitu apartment nya.


" Dasar anak tidak tau terimakasih, gagal sudah rencanaku ternyata tidak mudah untuk membuat mu menuruti kemauanku lagi." Gerutunya.


Tuan Robert langsung menghubungi asisten kepercayaan nya untuk mengambil kembali apa yang sudah ia berikan pada anaknya.


" Lihat apa yang bisa kamu lakukan, kamu pasti akan mengemis pada Daddy." Tuan Robert tersenyum licik.


***%%***


Pagi itu Daniel mengambil penerbangan paling pagi dia ingin cepat-cepat pergi dari negara itu setibanya di bandara Singapura Daniel mengaktifkan kembali ponsel nya benar saja beberapa panggilan dari sang ayah dan berapa pesan dari asisten kepercayaan nya dan juga dari Lee.


" Maaf sir ada kabar dari kantor cabang yang ada di Kalimantan harus di tinjau langsung oleh Anda, apakah hari ini Anda ada waktu??" Tanya Lee hati-hati pasalnya ia tahu kalau bosnya sedang berada di Singapura.


" Ok Lee hari aku langsung terbang kesana." Ucapnya.


Daniel kembali melihat pesan dari orang kepercayaan nya yang bekerja di perusahaan sang ayah dan benar saja ayahnya sudah menarik kembali apa yang sudah diberikan ayahnya padanya.


" Tidak masalah Daddy itu hakmu aku tak akan ikut campur." Gumamnya.


" Apakah aku egois? Tapi aku tidak suka perbuatan Daddy yang semau nya sendiri" Bimbang nya tapi ia tetap tidak akan mengkhianati Mutia gadis yang selama ini di cintanya.


*


Kini Daniel sudah sampai di kantor cabang yang berada di Kalimantan dan langsung mengadakan meeting dadakan dengan jajaran direksinya.

__ADS_1


Tanpa terasa sudah seminggu Daniel di Kalimantan saking sibuknya lupa untuk mengabari calon istri nya.


" Astaghfirullah..." Daniel meraih ponselnya, waktu sudah masuk ke malam.


" Assalamu'alaikum sayang maafin mas yah, mas sibuk banget jadi sampai lupa tidak memberi kabar." Ucap Daniel ketika telponnya sudah di angkat.


" Waalaikumsalam mas, iya gak apa-apa kok, mas kan sibuk kerja jadi aku harus tau diri jadi gak berani ganggu mas." Jawab Mutia.


" Iya sayang pesanmu pun baru sempat mas buka. O yah gimana persiapan untuk mudiknya apa sudah di persiapkan semua?"


" Sudah kok mas, Minggu kemarin sudah aku paketkan jadi gak banyak barang bawaan nantinya."


" Syukurlah nanti mas usahain bisa pulang bareng."


" Gak usah dipaksain mas, aku gak mau mas repot dan lelah bolak balik, o ya mas kapan balik ke hk?


" Maaf sayang mas sedang berada di Indonesia tepatnya di Kalimantan ada urusan mendadak tapi sudah beres kok.


" Loh, bukannya ke Singapura??" Tanya Mutia.


" Nanti mas ceritain Ok, sekarang sudah malam istirahatlah..!!"


" Iya mas, mas juga jaga kesehatan dan jaga diri yah assalamu'alaikum.


" Waalaikumsalam.


Mutia menutup setelah mengucapkan salam.


( makasih untuk pembaca setia jangan bosen yah walau ceritanya gak menarik)


😉😉😉

__ADS_1


__ADS_2