Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
19


__ADS_3

Monica sedang bersiap-siap untuk balik ke negara H, ia pun menghubungi momynya Daniel agar Daniel menjemputnya.


'' Maafin Tante ya Mon, Steve lagi keluar negeri jadi tidak bisa jemput kamu. Kamu bisa kan pulang sendiri.


'' Iya Tan, aku bisa kok pulang sendiri. ya udah Tan bye...


'' Sayang, dia gak bisa jemput jadi kita bisa pulang sama-sama.


'' Bagus lah.'' Ucap Simon.


………


Indonesia...


Sudah seminggu Daniel berada di kediaman neneknya.


" Grandma aku betah berada di Indonesia rasanya plong banget gak di kejar-kejar harus begini harus begitu sama momy.


'' Cucu grandma tidak boleh bicara seperti itu, dia adalah momy mu yang sudah melahirkan mu.


'' Aku tahu grandma.


'' Ya sudah habiskan sarapanmu dan cepatlah ke kantor kasihan Edo harus menangani perusahaan mu.


'' Baik grandma.


Daniel berpamitan dengan neneknya setelah mencium pipi neneknya ia pun menuju mobilnya si halaman mansion itu.


………


Hk


" Dad, bujuklah Steve agar mau bertunangan dengan Monica. Monica anak yang baik momy tahu karena dia anak dari sahabat momy." Pinta Ny.Rebecca pada suaminya.

__ADS_1


" Mom selama ini Dady tidak pernah melarang momy untuk mengatur hidupnya Steve tapi ini untuk masalah masa depan dan keluarga nya kelak biarlah Steve memilih pasangan hidupnya sendiri.


Dan lagi berhentilah menjodohkan Steve dengan Monica.


'' Dad,....


Tuan Robert meninggalkan istrinya yang masih dengan kekesalannya.


Drttt drttt


'' Hallo Mon, ada apa kamu menghubungi ku?...


'' ………


" Oh baiklah nanti sore saja yah Tante temuin kamu!?


"……


Mutia...


" Sudah seminggu tapi gak ada tanda-tanda orang yang sudah mengirimkan ponsel ini." Gumam Mutia yang masih mengharapkan ada kejelasan dari semua yang terjadi.


" Ahh sudah lama juga aku belum ngabari ortu di Indonesia, mumpung kerjaan dah beres aku coba telp uwa samping rumah deh tapi dimana yah no nya." Mutia mencari-cari kertas yang bertuliskan no telpon tetangganya.


'' Hmm ini dia Alhamdulillah..


Setelah beberapa saat terdengar nada sambung di hp Mutia...


'' Assalamu'alaikum dengan siapa ini??'' Jawaban dari seberang.


'' Waalaikumsalam Hallo uwa saya Mutia maaf mengganggu, apa kabar wa?


'' Oh Muti gimana kabar kamu disana nak ? uwa Alhamdulillah sehat, mau ngomong sama ibu mu yah?

__ADS_1


'' Iya wa, hmm bisa Panggilkan ibu Mutia sebentar gak wa!!


'' Bisa, ditunggu yah!


Tak berapa lama...


'' Hallo assalamu'alaikum Muti ini ibu nak?


'' Ibu waalaikumsalam. apa kabar Ibu maafin Mutia yah baru bisa ngasih kabar sekarang?


'' Alhamdulillah tenang rasanya ibu bisa dengar suara kamu nak.''


'' O ya Bu, nanti suruh bapak buka rekening yah Mutia mau kirim.


'' Apa gak sebaiknya kamu simpan aja nak itu kan uang kamu?


'' Tidak ibu, Mutia kan pengen nyenengin ibu juga bapak.


'' Ya sudah nanti ibu bilang sama bapak.


Setelah kurang lebih 1 jam berbincang Mutia pun mengakhiri teleponnya. Karena sudah waktunya untuk menjemput anak asuhnya Mutia keluar sambil membawa tas karena sekalian mau belanja di supermarket di lobi.


………


Daniel...


" Grandma lusa aku harus balik ke HK Lee bilang ada relasi yang ingin bertemu langsung dengan ku." Ucap Daniel disela makan malam dengan sang nenek.


" Iya cucu ku sebenarnya grandma masih sangat rindu sama kamu tapi cucu grandma bukan anak kecil lagi dia sudah dewasa bahkan sudah jadi pemimpin di perusahaan nya sendiri.


" Grandma sejak kecil hingga sekarang kenapa aku masih belum boleh memasuki kamar itu ada apa sebenarnya??


'' Hissss dasar anak nakal kamu belum saatnya nanti jika sudah waktunya tiba pasti kamu akan tau....

__ADS_1


__ADS_2