Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
Teman baru


__ADS_3

Jam 8 malam Mutia sampai di stasiun Yang Hau hanya butuh jalan sebentar saja sudah sampai ke apartemen majikannya tapi karena masih ada sisa waktu liburnya ia gunakan untuk duduk-duduk sebentar di tempat duduk yang ada di luar stasiun.


'' Sendirian aja ya mba? Tanya si mbak yang diperkirakan umurnya sudah kepala tiga. Sebenarnya gak sendiri banyak BMI yang lainnya yang sama seperti Mutia menunggu waktu pulang.


'' Eh iya mba sambil nunggu waktu pulang aja, mba juga? di mana mba tinggal?


'' Itu''. Mba itu menunjuk gedung di seberang stasiun yang kisaran tingginya hanya sampai 40 an lantai.


'' Kalau mba nya? Tanya si mba balik.


'' Panggil aja namaku mba, aku Mutia. Ucap Mutia memperkenalkan dirinya.


'' Aku Vivi. Ucap mba Vivi.


'' Aku tinggal di gedung ini mba Vi.


'' Oh kita dekat juga yah.


'' Iya. Jawab Mutia.


Beberapa menit kemudian datang lagi mba-mba duduk disebelah kami.


'' Permisi mba numpang duduk yah. Ucapnya.


'' Iya silahkan mba, dari mana? Tanya mba Vi.


'' Kenalan dulu mba namaku Erna.


'' Aku Mutia dan ini mba Vi.


'' Aku dari Saikung mba jadi habis dari sini harus naik siupa (Mini bus) untuk sampai rumah. Ucap Erna yang seumuran dengan Mutia.


" O yah mba Vi sudah lama disini? Tanya Erna yang seakan pertanyaan itu juga yang ingin Mutia tanyakan.


'' Aku baru 4 bulan kamu Mutia? Erna?

__ADS_1


'' Aku juga baru mba Vi, 5bulan.'' Ucap Erna.


'' Kalau aku baru mba 3mingguan. Ucap Mutia.


Obrolan berakhir ketika jam 8:45 karena Erna harus ke pasicam (terminal bus).


" Mba Vi, Mutia aku duluan yah?


'' Iya, hati-hati.'' Jawab Mutia dan mba Vi.


'' Mba Vi aku juga mau naik lah udah jam nya.


'' Iya yuk. Mutia dan mba Vi berpisah karena sudah jam nya pulang.



***


Daniel baru pulang dari mengantar Monica ke apartemen nya, dia terpaksa menuruti kemauan momy nya karena tidak mau membuat momy nya kecewa walau harus mengorbankan perasaannya.


'' Huft.... Rasa-rasanya ingin balik aja ke Indonesia, tapi sidia juga berada di negara ini...arghhh. Daniel meremas rambutnya bingung.


Drttt drttt


'' Hallo Lee ada apa?? Ucap Daniel malas.


'' Sorry sir Jo Lei yausik ( maaf tuan mengganggu istirahatmu). Mengenai meeting besok Anda harus bisa datang lebih awal karena mereka ingin meetingnya di daerah KwunTong.


" Ok.


***


Pagi hari menyapa seperti biasa aku dengan segudang aktivitas dari bangun pagi melaksanakan sholat subuh dan menyiapkan bekal makan untuk sang majikan yang akan dibawa ke tempat kerjanya.


" Cousan Dadai. "( Selamat pagi nyonya). Ucapku menyapa majikan.

__ADS_1


" Cousan Mutia, Lei kanju Fen lah. Baik nya majikanku setelah aku selesai menyiapkan bekal makan siang nya dadaiku malah menyuruh aku tidur lagi.


Kedua majikanku sudah berangkat bekerja dari jam 7 pagi, karena anak asuhku sekolahnya jam 12 jadi aku pun lanjut untuk tidur.


Jam 10 aku bangun karena Yeo minta minum susu, setelah aku buatkan susu perlahan aku mulai mengerjakan tugas-tugas ku hingga malam menjelang.


***


Sementara itu, nyonya Rebecca baru pulang sehabis mengantar suaminya Robert Steve ke bandara untuk menangani bisnisnya yang berada di England.


" Sayang kamu dimana? Tanya Ny.Rebecca di telpon.


" Aku baru selesai meeting mom, ada apa?


" Hei son, bicaralah lembut sedikit dengan momy mu!!


" Iya maaf ada apa momy sayang?


" Jam 1 harus sudah sampai di restoran xxx kita makan siang bersama.


" Baik mom.


Daniel menutup panggilan dari momy nya.


" Lee aku minta tolong yah, handle kerjaan ku di kantor ku yang xxx.


" Baik sir, Anda bisa percayakan pada saya.


" Terimakasih, aku akan ke tempat momy. Dengan malas Daniel melangkah.


" Sir apa tidak sebaiknya Anda menggunakan mobil?


" Tidak aku ingin bersantai sejenak menggunakan mtr saja.


". Baiklah sir terserah anda.

__ADS_1


__ADS_2