
Setelah perbincangan para pria itu selesai mereka langsung menemui pujaan hati Masing-masing. Mereka bertiga berjalan ke arah dapur, betapa bahagianya mereka melihat ketiga wanita yang mereka cintai tengah membuatkan mereka sarapan. Rasanya benar-benar bahagia memiliki istri yang menyayangi mereka.
" Selamat pagi cantik. " Joaquin mendekati Noura lalu memeluknya dari belakang.
" Pagi suamiku. " balas Noura. Sekarang ini Noura sudah berbalik dan memberikan kecupan di bibir Joaquin.
" Ekhem...... Jangan terlalu manis di pagi hari. Nanti kalian kena penyakit gula. " seloroh daddy Adeard.
" Bilang saja daddy iri. Tuh mommy, anda bisa puas melakukan seperti kami. " balas Noura.
Semuanya tertawa, pagi yang indah ini akhirnya bisa dirasakan oleh Noura. Dua bulan lebih dia menunggu, dan kesabarannya membuahkan hasil. Mereka berenam mulai sarapan, sambil sesekali melontarkan candaan untuk menggoda lainnya.
Joaquin memilih membicarakan mengenai gosip tak sedap itu di kamar mereka saja. Membicarakan berdua lebih baik, karena Joaquin tak ingin Noura terlalu terbebani bila melihat kedua orang tuanya yang juga terkena dampak dari gosip tersebut. Meskipun Noura juga akan tetap terbebani.
" Nou lihatlah ini. " Joaquin menyodorkan ponselnya. Di ponsel itu sudah ada berita tentang gosip perselingkuhan Noura. Bahkan foto mereka berdua di rumah sakit pun juga sudah ada.
" PUTRI KERAJAAN BISNIS ROBINSON HAMIL DENGAN SELINGKUHAN. " Noura membaca judul berita gosip yang ada di ponsel Joaquin.
" Eh ini berita apa? Kenapa kau menunjukkan padaku? " tanya Noura dengan wajah yang terlihat bodoh.
" Yah kenapa dia jadi bodo begini? apa iya gara-gara hamil jadi begini dia. " batin Joaquin. " Nou, ini berita negatif tentang kita. Mereka kira kau dan aku..... " ucapan Joaquin terhenti karena Noura langsung berteriak.
__ADS_1
" Oh GOD...... Ini kita kan. Wah kenapa aku berselingkuh dengan suami sendiri. Apa mereka ini tak bisa cari berita yang lebih bagus ya. " Noura berusaha sambil menggelengkan kepala nya. Joaquin terdiam sejenak, mungkin memang ada beberapa kasus dimana ibu hamil berubah menjadi lebih bodoh.
" Besok kita adakan conferensi pers untuk mengklarifikasi berita ini ya. Mereka kira CEO JN corp. itu Gilbert bukan aku. " terang Joaquin.
" Iya aku setuju. Aku takut kedua orang tuaku mendapat dampak buruk dari berita itu. " ujar Noura.
Joaquin pun ijin untuk ikut dengan daddy Adeard dan Theo untuk melihat dan memastikan bahwa persiapan untuk acara conferensi pers besok itu berjalan dengan lancar. Rencana mereka akan adakan di Ad hotels , yang merupakan salah satu hotel yang berada dibawah naungan AD companya.
Asisten daddy Adeard, Malik sudah mempersiapkan semuanya. Malik juga sudah membuat daftar para pewarta berita yang mereka undang. Conferensi pers ini juga dilakukan secara tertutup, dimana pewarta berita yang tidak diundang tidak diperkenankan untuk meliput acara ini.
Malik juga sudah mempersiapkan pengawal untuk menjaga keamanan selama conferensi pers berlangsung. Malik juga membuat daftar pertanyaan yang boleh ditanyakan oleh pewarta berita. Hal ini dipersiapkan untuk menghindari pewarta berita agar tidak menanyakan perihal pribadi dari Joaquin dan Noura.
Theo dibuat kagum melihat persiapan yang sudah Malik atur. Tak pernah Theo sangka, daddy Adeard punya asisten setangkas Malik yang bahkan sudah memikirkan dengan matang untuk acara besok.
