Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
baby moon 4


__ADS_3

Kembali lagi ke pulai Maui, Hawaii, sepasang suami istri ini sedang menikmati momen liburan mereka dengan perasaan yang sangat bahagia. Pagi ini sesuai rencana Joaquin semalam mereka akan melakukan pelayaran dari Lahaina ke Lanai. Dalam pelayaran ini akan bisa melihat lumba-lumba dan jika beruntung bisa melihat paus yang berenang berkelompok di lautan.


Noura sudah bersiap dan tinggal menunggu Joaquin yang masih mengenakan pakaian santainya. Tidak lagi menggunakan jas karena sekarang ini dia bukan CEO tapi seorang suami yang begitu mencintai istrinya. Karena semalam mereka menginap di hotel memudahkan mereka untuk mendatangi lokasi yang dimaksud.


Berjalan santai sambil memandang indahnya pagi di Hawaii, bergandengan tangan saling melempar senyum sungguh sangat romantis sekali. Saat Noura melihat ada penjual Malasadas dan langsung saja Noura meminta Joaquin untuk membelikannya.


Malasadas adalah jajanan khas Hawaii yang merupakan domat yang digoreng sehingga bertekstur crispi. Bentuknya juga bulat dengan topping gula halus di atasnya. Noura meminta Joaquin membelikan dua kantong kresek untuknya. Segera lah saja Joaquin menuruti permintaan dang Ratu dalam hidupnya.


" Ehmmmmm..... Ini enak... " seru Noura tak begitu jelas karena mulutnya penuh dengan Malasadas.


" Makan pelan-pelan sayang nanti tersedak. Tunggu di sini di depan ada toko aku akan membelikan kamu air minum ya. " ujar Joaquin yang langsung menyebarkan jalan meninggalkan Noura sendiri untuk mencari minum.


" Ini sayang.... Oh ya Tuhan kenapa kamu lucu sekali kalau pipimu menggembung seperti ini. " Joaquin mencium pipi Noura kanan dan kiri karena melihat Noura yang sangat imut dengan pipi menggembung.


" Masak? " goda Noura.


Keduanya kembali melanjutkan perjalanan mereka menuju ke tempat yang sudah mereka buat janji kemarin sore melalui telefon. Sesampainya di sana Joaquin sengaja menyewa satu kapal untuk dirinya dan Noura. Meski membayar dengan uang yang cukup banyak tak masalah bagi Joaquin yang punya uang segudang. 😆😆


Akhirnya waktu berlayar Joaquin dan Noura tiba, mereka menaiki kapal lalu berlayar menuju ke Lanai. Betapa senangnya Noura bersorak gembira saat kapal mulai berlayar. Noura terus mengabadikan setiap hal yang dia lihat dari atas kapal.


Joaquin terus menatap mesra Noura dari tempat yang sedikit jauh dari istrinya itu. Betah kenapa Joaquin seperti ingin waktu berhenti tetap di momen ini, karena jika berjalan waktu akan melukai Noura dan Joaquin tahu itu. Dia hanya ingin Noura berada di masa dia bisa bahagia sepanjang waktu.


" Kamu lagi ngelamun apa? " tanya Noura tepat di depan wajah Joaquin.


" Nggak melamun cuma aku berdoa agar kita tetap berada di masa yang selalu dipenuhi dengan tawa bahagia mu. " jawab Joaquin.


" Sekarang kamu kok jadi pinter banget ngomong kata-kata manis kek gini. " goda Noura.

__ADS_1


Tak menjawab Joaquin justru menarik tangan Noura, kemudian dia memeluk tubuh Noura dari belakang. Menatap indahnya lautan yang mereka arungi berdua.


" Sayang, lihat itu lumba-lumba. " seru Noura menunjuk ke sisi depan kiri kapal.


" Hem.... "


" Bebas ya rasanya bisa seperti lumba-lumba itu. Mereka bisa mengarungi laut bersama dengan kawanannya. "


" Kita juga bisa saat nanti anak-anak sudah lahir kita juga akan mengarungi dunia. " ujar Joaquin.


" Promise... Kau akan mewujudkan itu. " Noura menatap interns wajah Joaquin.


" I do. "


Hati Noura merasakan ada sesuatu yang aneh dengan Joaquin. Dia tidak tahu itu apa tapi pasti berhubungan dengan dirinya. Noura tahu hal buruk akan terjadi di depan, karena sejak dia dibawa ke hotel dia merasa sesuatu buruk telah terjadi. Hanya satu harapan Noura, dia akan kuat mengahadapi rintangan di depannya nanti.


