Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 91


__ADS_3

Noura terus menerus terngiang apa yang dikatakan oleh putranya tadi. Bahwa suaminya telah mengalami hal yang sama dengan Noura. Menderita karena penyesalan. Akhirnya Noura ingin bisa seperti apa yang anaknya katakan, untuk mulai hidup tanpa ada rasa penyesalan. Biarkan yang lalu berlalu, dan dengan harus siap untuk menatap masa depan.


Hidup dalam bayangan masa lalu hanya akan membuat kita stuck di tempat saja. Tidak akan bisa menyambut kebahagian yang ada di masa depan. Noura dan Joaquin harus bisa merelakan masa lalu mereka demi memiliki kebahagiaan di masa depan bersama dengan kelima anaknya. Noura akan mengusahakan hal itu terjadi.


" Mom, apa yang sedang mommy lakukan? " tanya Geya. Dia terheran-heran melihat mommy nya sibuk sekali di halaman belakang.


" Mommy ingin candylight dinner with your daddy. Can you help mom, Gege? " tanya Noura.


" Apa yang bisa aku bantu mom? " Geya semangat sekali saat diminta membantu mommy nya.


" Kita rangkai bunga-bunga ini menjadi rangkaian yang indah. Kau bisa? "


" Of course mom, ini gampang. Apa mommy tahu Gege punya kelebihan seni dibandingkan keempat putra mommy? "


" Benarkah? Gege, bisa kau menceritakan pada mommy tentang kalian berlima? Sambil kita merangkai bunga ini.


Geya pun menceritakan bagaimana mereka berlima tumbuh dan sifat masing-masing yang mereka berlima miliki. Jika itu Galen, maka dia adalah anak yang memiliki kemampuan diatas seluruh saudaranya. Jenius, pandai dalam IT dan juga sifat yang bisa dikatakan menguntungkan dan tidak.


" Maksudnya bagaimana itu sayang? " tanya Noura sedikit tidak mengerti cerita Geya tentang Galen.


" Mom, menurut daddy, Galen punya semua sifat baik dan juga sifat jahat pada manusia. Aku juga tidak tahu maksudnya tapi aku pernah mendengar daddy mengatakan hal itu. " jawab Geya. Dia yang berumur empat tahun juga tidak tahu maksud dari apa yang pernah dikatakan Joaquin saat sedang menelfon seseorang.


" Mommy akan tanya daddy kalian nanti, bisa kau lanjutkan ceritanya? " pinta Noura.


Geya mulai menceritakan kembarannya yang lahir hanya beda lima menit dengan Galen, dia adalah Gafar. Saudaranya yang satu ini memiliki banyak sekali energi positif di dalam dirinya. Ceria dan selalu bisa membuat suasana menjadi menyenangkan saat mereka bersama.

__ADS_1


Gaffi, anak ketiga Joaquin dan Noura, lahir tiga menit setelah Gafar lahir. Tipe anak yang sedikit pendiam, tapi akan ngeyel saat orang-orang tak mau mendengarkan apa pendapatnya. Anak inisiatif sedikit misterius karena tidak ada yang bisa membaca jalan pikirannya selain Galen.


Yang berikutnya adalah Ghadi. Menurut Geya, yang paling memiliki sifat normalnya anak seusia mereka adalah Ghadi. Dia dan Geya berbeda tujuh menit saat mereka berdua dilahirkan. Ghadi anak yang nakal dan juga ceria, tapi hal itu disukai oleh Joaquin karena menurutnya sifat dan sikap Ghadi lebih mirip anak usia empat tahun dibanding tiga saudara kembarnya itu.


" Lalu bagaimana dengan Geya mommy ini? " tanya Noura menggoda Geya.


" Gege suka sekali melukis mom, saat melukis Gege bisa menggambarkan bagaimana suasana hati Gege saat itu. Gege suka sekali ketenangan, jika Ghadi dan juga Gaffi sudah berantem, Gege sering sakit kepala mom. Tapi untung ada Galen, dia akan langsung menenangkan mereka berdua. " jawab Geya semangat.


" Bagaimana Galen bisa menghentikan mereka nak? "


" Cukup dengan satu kata mom, DIAM. " Geya mempraktekkan bagaimana eksprsi wajah Galen saat mengatakan hal tersebut.


