Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 106 S2


__ADS_3

Beberapa hari ini kelima anak Joaquin dan Noura tengah disibukkan dengan urusan kantor yang sebentar lagi akan mereka pimpin.Gaffi sudah mulai aktif di rumah sakit sebagai presiden direktur juga tenaga medis sebagai dokter spesialis saraf. Tentu saja dia bersama dengan Bellvania, sang istri yang juga seorang dokter spesialis mata. Sungguh kebetulan atau karena campur tangan Galen, posisi dokter spesialis mata di JN HC hospital milik JN group kosong, sehingga Bellvania dapat mendapat posisi itu tanpa saingan.


Gafar si pemarah pun sudah menguasai kantor hukum yang berada di bawah naungan JN group, dan akan menjadi pimpinan dari semua pengacara yang menjadi kuasa hukum di JN group. Namun yang menjadi masalah di kantor hukum ini adalah, apakah seluruh karyawan dan pengacara bisa menahan amarah dari seorang Gaffi jika benar mereka mendapat masalah atau berbuat kesalahan.


" Apa mata kalian buta? Atau kalian memiliki kelainan sehingga tidak bisa membaca? Atau kalian ini malas sehingga tidak mau membaca, perlukah saya mengirim kalian sekolah lagi? " sentak Gafar di hari pertamanya kerja.


Semua orang yang bekerja di bawah naungan tentu saja kaget bukan kepalang, pimpinan mereka ternyata adalah seekor singa jantan yang suka mengaum. Namun meski begitu mereka semua menghormati pimpinan baru mereka itu.


Ghadi de Niels, adalah anak yang paling polos tentang kehidupan tapi paling rakus jika urusan makanan, dipercayakan untuk memimpin jabang JN group yang bergerak dibidang makanan. Ada perusahaan makanan dengan hasil frozen food, juga ada restoran-restoran yang tersebar di beberapa negara di beberapa benua juga.


Joaquin pikir jika anaknya satu ini bekerja dilingkup makanan, makan putranya yang gemar makan ini akan semangat. Dan benar saja, pria tampan dengan tubuh atletis meski sering sekali makan itu merasa senang karena memimpin perusahaan yang bergerak di bidang makanan itu.


Sedangkan si bungsu, Geya de Niels mendapat kepercayaan untuk memimpin JN Sky Entertaiment. Anak perusahaan JN group yang ini bergerak di bidang industri hiburan dan pertelevisian. Kebetulan Geya memang sangat berbakat di bidang seni, jadi dia dengan sendirinya memilih ingin memimpin perusahaan ini. Joaquin bangga karena anak perempuan satu-satunya, selain pandai juga sangat pengertian pada orang tuanya.


Galen yang paling dibuat pusing karena dia memimpin pusat dari JN group sendiri. Karena kemampuannya di atas saudaranya yang lain, bahkan bisa dibilang dia itu jenius di atas jenius hingga membuat daddy nya ini mengurusnya memimpin kantor pusat. Kepandaiannya dalam melihat peluang bisnis juga kepemimpinannya sudah tidak perlu diragukan lagi.

__ADS_1


" Sayang, apa tidak terlalu cepat anak-anaknya langsung terjun ke perusahaan setelah kembali dari petualangan hidup mereka? " tanya Noura yang khawatir anak-anaknya merasa terbebani karena diminta oleh suaminya ini untuk segera mengurus perusahaan.


" Jangan khawatir, aku tidak melepas pengawasan pada mereka berlima. Dan setahu naluri mereka sebagai anak seorang pebisnis, pasti akan membuat mereka lama-lama terbiasa. Aku akan selalu memberikan bantuan kepada mereka. Jadi tenang saja ya. " jawab Joaquin menenangkan Noura yang terlihat begitu khawatir.


" Syukurlah kalau kau masih memantau mereka meski sudah tidak aktif di perusahaan. " ujar Noura sedikit tenang, nantilah dia akan bertanya pada anak-anaknya tentang hari pertama mereka semua ke kantor kecuali Galen tentunya, karena anak sulung mereka ini sudah dari beberapa hari yang lalu masuk ke kantor.