" Jo, I love so much. " ujar Noura memeluk erat tubuh Joaquin.


Ciuman itu bertahan sangat lama karena dari keduanya sama-sama punya perasaan yang tak bisa dilukiskan. Keduanya sama-sama merasa bahwa sesuatu akan memisahkan mereka. Tapi sekali lagi dalam hati mereka berdua berkata semoga hal buruk itu tak akan terjadi.


Hari sudah siang jadi Noura dan Joaquin menikmati makan siang mereka di kapal itu. Pokoknya Joaquin sudah menyewa fasilitas terbaik untukmu dan istrinya. Makan siang dengan menu steak dan salat buah dengan minum jus mereka nikmati bersama dalam hening.


Sore jarinya Noura dan Joaquin memilih untuk menghabiskan waktu di hotel yang mereka sewa selama satu hari satu malam. Noura mengajak Joaquin untuk berendam dalam bath up bersama menghilangkan rasa gerah mereka. Joaquin dan Noura berendam bersama dengan banyaknya sabun di dalam bath up menutupi tubuh polos mereka. Aroma terapi rose bercampur wangi buah menenangkan untuk mereka.


" Sayang, kan sudah empat bulan kandungan kamu. Bolehkah aku meminta hal itu padamu? " tanya Joaquin.


" Boleh, tapi ada syaratnya. " jawab Noura.

__ADS_1


" Apa? "


" Jangan pernah tinggalkan aku apapun yang akan terjadi nantinya. Tetaplah menjadi suamiku menjagaku dan anak-anak ku. " pinta Noura.


DEGH


Jantung Joaquin serasa berhenti berdetak saat mendengar permintaan Noura. Entah kenapa Joaquin seperti merasa Noura merasakan apa yang dia rasakan. Kekhawatiran akan sesuatu yang mungkin akan terjadi beberapa bulan lagi.


Joaquin memeluk tubuh Noura sangat erat. Tanpa saling mengutarakan, mereka berdua bisa merasakan apa yang di rasakan oleh pasangan mereka.


" Aku tahu kau berusaha melindungiku. Tapi entah kenapa aku rasa kita tak akan bisa berbuat apa-apa dengan peristiwa yang mungkin bisa saja terjadi. Kau tahu yang aku rasakan Jo. " batin Noura masih dalam pelukan Joaquin.


" Nou kita memiliki rasa dan pikiran yang sama tapi mulut ini rasanya sangat berat mengatakannya. Kita bisa merasakan kekhawatiran masing-masing tapi apa lah daya kita. Akankah kita bisa melewati ini? " batin Joaquin. Dia terus mencium puncak kepala Noura.


" Sepertinya kita harus terus bersama karena aku tahu tidak ada Joaquin tanpa Noura begitu pula sebaliknya. " ujar Joaquin berusaha mencairkan suasana.


" Right.. Noura tak akan bisa tanpa Joaquin begitu pula sebaliknya." Noura menambahkan.


Keduanya tertawa bersama, setidaknya saat ini mereka masih bisa bersama dan bahagia bersama. Setelah selesai mandi Joaquin mengangkat tubuh Noura yang masih polos itu ke atas ranjang. Joaquin mengungkung tubuh polos Noura. Kedua mata mereka saling menatap satu sama lain, memancarkan cinta yang sangat besar pada masing-masing.


"Can I? " tanya Joaquin. Noura tersipu malu dan menganggukkan kepalanya.


Malam panas mereka pun terjadi setelah empat bulan lebih ini Joaquin harus berpuasa. Keduanya sama-sama berusaha untuk menggapai kenikmatan


bersama. Sama-sama berbagi peluh dan juga saling mend***** dan mengerang nikmat.


Di suatu tempat yang berada di belahan bumi lainnya. Nampak seorang gadis berdiri di depan jendela besar yang ada di rumahnya. Gadis itu tersenyum penuh kemenangan saat ini. Sebentar lagi dia akan menghancurkan orang yang telah merebut apa yang selama ini menjadi miliknya.

__ADS_1


" Nona apa yang akan kita lakukan sekarang ini? " tanya Bram tangan kanan gadis itu


" Sabar Bram. Kita tunggu beberapa bulan lagi, aku ingin dia dan yang di kandungnya pergi bersama. hahahahahahahaha"


__ADS_2