" Dia sebenarnya adalah orang yang mampu berkuasa sepertiku, tapi memilih untuk menjadi orang ku. Jika dia mau dia sudah menjadi pewaris perusahaan kakeknya yang ada di Turki. " terang daddy Adeard.
" Dad, terkadang seseorang yang ditempatkan oleh orang lain akan lebih hebat dari keluarganya sendiri yang menempa. Malik akan menjadi orang yang jauh lebih hebat dari kakeknya. Aku yakin itu. " Joaquin menimpali. Joaquin dan Theo tahu siapa keluarga Malik.
Tanpa terasa hari sudah sore, sudah waktunya ketiga pria berbeda generasi itu untuk kembali ke mansion. Mereka sudah merindukan pasangan mereka yang pasti akan mengomel karena mereka terlalu lama berada di luar rumah.
Kedatangan daddy dan dua menantunya itu sudah di sambut oleh istri dan putrinya. Noura tersenyum dan hendak berlari mendekati Joaquin namun terhenti karena suara bariton itu menghentikan nya.
__ADS_1
" Stop di sana Noura, jika kau lari ku buat kakimu tidak akan bisa berjalan lagi. " Joaquin memperingatkan.
" Sorry. " Noura nyengir kuda. Dia lupa kalau saat ini sedang mengandung lima calon baby mereka. Dan pastinya Joaquin akan lebih posesif lagi dari sebelumnya.
" Kau itu sedang hamil, jangan berlari. Bagaimana kalau kau jatuh?" Joaquin langsung memeluk sang istri dan membawanya kembali ke kamar mereka.
Malam pun tiba, Joaquin dan Noura kini tengah berbaring saling memeluk. Rasanya rindu yang mereka rasakan selama dua bulan ini belum juga tersalurkan meski sudah bersama dan saling memeluk satu sama lain.
Noura tengah berbaring berbantalkan lengan kelar milik Joaquin. Meski dulu Joaquin pernah lumpuh tapi badannya tetap atletis karena suaminya itu tetap melakukan olahraga ringan seperti angkat barbel.
Noura memainkan bulu-bulu halus yang tumbuh di dada suaminya yang kini tengah bertelanjang dada. Hal ini selalu bisa membuat anak yang dia kandung tidak mengamuk dan menyiksanya. Noura terus bermain dengan hal itu lalu sesaat kemudian Joaquin bisa mendengar dengkuran halus yang menandakan istrinya sudah terlelap.
" Selamat malam sayangku tidur yang nyenyak dan mimpikan kita. " Ujar Joaquin mengusap pipi noura yang sekarang sudah semakin chubby. " Anak-anak daddy juga selamat malam ya. Tidur yang nyenyak dan jangan menganggu mommy kalian. " ganti Joaquin mengusap perut Noura yang sudah sedikit menonjol itu.
Ballroom Ad hotels sudah ramai sekali dipenuhi oleh para pewarta berita yang sudah diundang oleh Malik. Pewarta berita yang datang kini tengah mempersiapkan peralatan yang biasanya mereka gunakan untuk merekam berita. Ada yang mengeluarkan laptop ada juga yang mempersiapkan kamera mereka.
Malik juga sudah mempersiapkan panggung kecil, dengan meja dan kursi di atasnya. Tempat yang dipersilakan Malik ini nantinya akan di duduki oleh keluarga Robinson. Yang kini sedang bersiap di salah satu kamar VIP yang ada di hotel tersebut.
Jam sembilan tepat, keluarga Robinson kini telah duduk di tempat yang disediakan oleh Malik. Lampu flash kamera tak berhenti untuk mengabadikan momen langka dimana keluarga Robinson mau untuk duduk dan berbincang dengan media.
" Selamat pagi semua, Terima kasih sudah mau berkenan hadir memenuhi undangan dari kami. Saya Adeard Robinson, CEO dari Ad company, dan juga ayah dari Noura Robinson. Saya ingin mengklarifikasi berita yang beredar sejak kemarin mengenai rumah tangga putri kami. Maka saya persilahkan menantu saya untuk menjelaskan. " terang daddy yang sukses membuat semua pewarta berita kebingungan.
__ADS_1
" Selamat pagi saya Joaquin de Niels CEO JN corp. dan juga menantu di keluarga Robinson, saya suami sah Noura Robinson...... "