
'' Tante kapan nih aku bisa bertunangan dengan Steve, sebentar lagi kan aku akan balik?'' Tanya Monica di telepon.
'' Sabar sayang gak lama lagi kamu pasti akan bersanding dengan anak Tante.
'' Benar ya Tan?
'' Iya, gimana pemotretan nya? Apa sudah selesai?
'' Iya Tan, mungkin dua hari lagi aku balik ke Hk.
'' Tante tunggu yah.'' Ny.Rebecca mengakhiri teleponnya.
……
" Sayang, kalau kamu bertunangan dengan laki-laki itu gimana dengan aku ?? Ucap laki-laki yang berbaring di samping Monica.
" Sayang kamu tetap di hati aku, kamu tau kan kalau aku tidak benar-benar menyukai nya aku hanya ingin memanfaatkan kekayaan nya saja, apalagi si tua bodoh itu dengan mudah nya aku rayu." Seringai licik di wajah Monica.
………
Pagi itu ayah Daniel yang berada di England, akan melakukan meeting dengan koleganya.
Tuan Robert dengan didampingi asistennya menuju ruangan yang sudah di sewa untuk mengadakan pertemuan.
'' Itu seperti Monica tapi dengan siapa dia disini?, ah mungkin dia managernya.'' Gumam tuan Robert.
Setelah selesai dengan meetingnya tuan Robert menuju kamar hotelnya untuk beristirahat, ketika akan masuk ke dalam lift sekali lagi tuan Robert melihat Monica sedang bermesraan dengan laki-laki yang di lihatnya tadi ketika akan meeting.
'' Dasar ja**** rupanya seperti ini kelakuannya di luaran." Makinya dalam hati.
…
__ADS_1
" Sayang ayo kita lanjutkan ke kamar. .!! Pria itu membopong tubuh Monica dan masuk ke kamar hotelnya.
'' Ahkk... Simon kau memang the best.'' Desah Monica disela aktifitas ran***gnya.
" Cihhh.... Pantas saja anakku tidak mau di sandingkan dengan iblis betina ini. Ucap tuan Robert lirih dan masuk kamar nya.
……
Kita ke Daniel....dulu
" Son momy sudah merencanakan pertunangan mu dengan Monica setelah dia balik dari England.
" Uhukkk...hukk...." Daniel tersedak mendengar perkataan momynya.
" Mom, apa aku gak salah dengar??
" Son, momy ingin kamu segera menikah dengan calon pilihan momy yaitu Monica titik. Ucap momy kesal.
Drtt drttt
'' Sudah mom, Dad lagi istirahat siang di hotel. momy lagi ngapain sudah makan malam?
'' Iya ini sedang makan malam dengan Daniel biasa dia selalu menolak maunya momy jadi tidak pernah akur Dad.
'' Hmmm sudah lah mom mungkin dia punya alasan tertentu kenapa dia selalu menolak. biarkan dia memilih jalannya sendiri.
'' Dad, apa kamu juga sekarang membela Daniel dan tidak mendukung momy lagi????
'' Ha-ha-ha sudahlah Mon Dad mau istirahat siang dulu. lusa Dady pulang.
'' Hmmm....'' Mematikan panggilan dari suaminya.
__ADS_1
'' Mom Daniel ke kamar dulu.'' Ucapnya dan pergi ke kamarnya.
Setiap Dady nya perjalanan bisnis maka Daniel akan menyempatkan waktu untuk menemani momy nya karena kasihan jika momy nya harus sendiri, asistennya yang dari negara Philipina juga sedang cuti pulang ke negaranya.
'' Daniel momy tidak suka penolakan.'' Serunya tapi tidak ditanggapi oleh anaknya yang langsung menutup kamarnya.
'' Huffft.... sampai kapan Muti kita akan berjumpa.'' Gumamnya, sebenarnya Daniel sanggup untuk menjemput Mutia dan mengganti rugi berapapun tapi dia tidak mau egois biarlah berjalan dengan sendirinya.
Tanpa terasa Daniel sudah ke alam mimpi.
………
Hari Senin pagi menyapa, seperti biasa mutia dengan aktifitas nya yang padat.
Hingga menjelang sore kedua majikannya yang sudah pulang dari kantor kerjanya.
Ting tong
" Hallo leitei fanlei lah ( halo kalian sudah pulang)." Ucap Mutia yang menyambut kepulangan majikannya.
" Muti apa makan malam sudah siap gimana kabarnya Yeo?
" Momy, Dady ." Teriak Yeo " mom look my book. Mengacungkan buku kehadapan momy nya.
" Wow pintar nya anak momy."
" Ya, Mutia Cece yang ajarkan. Ucap gadis kecil itu.
Majikan perempuan Mutia meletakan sebuah kotak yang terbungkus rapi di atas nakas dekat pintu dapur.
" Dadai makan malam nya sudah siap.
__ADS_1
" Oh Ok.
Selesai makan malam...