Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
40


__ADS_3

Indonesia kampung Kendal


Pagi itu...


'' Pantes rumahnya bisa cepet cantik yah, ternyata anaknya diluar negeri sana jadi wanita pangg****n.'' Ucap ibu-ibu yang sedang berbelanja di warung.


'' Ya Allah sabarkan hati hamba, ibu percaya sama kamu nak.'' Batin ibu Mutia yang saat itu mau belanja juga.


***


" Kenapa bu pulang dari warung kok mukanya masam gitu?'' Tanya bapak.


'' Ibu makin tidak tenang pak, tetangga makin keterlaluan mulutnya.''


'' Jangan didengerin Bu, ibu percaya kan kalau Mutia tidak serendah itu??'' Ucap pak Hamid lagi.


'' Iya pak, ya sudah ibu masak dulu ya pak.


🌸🌸🌸


Daniel sudah hampir masuk ke dalam McDonald's tanpa sengaja ia melihat mantan momy nya sedang duduk dengan perempuan yang tengah hamil besar.


'' S Steve...'' Ucap Ny.Rebecca pandangan nya mengarah ke arah dimana Daniel menuju kearahnya.


Monica mengikuti arah pandangan mantan momy nya Daniel itu.


Perlahan Ny Rebecca bangun dari duduknya, Daniel terus melangkah dan tak menghiraukan keberadaan Monica dan Ny Rebecca.


Sedangkan di meja Mutia mereka belum menyadari kalau Daniel sudah berada di sana.


'' Sabar ya Muti, lambat laun pasti kabar itu akan hilang dengan sendirinya.

__ADS_1


'' Iya tapi aku jadi kepikiran bapak sama ibu pasti sangat terganggu dengar itu semua.'' Ucap Mutia dengan wajah sedihnya.


Tanpa disadari Daniel yang mendengar percakapan Mutia dan Sri jadi kepikiran sedang ada masalah apa sama kekasih itu.


'' Sayank..., selamat pagi semua??'' Sapa Daniel membuat kaget diri Mutia.


'' Mas ayo duduk, mau sarapan apa biar aku pesankan.


'' Tidak kamu duduk aja dek...!


Ny Rebecca mendatangi tempat duduk mereka...


'' Son, maafin momy...tolong bujuklah Dady agar mau menerima momy kembali.


Semua terkejut dan melihat ke arah wanita paruh baya yang memohon dan memegangi lengan Daniel.


'' Mom, maaf Daniel tidak mau ikut campur urusan momy dan Dady, Daniel juga berterimakasih selama ini secara tidak langsung momy sudah ikut membesarkan Daniel.


'' Maaf mom, Dady sudah tidak tinggal disini lagi.'' Daniel sedikit berbohong sebenarnya dia juga tidak mau menerima mantan momy nya rujuk dengan Dady nya.


'' Dimana Dady son???


'' Dady sudah tinggal dengan grandma di Indonesia.


'' Deg... huft malas banget kalau harus tinggal si nenek tua itu.'' Batin Ny Rebecca.


'' Maaf tolong bisa tinggalkan meja kami!...'' Sela Daniel.


'' Maafin momy son...'' Monica tidak punya keberanian untuk mendekati Daniel, Ny Rebecca pun mengajak Monica pergi dari situ.


Mba Vi dan Sri yang berada di sebelah Mutia bertanya-tanya tentang siapa wanita tadi dengan dagu yang diangkat ke arah Mutia.

__ADS_1


'' Kalian pasti bingung dengan wanita tadi, jangan heran dia mantan ibu tiri ku.


Mutia, mba Vi dan Sri hanya berlaku oh ria dan tidak berani bertanya lebih.


'' Tan, kok Steve dekat sama para kungyan dari Indonesia itu sih?? Tanya Monica.


'' Tante juga gak tau Mon, Tante juga malas kalau harus balikan lagi sama Dady nya yang sekarang ini sudah tinggal bersama si nenek sihir itu.


'' Maksud tante??


'' Iya Steve bilang dia sudah tidak tinggal di sini lagi tapi di Indonesia.


Sementara itu...


'' Dek, kenapa gak ke apartemen??


'' Iya habis dari sini ya mas, o ya Sri kamu mau ikut kan biar tahu soal mas Daniel dan kalian gak beranggapan buruk soal aku?


'' Mutia selama ini aku tidak pernah menganggap buruk soal kamu, aku percaya kok, iya kalau boleh aku juga ikut.'' Ucap Sri.


'' Mutia kamu lagi ada masalah??'' Tanya mna Vi, Daniel pun sebenarnya penasaran tapi berusaha menahan nya.


Selesai sarapan mereka menuju ke parkiran dimana mobil Daniel berada.


Tak berapa lama mereka pun akhirnya sampai di lobby apartemen Daniel.


'' Dek, kalian masuk aja dulu mas ada keperluan sebentar.


'' Iya mas.'' Jawab Mutia dan melangkahkan kakinya masuk kedalam


Sedangkan Daniel menelpon asistennya yang berada di Indonesia untuk mencari tahu masalah apa yang menimpa kekasihnya sehingga terlihat sedih dan murung.

__ADS_1


__ADS_2