Di kantor CEO JN group, Galen nampak sibuk dengan berkas-berkas sampai tiba-tiba ada suara pintu ruangannya diketuk dari luar. Galen pun meminta orang tersebut masuk ke dalam ruangannya. Ternyata itu adalah Miles Done, asisten pribadi dari seorang Galen de Niels.


" Ada apa Miles? " tanya Galen.


" Tuan, ini adalah beberapa hal yang Anda minta saya siapkan untuk acara dua hari lagi. " Miles menyerahkan ipad yang sudah berisi semua persiapan yang sama seperti apa yang diinginkan tuannya itu.


" Sudah tuan. Mereka akan datang besok. Saya juga sudah menyiapkan tempat untuk mereka tinggal selama disini. " lapor Miles.


" Oke thank you. Kau bisa kembali melanjutkan pekerjaan mu. " titah Galen.

__ADS_1


Miles pun segera undur diri dari ruangan tuannya, untuk kembali mempersiapkan acara yang akan diselenggarakan dua hari lagi itu. Acara yang akan menjadi awal dari semua anak-anak Joaquin dan Noura menjalani hidup yang memang sudah menjadi takdir mereka kedepannya.


Di rumah sakit yang merupakan milik dari JN group, nampak Gaffi sedang memimpin jalannya rapat bulanan yang biasa dilakukan untuk mengetahui semua yang berhubungan dengan rumah sakit selama satu bulan. Kebetulan kali ini memang ada sedikit masalah yang sedikit serius. Masalah yang baru diketahui Gaffi yaitu mengenai pembangunan gedung yang akan digunakan untuk melayani pasien yang tidak memiliki biaya dalam melakukan pengobatan.


Banyak direksi rumah sakit yang menolak keputusan itu. Hal ini bisa memberikan dampak yang buruk bagi rumah sakit karena pemasukan dan pengeluaran akan sangat pincang. Bagi mereka rumah sakit merupakan sebuah sarana dalam berbisnis, bukan untuk kemanusiaan. Gaffi cukup tersinggung mendengar beberapa dewan direksi mengucapkan hal tersebut.


" Apakah itu yang kalian pikirkan selama ini tentang rumah sakit milik keluarga kami? Hanya sebuah sarana untuk berbisnis? Sungguh sangat membuat saya terkejut bukan main." sarkas Gaffi.


" Bukan begitu tuan, tapi apa yang kami katakan ini adalah sebuah kenyataan. Kegiatan rumah sakit tidak akan berjalan dengan baik jika kita melakukan ini semua. Butuh uang untuk kita bisa mengoperasikan sebuah rumah sakit tuan. Jika sebagian dari penghasilan kita dilimpahkan untuk pengobatan gratis, maka pengoperasian pengobatan reguler akan mengalami kendala." sanggah direktur bagian bedah.


" Saya setuju dengan apa yang direktur bagian bedah katakan tuan. Anda baru kali ini bekerja di rumah sakit swasta yang besar seperti ini, anda pasti belum paham dengan pengoperasian sebuah rumah sakit agar semua yang berada di dalamnya berjalan dengan lancar." ujar direktur bagian umum.


" Apa kalian juga mengatakan ini pada daddy ku?" tanya Gaffi. Semua peserta rapat ini terdiam.


Keputusan untuk membangun gedung yang dikhususkan kan bagi masyarakat yang tidak mampu agar mendapatkan pengobatan gratis ini memang usulan dari Joaquin. Rumah sakit swasta jelas pasti lebih mahal pengobatan dari rumah sakit negara. Yang menjadi pertimbangan Joaquin adalah,tenaga medis di rumah sakit miliknya merupakan tenaga medis terbaik. Maka akan sangat disayangkan jika sampai kemampuan mereka itu tidak bisa dirasakan oleh rakyat yang kurang mampu, hingga tercetuslah ide ini.

__ADS_1


" Kami harap nada akan membantu kami menyampaikan pada tuan besar." ujar perwakilan dokter yang sukses membuat Gaffi melongo.


" Kalian gila? Kalian ingin agar kepala ku digantung daddy dengan menjadi wakil kalian menyampaikan penolakan pada rencananya. Mohon maaf, saya denan tegas menolak." ujar Gaffi lantang.


__ADS_2