Kisah Cinta Dua Negara

Kisah Cinta Dua Negara
#Bab84


__ADS_3

Thailand Hospital


'' Dokter gimana dengan keadaan tuanku?'' Tanya Lee yang berdiri di depan pintu ruangan tempat Daniel dirawat.


'' Pasien masih belum ada perubahan dia masih koma dan belum tahu kapan akan sadar. '' Terang sang dokter setelah menjelaskan detail tentang Daniel dan melangkah pergi dengan Lee yang masih melihat Daniel dari balik kaca ruangan Daniel.


'' Tuan cepatlah sadar aku bingung harus apa pasti perusahaan sedang kacau karena tidak terurus.'' Gumam Lee, beberapa hari yang lalu Lee mengabari sang Grandma dan berharap sang nenek bisa membantu, tapi alangkah terkejutnya ternyata grandma sedang kritis juga di rumah sakit.


Perusahaan yang grandma dirikan kini dipegang oleh asisten pribadi kepercayaan grandma sehingga Mr Robert tidak bisa mengutak atiknya.


***


***


Genap sebulan sudah Daniel dirawat di rumah sakit negara Thailand kondisinya sedikit ada perubahan tapi ia masih belum sadar dari koma nya.


Lee terpaksa pulang ke HK dan memberi penjagaan yang ketat untuk Daniel dari bantuan rekan bisnisnya yang Setia pada perusahaan Daniel.


Karena tidak menjumpai istri tuannya di apartemen Lee langsung terbang ke Indonesia untuk menjenguk sang grandma.


***


Indonesia


" Grandma apa kabar mu, gimana kondisi grandma sekarang ?"

__ADS_1


Grandma terlihat lebih segar, ia sekarang duduk di kursi rodanya dengan ditemani para asisten rumah tangga nya.


" Dasar cucu kurang ajar baru sekarang ingat untuk jenguk nenek tua ini hah... " Ucap grandma berlagak marah.


" Mana cucuku satu lagi apa dia tidak ikut?"...


" Grandma Lee minta maaf baru sekarang bisa pulang ke Indonesia, sebenarnya selama sebulan ini... " Lee menjeda ucapannya ia khawatir kondisi grandma akan kembali memburuk.


" Kenapa diam dimana cucuku satunya huh... ?"


" Grandma, Daniel... Daniel masih belum sadar dari koma nya... "


" Apaaa....jadi, "


" Iya grandma, Daniel masih koma dan masih berada di negara T.


" Grandma tidak perlu khawatir aku sudah beri penjagaan yang ketat." Ucap Lee dan sedikit membuat grandma tenang.


" Benar-benar anak durhaka kamu Robert, sama ibu kandung dan anak kandungmu sendiri saja tega mencelakai. ibu tidak habis pikir karna uang kamu bisa seperti ini." Gumam grandma.


" Lee apa kamu sudah memberi kabar pada Mutia?"


" Sepertinya nona sudah balik ke Indonesia grandma karena apartemen sepi."


" Yah, anak buah grandma pun ngasih kabar ke grandma waktu itu, karena grandma takut dia akan di celakai oleh nya." Ucap grandma.

__ADS_1


" Grandma, Lee harus gimana, keselamatan nona juga dipertaruhkan sekarang."


" Kamu Benar Lee, kamu jemputlah dia grandma juga sangat khawatir."


" Grandma, sebenarnya Daniel membutuhkan semangat dari nona agar dia cepat sadar dari komanya."


Keesokan harinya pagi-pagi buta Lee berangkat ke kota kelahiran istri dari bosnya.


Setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam Lee sudah sampai di kediaman Mutia.


'' Bu, sepertinya ada mobil berhenti di depan rumah?'' Mutia yang sedang beristirahat sambil menonton TV pun ikut bangun dan berjalan bersama ibu menuju kedepan.


'' Lee... '' Gumam Mutia.


'' Nak bukankah dia... ''


'' Iya bu dia asisten mas Daniel, apa mas Daniel juga audah pulang tapi kenapa tidak memberikan kabar padaku. '' Ucap Mutia dan masih di dengar ibu nya.


'' Selamat sore ibu dan nona.''


'' Selamat sore Lee, dimana mas Daniel apa dia datang nuga?'' Tak sabar Mutia ingin tahu keadaan suaminya.


'' Nak, sebaiknya biarkan tamunya masuk dulu.'' Ucap ibu.


'' Oh, mari masuk Lee... !''

__ADS_1


'' Terimakasih nona.''


__ADS_2