Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 96


__ADS_3

H - 1


Semakin dekat dengan apa yang sedang dipersiapkan oleh Joaquin, semakin sibuk pulalah dirinya dan juga seluruh orang-orang nya. Keluarga besarnya di negara Ini di Eropa pun malam ini akan sampai di kota ini. Semua persiapan pun sudah sembilan puluh lima persen. Joaquin sudah gugup tak karuan, seperti seorang pria perjaka yang baru akan menikah.


Pakaian yang akan dikenakan besok oleh Joaquin dan Noura juga sudah selesai dibuat. Gaun indah dengan tebaran batu delima hijau, yang biasa disebut green forest. Batu delima ini memperindah gaun dengan warna peach yang dipadupadankan dengan putih gading.


Joaquin bersama dengan Malik dan Moses datang ke sebuah lapangan golf pribadi milik keluarga Robinson. Di sinilah nantinya akan di adakan pesta kejutan untuk Noura. Tempat yang seharusnya digunakan saat pernikahan Joaquin dengan Noura empat tahun yang lalu. Namun gagal karena Noura mengalami penculikan.


" Apa ini semua sudah sesuai dengan apa yang tuan inginkan? " tanya Malik. Dia meminta pendapat tuannya mengenai dekorasi garden wedding party yang sudah dipersiapkan oleh Malik dan Moses.


" I like it. Thank you. " ujar Joaquin. Matanya kali ini benar-benar dimanjakan dengan keindahan dekorasi tempat yang nantinya akan menjadi saksi semua kejutan yang akan diberikan Joaquin untuk Noura.


Dengan tema garden wedding party, hampir setengah dari luasnya area golf ini akan dijadikan tempat pesta kejutan dari Joaquin. Tidak bisa dibayangkan berapa biaya yang harus digelontorkan oleh Joaquin untuk membuat tempat yang biasanya hanya di penuhi hamparan rumput hijau, kini disulap bak tempat dewa dan dewi.


" Aku harap kau menyukai ini semua Nou. " doa tulis Joaquin dan harapan Joaquin.


" Bisa minta tolong kalian perlihatkan menu yang akan dihidangkan besok? " pinta Joaquin pada Moses dan juga Malik.


" Baik tuan, mari saya antar sebentar anda untuk ke tempat manager dari tempat ini. " Malik dan Moses membawa Joaquin ke sebuah gedung berlantai satu yang merupakan tempat pengawasan tempat ini.


Manager yang bertanggung jawab di tempat ini langsung menyambut dengan ramah menantu dari pemilik tempat ini. Manager pun memperlihatkan beberapa menu hidangan yang akan disajikan besok. Hidangan Italian food, Indonesian food, Japanese food dan juga Chinese food.


" Tolong tambahkan masakan Eropa dan Amerika. Banyak tamu yang akan hadir berasal dari negara-negara di benua tersebut. " pinta Joaquin.

__ADS_1


" Baik tuan, saya akan menambahkannya. " ujar manager tempat itu menyanggupi keinginan Joaquin.


" Terima kasih. " manager itu tersenyum dan mengangguk-anggukan kepalanya. Dia merasa senang bisa berbincang dengan seorang pebisnis yang sopan seperti menantu pemilik tempat ini.


Dengan buggy cara yang memang tersedia di tempat bermain golf ini, Joaquin dan beberapa orang pekerja serta kedua asistennya mulai mengelilingi tempat yang akan sangat ramai besok. Tempat dimana pesta kejutan Joaquin akan dilangsungkan.


Joaquin tersenyum puas saat kedua matanya dimanjakan dengan dekorasi yang terlihat manis dan cute seperti apa yang selalu digemari sangat istri. Warna peach menyatu dengan warna hijau pupus dan juga dipadukan warna putih gading dan sedikit aksen warna ungu gelap. Sangat indah sekali dipandang, semoga saja semua tamu besok bisa menikmati tempat ini dengan hati yang gembira.


" Terima kasih pada kalian semua yang sudah bekerja keras membuat tempat ini menjadi sangat indah. Sangat sangat senang dengan kerja kerja kalian. " setelah mengatakan itu Joaquin meminta Malik untuk memberikan bonus pada semua karyawan di tempat ini.


