Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
Bab 50


__ADS_3

******


'' Mam.....aku pulang..?'' Teriak Ferra yang masih bersikap manja pada orang tuanya.


'' Hmmm....anak mama sudah pulang gimana jalan-jalannya?'' Tanya Mama Ferra


'' Sudah pasti seru donk mam.'' Jawab Ferra.


Semenjak kejadian malam itu dua hari kemudian Ferra langsung pulang ke Indonesia.


'' Ferra sayang, Mama pergi dulu yah ada arisan sama teman-teman mama, kalau ada apa-apa panggil aja si mbo...!


'' Mama baru aja aku balik masa iya ditinggal lagi.


'' Iya sayang maafin Mama yah, kamu kan bisa panggil teman-teman kamu atau kamu cuci mata pergi ke mall.'' Ucap mamanya yang hari-hari sibuk dengan urusan nya sendiri begitu juga dengan papa nya.


'' Huft....'' Dengus Ferra.


*****


" Ferr...dimana kamu?" Gumam Sam yang selalu memikirkan kejadian itu, Sam bekerja pun tidak tenang dia takut terjadi apa-apa pada Ferra.


" Sam kamu kenapa, kamu gak sehat?" Tegur temannya yang profesinya sama dengan dirinya.


'' Ahh.... tidak ada, mungkin butuh refresing aja.'' Jawab nya sambil mengaduk masakan di depannya.


'' O ya Jhon kalau aku ambil cuti kira-kira bos ngasih gak yah?'' Tanya Sam pada teman seprofesi.


'' Tumben banget loe Sam emang ada masalah apa?'' Selidiknya.

__ADS_1


'' Iya entah kenapa berapa hari ini aku kepikiran rumah di Indonesia.''


'' Apa ada sesuatu yang terjadi pada keluarga mu Sam??


'' Entahlah aku rindu ibu dan dua adikku sudah beberapa tahun aku tidak pulang.


@@@@


Mutia baru sampai di apartemen majikannya, ia bergegas menyelesaikan pekerjaan agar tidak telat menjemput Yeo di sekolah.


Sedangkan siang itu Daniel pergi ke salah satu restoran nya.


" Gimana laporan bulanan pendapatan di sini Om?" Tanya Daniel pada orang kepercayaan yang dia tugaskan direstoran tersebut.


" Sangat bagus bulan ini pengunjung restoran kita semakin meningkat apalagi ada menu baru yang membuat pelanggan ketagihan.


" Syukurlah, aku percaya sama Om." Daniel mencoba berkeliling disekitar restoran nya tak sengaja mendengar percakapan pegawainya.


" Selamat siang tuan, apa ada yang bisa kami bantu?" Tanya Jhonny.


Saat itu Sam masih belum menyadari kalau restoran tempatnya bekerja adalah milik sahabat nya waktu kuliah.


" Seperti tidak asing apa aku mengenalnya?" Batin Daniel yang sedang memperhatikan Sam.


Sam yang merasa sedang diperhatikan menoleh ke samping dan...


'' Daniel.....,'' Gumamnya dan menghentikan pekerjaannya.


'' Heii... apa aku mengenalmu??'' Daniel mendekati Sam.

__ADS_1


'' Hai Daniel, yah dulu kita satu universitas dan juga satu kelas tapi karena terkendala biaya aku memutuskan untuk berhenti kuliah dan akhirnya aku bekerja disini.'' Ucap Sam panjang lebar.


'' Oh ya sedang apa kamu disini Dan??'' Sam belum tahu kalau Daniel pemilik restoran tempatnya bekerja.


Jhonny yang tahu langsung berbisik.


'' Hei, dia bos kita pemilik restoran ini.'' Bisiknya.


'' Oh maaf tuan saya tidak tahu kalau Anda pemilik restoran tempat saya bekerja.


'' Heii tidak usah seformal itu biasa aja bukankah kita teman?''


'' Terimakasih tuan.'' Ucap Sam lagi.


'' Oh ya Sam, sehabis ini temui aku yah di ruangan manager !!


'' Baiklah Dan, aku selesaikan ini dulu.'' Ucap Sam mengacungkan tangannya yang sedang memegang sayuran.


Daniel menuju ruangan tempat kerja sang manager restoran nya.


Setelah beberapa lama menunggu terdengar suara ketukan pintu.


Tok tok tok


'' Masuk...!!! Seru Daniel.


'' Duduklah Sam! Sam pun mendaratkan tubuhnya di kursi yang sudah tersedia di depan Daniel berhalang meja kerja sang manager.


" Sam, sudah berapa lama kamu kerja di sini? Tanya Daniel mengawali pembicaraan nya.

__ADS_1


" Kurang lebih dua tahun ini, setelah berhenti kuliah." Jawab Sam sesingkat-singkatnya.


" Maaf sebelumnya Dan, sekalian mumpung kamu sebagai pemilik dari restoran berada disini, apa aku boleh mengajukan cuti?" Tanya Sam ragu...?


__ADS_2