
'' Iya Ran, aku cuma bentar aja karena sudah ditunggu sama teman di taman dekat rumah gak enak kalo lama-lama.
'' Oh gitu, ya deh aku juga kan karena kita udah janji kalau salah satu kita ada yang libur nunggu disini.
'' Ya udah kita jalan-jalan bentar yuk kali aja ada yang nyantol. Ucap Mutia.
'' Hmm Muti kamu tadi ada urusan apa?
'' Oh gak ada cuma mastiin aja bayar potongan gaji.
'' Hmm gitu, ehh Muti lihat baju ini cantik yah murah juga cuma $20. Sambil berjalan di pasar dadakan yang setiap Minggu di sekitaran taman Victoria.
'' Kamu mau Ran? kita beli yah biar kembaran? ''
'' Cece ngo yiu liko Sam (Mbak saya mau baju ini)" Mutia memberikan 2 lembar uang $20.
" Rani ini buat kamu.
" Terimakasih ya Muti, udah gajian yah.
" Iya Alhamdulillah.
……
" Rani, kita ke lapangan yuk udah ditungguin lho. Ucap mba mba pada Rani.
" Iya sebentar, maaf ya Muti kalau kamu mau ikut gabung ayuk!
" Hmm gak dulu Ran aku juga udah ditungguin kok, Ok sampai ketemu lagi yah.
__ADS_1
" Hati-hati muti!
" Hm... " Mutia pun berjalan menuju stasiun mtr untuk pulang.
Entah di sengaja atau kebetulan Mutia memasuki gerbong dan duduk di bangku yang masih kosong tak berapa lama seorang pria duduk disampingnya.
" Hai kamu orang Indonesia?" Tanya pria itu yang sepertinya orang berkebangsaan Pa***t*n.
Deg...
Mutia menoleh pria disampingnya ada rasa takut karena saat ini dia libur sendiri dia mengedarkan pandangannya.
" Oh syukurlah masih ada orang Indonesia juga." Batin Mutia.
" Hmm iya aku orang Indonesia. maaf ya aku mau ke teman aku dulu." Mutia beranjak dari duduknya dan mendekati mba yang berdiri tak jauh dari duduknya.
" Hai mba?" Sapa Mutia.
Sepertinya pria itu belum patah semangat untuk mendekati Mutia. Tiba saat Mutia berganti kereta dia cepat-cepat keluar dan bergabung dengan kerumunan orang yang akan menaiki kereta juga.
" Alhamdulillah sepertinya sudah aman." Gumamnya.
Tak berapa lama Mutia sudah sampai di stasiun HangHau.
Mutia berjalan menuju taman O Ning mata nya mencari-cari keberadaan mba Vi dan Erna.
'' Mutia sini!! Seru Erna. Mutia pun berjalan ke arah dimana mba Vi dan Erna berada.
'' Cepat kali Mutia emang udah selesai yah urusannya?'' Tanya mba Vi.
__ADS_1
'' Udah kok mba, hmm udah beli cemilan yah, maaf yah aku gak bawa apa-apa.
'' Udah sih kaya sama siapa aja, kita kan teman sekarang.
'' Muti emang ada apa kamu ke kantor?'' Tanya Erna. '' Bukannya kalau kita bayar potongan udah majikan kita yah yang bayarkan?
'' Hmm iya sih tadi cuma mastiin aja.
'' Oh gitu.'' Uca Erna.
………
" Sir, sepanjang saya lihat nona tidak membeli ponsel." Ucap Lee di telpon.
" ……
" O ya sir tadi nona juga membuka rekening tabungan di bank BCA cabang kita yang ada di lantai 3.
" Baik sir...
Lee pun menuruti perintah atasannya untuk ke gerai ponsel, setelah mendapatkan apa yang di tuju Lee menyuruh pegawai toko membungkus kotak ponsel itu dan segera kembali.
………
Menjelang sore...
" Ehh kita keliling siongjiong ( Mall loby apartemen) yuk!? Ajak Erna.
" Emang kamu mau nyari apa Erna?" Tanya Mutia.
__ADS_1
" Gak ada jalan aja cuci mata heee...
" Hisss kamu ini kirain...