" Terima kasih banyak tuan Joaquin. Ini sangat kami hargai dan sekali lagi kami ucapkan Terima kasih. " ujar manager mewakili yang lainnya untuk mengucapkan banyak Terima kasih pada Joaquin.


Setelah puas berada di luar untuk menyelesaikannya pekerjaannya sebelum berlibur, juga melihat tempat yang akan digunakan untuk acara pesta kejutan itu, Joaquin memutuskan untuk pulang ke rumah beristirahat. Nggak mungkin juga dia tidak istirahat, apalagi besok hari yang akan sangat sibuk bagi dia dan juga Noura.


" Hem... Lagi apa ini? Kok daddy nggak diajak. " tanya Joaquin. Dia memilih menyapa sebentar keluarga kecilnya sebelum dia membersihkan tubuhnya dari debu dan keringat karena berpanas-panasan saat berada di lapangan golf tadi.


" Kami main Jenga dad. Apa daddy tahu, sejak tadi Gafar kalah terus. " Geya yang bersuara.


" Benarkah? Kau sedang apes ya Far? " tanya Joaquin sekaligus meledek anaknya itu.


" Daddy meledek ku ya? " ujar Gafar sewot.


" Daddy bukan meledek, memang kau kan sedang apes. Buktinya sejak permainan pertama kau kalah terus. " Gaffi ikut menimpali. Dia suka sekali jika menggoda saudara-saudaranya.

__ADS_1


" Aku bukan apes, kalian saja yang sekongkol untuk menjebak ku. " balas Gafar tak Terima.


" Kalah ya kalah, berani menerima kekalahan adalah pria sejati. Cih kau pengecut sekali. " ejek Galen. Gafar pun terdiam, sial sekali kenapa tidak ada satupun dari semua saudaranya yang bisa mengalahkan Galen jika sudah mulut pedasnya itu mengeluarkan kata.


" Kau menyebabkan. " Gafar memalingkan wajahnya dengan tangan yang bersendekap dada.


Semuanya tergelak bersama melihat ketidakberdayaan Gafar saat Galen yang sudah bicara. Sebenarnya siapapun juga akan langsung tak berkutik jika berdebat dengan Galen. Anak special yang memiliki seluruh kebaikan hati dan kejahatan hati yang dimiliki setiap orang di dunia ini.


Meski begitu, Galen tidak pernah jahat pada orang baik dan juga keluarganya. Dia hanya akan menjahati orang yang jahat. Dia tak segan membalas jika ada yang menghina ataupun menyakiti saudaranya. Bagi Galen, saudaranya adalah letak dia meletakkan harga dirinya.


" Sudah.... Sudah... Kalian bermain yang lain saja agar Gafar juga bisa menang. " saran dari Joaquin guna menghentikan perdebatan anak-anaknya.


" Betul kata daddy. Bagaimana jika kita bermain tebak nama-nama? Sambil kita menunggu daddy selesai membersihkan diri. Lalu kita makan malam bersama. " Noura menambahkan usulan suaminya.


" Setuju.... " sorak keempat anak Joaquin dan Noura. Jangan ditanya siapa yang tidak ikut bersorak, karena jawabannya pastilah Galen de Niels.


Joaquin menuju ke kamar miliknya dan Noura, kamar yang selama empat tahun begitu dingin, kini mulai hangat sejak kembalinya Noura ke mansion ini. Joaquin selalu tersenyum lega saat memasuki kamar tersebut, senyum yang mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan yang begitu besar karena di kamar ini sudah ada istrinya lagi.


Selesai bernostalgia, Joaquin melepas semua pakaian yang melekat padanya. Menaruh pakaian itu di keranjang khusus pakaian kotor. Joaquin langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Baru nanti dia akan turun ke lantai satu ikut bersama keluarga kecilnya makan malam bersama.


...******...


Hai readers.... Sebentar lagi kisah cinta Noura akan tamat. Author ingin menyelesaikan novel lainnya dulu baru akan mulai melanjutkan cerita dari anak-anak Joaquin dan Noura.

__ADS_1


Mohon dukungannya ya untuk semua karya aku yang ada di NT dan MT. Semoga karya aku selalu menjadi tempat tersendiri di hati dan pikiran kalian. 😍😍😍🥰🥰😍


__ADS_2