Keduanya tergelak bersama, Noura merasa bahwa anak-anak nya sangat lucu dan menyenangkan. Terutama Geya, anak gadisnya yang meski sangat manja, tapi selalu menenangkan hati dan jiwa Noura saat berada didekatnya. Mungkin hal inilah yang membuat anak-anak nya yang lain begitu menyayangi Geya dan mengupayakan segala cara untuk melindungi si bungsu.


" Apa yang sedang Gege adukan mom? " tanya Gafar mendatangi dua anggota keluarganya itu.


" Look mom. Apa akan ada yang suka padanya jika dia punya sifat dan sikap seperti itu? " balas Gafar.


" Oge akan selalu ada untuk ku. Kau yang tidak ada seorang gadis pun menyukaimu. Mereka semua menyukai Galen. "


" Oge nanti juga akan mencari gadis yang lebih segalanya dari kau. Dan hanya gadis bodoh saja yang mau menyukai Galen, mereka tak tahu betapa mengerikannya dia jika sedang keluar iblisnya. "


" Sudah.... Kenapa jadi berdebat seperti itu? Gafar mau bantu mommy? Kami sedang ingin memberikan kejutan untuk daddy. " ajak Noura supaya kedua anaknya itu berhenti berdebat halal berbau kehidupan dewasa.


" Boleh mok, aku panggil Gaffi, Ghadi dan Galen. " Gafar berlari ke dalam rumah untuk memanggil saudara yang lain.

__ADS_1


Noura dengan dibantu kelima anaknya membuat halaman belakang menjadi tempat yang sangat indah. Dipenuhi hiasan bunga di mana-mana, dan lampu berkelip dengan dengan banyak warna.


Noura begitu senang sekali, Anak-anak nya mau bekerja sama dan juga punya sikap solidaritas antar sesama saudaranya. Hal yang sudah pasti bahwa Joaquin lah yang mengajarkan itu semua.


" Terima kasih. Kau benar-benar mendidik dan membesarkan mereka lebih baik dari orang tua manapun yang lengkap. Terima kasih Jo, kita akan menjadi keluarga bahagia sebagai balasan dari keberhasilan mu selama empat tahun ini membesarkan anak-anak tanpaku. " monolog Noura dalam hati.


Masih ada beberapa jam lagi sampai Joaquin pulang dari kantor. Hal ini dimanfaatkan oleh Noura untuk bermain dan dekat dengan kelima anaknya. Noura menemani anaknya untuk bermain, seperti petak umpat atau pun lempar bola. Sungguh sesuatu yang sederhana, tapi begitu membahagiakan.


Dilan, kepala pelayanan datang mengantarkan minuman dan juga makanan ringan untuk menemani nyonya dan juga anak-anak nya bermain bersama. Jus buah sesuai kesukaan mereka masing-masing, dan Noura baru tahu Galen suka jus semangka sama sepertinya dan Geya suka jus alpukat sama seperti Joaquin.


" Jus apa yang kalian minum? " tanya Noura asal.


" Galen semangka, Gafar anggur, Gaffi mangga, Ghafi, apel dan Geya alpukat mom. " jawab gafar sebagai perwakilan dari saudaranya.


" Wah berarti Galen sama seperti mommy dan Geya sama seperti daddy. " seru Noura senang.


" Hanya kesukaan jusnya yang sama mom, kalau sikap sangat jauh. " ujar Gaffi.


" Betul.... " seru Gafar dan Gaffi.


Noura tertawa, dia begitu senang melihat kedekatan anaknya. Sebagai anak tunggal dan seorang putri, Noura hampir tak pernah merasakan apa yang disebut saudara.


Joaquin memasuki mansion tempat tinggalnya tapi terasa sangat sepi. Biasanya dia akan selalu mendengar anak-anak nya itu berteriak. Joaquin berjalan menuju ke halaman belakang tapi dihentikan oleh Dilan.


" Kemana semuanya? Apa dihalaman belakang? " tanya Joaquin.

__ADS_1


" Mereka disana bersama dengan nyonya muda tuan. Dan sepertinya nyonya muda ingin memberikan anda kejutan dan si kembar membantu nyonya melakukan persiapan. " Jawab Dilan.


" Jika begitu, bukankah aku harus pura-pura untuk tidak mengetahuinya. " Joaquin tersenyum dan bergegas ke lantai tiga dimana letak ruang kerjanya berada di sana. Joaquin ingin bersembunyi di sana sampai waktu dia akan muncul dan menemui keluarga kecilnya itu. Kejutan dengan kejutan, akan sangat menyenangkan pastinya.


__ADS_2