Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
Bab 70


__ADS_3

'' Assalamualaikum...'' Kamila datang jam 9 pagi di rumah Bu Salma sambil membawa pesanan.


'' Waalaikumsalam, Eh Mila mari masuk nak..!''


'' Terimakasih Bu ini pesanannya.'' Kamila meletakkan kue-kue itu di atas meja.


Tak berapa lama Syarif keluar dari kamar nya dengan Nuri berjalan disampingnya.


'' Bibi Mila....'' Panggil Nuri dan mendekati Kamila.


Syarif sekilas memandang Kamila kagum ternyata gadis itu jauh lebih anggun dipandang dari dekat.


'' Bu, memangnya ibu mau ngadain acara apa sampai pesan kue-kue sebanyak ini.?'' Tanya Syarif hendak mengambil salah satu kue di meja lalu tangannya di tepis oleh ibu nya.


'' Kenapa Bu aku kan mau nyicipin juga.?''


'' Udah ada tuh di meja makan sana ini untuk acara nanti.''


Syarif berjalan ke meja makan dan duduk sambil memakan kue buatan Kamila.


'' Humm enak juga kue-kue ini....'' Gumam Syarif.


Tiba-tiba ponsel Syarif bergetar terlihat nama mantan istrinya menelpon.


'' Yuni....'' Dengan mengerutkan dahi nya.


Di telpon


'' Assalamualaikum mas Syarif, apa kabarnya?''


'' Waalaikumsalam..Yuni, ada apa,...'' Jawabnya.

__ADS_1


'' Mas maafin Aku yah, bisa kah kita bertemu...?


'' Maaf Yun, ...''


'' Tolong mas, aku sangat merindukan Nuri apa dia baik-baik saja.?''


'' Selama ini kamu kemana aja, baru inget kalau punya anak?''


'' Mas, aku...? Kata-kata Yuni di potong langsung...


'' Maaf Yun aku sibuk, jika ingin bertemu dengan Nuri kamu datang sendiri... Assalamualaikum.


Syarif langsung menutup teleponnya dan mendapati ibu nya sudah berada disampingnya.


'' Ibu...'' Kaget Syarif. '' Sejak kapan ibu disini?''


'' Mau apa mantan istrimu menelpon?'' Selidik sang ibu.


'' Ibu tidak mengizinkan kamu menemuinya jika dia merindukan putrinya harus nya dia yang datang kemari.''


'' Ibu tenang yah, aku tidak akan pergi kesana untuk menemui nya.'' Hibur Syarif.


'' Baguslah.


'' Apa Mila sudah pulang bu?''


'' Belum dia masih maen sama Nuri, sepertinya mereka sangat cocok, jadi kapan kamu akan melamar mika?''


'' Uhuk-uhuk ibu...'' Terkejut.


'' Kenapa?'' Ibu Salma melihat rona malu di wajah anak laki-laki nya..

__ADS_1


'' Bu, aku harus berangkat sekarang...'' Elak Syarif menghindari pertanyaan dari ibu.


'' Sekalian sama Kamila saja dia juga katanya akan ke toko untuk belanja..!'' Saran ibu nya.


'' Hisss ibu ini...'' Syarif bergumam mau tak mau ya harus bareng.


Syarif berjalan menuju ruang tamu dana anaknya sedang bermain dengan Mila.


'' Nuri jangan gitu donk kasihan bibi Mila pasti capek mangku Nuri terus.'' Ucapnya.


'' Tidak apa-apa mas namanya juga anak-anak.'' Mila menanggapi ucapan Syarif.


'' O ya dek kata ibu, kamu mau ke toko ayo sekalian barrng!'' Ajak Syarif mulai memberanikan dirinya.


'' Apa gak merepotkan mas, tidak usah saja aku bisa sendiri kesana...''


'' Tidak merepotkan ayo...!''


'' Nuri main nya nanti sama nenek yah, bibi kan harus belanja untuk bikin kue-kue kesukaan Nuri...!'' Ajak Bu Salma yang sudah berada di antara mereka.


'' Kalau begitu saya permisi dulu ya Bu...?''


'' Iya hati-hati yah kalian di jalan...?''


'' Bu Syarif berangkat dulu yah...?''


'' Iya nak, hati-hati jangan ngebut bawa motornya...!''


Syarif mengendarai sepeda motor nya menuju ke toko, sepanjang jalan banyak orang yang melihat dan tidak senang.


'' Mas, maafin Mila yah gara-gara mila, mas jadi di pandang tidak suka.''

__ADS_1


'' Tidak usah hiraukan tatapn mereka dek...!


__ADS_2