
Noura mengantar kepergian suaminya di teras depan rumah. Tadi mereka sudah sarapan terlebih dahulu lalu setelahnya barulah Noura mengantar kepergian Joaquin. Noura melambaikan tangannya saat kendaraan Joaquin mulai meninggalkan halaman mansion.
" Hati-hati dijalan ya. " teriak Noura saat Joaquin sudah jauh darinya.
Joaquin memilih mengendarai mobil sport pagani huayra L'Ultimo yang berpintu dua dengan model seperti sayap burung bila pintunya dibuka. Dia mengendarai dengan kecepatan sedang agar tak menimbulkan bahaya baginya atau pengguna jalan yang lain jika berkendara dengan kecepatan cepat.
Tiga puluh lima menit mobil yang dikendarai Joaquin sudah tiba di depan lobby Ad company. Seorang penjaga membukakan pintu untuk Joaquin lalu memarkirkan mobil tersebut ke parkiran khusus CEO.
Joaquin memasuki lobby perusahaan yang kini berada dibawah pimpinannya. Banyak mata memandang kagum pada sosok CEO baru perusahaan tempat mereka bekerja. Bahkan karyawan wanita sudah mulai membuat club fans CEO mereka.
Dengan lift khusus untuk CEO , Joaquin naik ke lantai 49 tempat dimana kantornya berada. Sesekali dia melihat jam tangan mahalnya untuk memastikan bahwa dia tak terlambat datang. Sebagai pimpinan harus memberikan contoh pada bawahannya.
Ting
Pintu lift terbuka. Joaquin melihat staf yang berada di kantor CEO sedang menyambutnya.
" Selamat pagi Pak. " sapa karyawan khusus yang bekerja di kantor CEO.
Karyawan di kantor CEO memiliki kualisi yang lebih baik dari karyawan yang berada di divisi lainnya. Untuk bisa bergabung di kantor CEO, karyawan ini diseleksi dengan sangat ketat oleh Aderad dulunya. Peraturan di kantor CEO juga lebih ketat dibanding divisi lainnya. Telat sekian detik saja mereka akan langsung diturunkan ke divisi lainnya.
" Tuan, perkenalkan saya Malik, saya adalah ketua dari jajaran staf kantor CEO. " Malik memberikan hormat.
" Lalu siapa asisten ku Malik? " tanya Joaquin to the point sambil berjalan menuju ruangannya.
__ADS_1
" Asisten anda adalah Moses, dia adalah adik saya tuan. " jawab Malik.
" Tuan saya Moses, asisten pribadi anda sekaligus sekretaris anda. " Moses memberikan hormat pada Joaquin.
" Baik. Sekarang saya minta dalam waktu tak lebih dari tiga puluh menit, kumpulan semua dewan direksi dan manager yang bekerja di perusahaan ini. Saya ingin bertemu dan mengenal mereka. " titah Joaquin dingin.
" Baik tuan. " jawab serempak Malik dan Moses.
Kedua orang itu langsung keluar dari ruangan CEO. Mereka berdua memerintahkan pada bawahan mereka untuk mengumpulkan dewan direksi dan juga manager dari semua divisi untuk segera berkumpul di ruang rapat dalam waktu sepuluh menit.
Semua langsung menjalan tugas yang diberikan oleh Malik dan Moses. Kedua orang itu adalah orang yang memiliki kuasa tepat dibawah CEO. Jadi keputusan dan perintah mereka merupakan keputusan dan perintah dari CEO.
Sepuluh menit tepat semua jajaran direksi di Ad company berkumpul untuk dapat bertemu secara langsung dengan CEO baru mereka. Bisik-bisik para karyawan itu memenuhi ruangan rapat yang biasanya digunakan untuk rapat para petinggi Ad company.
Krrriieeet.....
" Selamat pagi silahkan duduk semua. " ujar Joaquin yang langsung duduk di kursi khusus CEO yang ada di ruang rapat itu.
" Moses lakukan tugasmu! " titah Joaquin.
Moses berdiri lalu mulai memerintahkan semua yang ada di dalam ruangan itu untuk memperkenalkan diri pada CEO juga menyebutkan dari divisi mana.
" Silahkan memperkenalkan diri kalian pada tuan Joaquin dan dari divisi mana kalian semua. " ujar Moses memberi perintah.
Semua yang hadir di dalam ruang rapat itu mulai memperkenalkan diri mereka masing-masing mulai dari direktur keuangan sampai manager yang bekerja di divisi pelayanan. Joaquin menyimak dengan serius setiap karyawannya yang sedang memperkenalkan diri.
__ADS_1
" Saya hanya ingin mengatakan mungkin cara saya bekerja berbeda dengan tuan Adeard Robinson tapi kamu berdua sama dalam satu hal. Kami tidak menerima pengkhianatan. Jika hal itu terjadi kalian akan tanggung sendiri akibatnya." ujar Joaquin setelah semua karyawannya selesai memperkenalkan diri.
Joaquin pun memerintah semuanya untuk bubar dan kembali bekerja. Dia sudah hafal semua orang dan divisi masing-masing. Joaquin memang punya kemampuan menghafal lebih cepat dibanding lainnya. IQ nya saja 190-269. Jelas dia orang yang jenius.
Joaquin yang usianya tiga tahun sudah bisa menguasai 5 bahasa, yaitu bahasa Italia, bahasa Inggris, bahasa Prancis, bahasa China dan bahasa Jerman. Di dukung dengan kemampuan finansial keluarga yang baik, Joaquin menempuh pendidikan home schooling dia yang berumur 7 tahun sudah setara dengan anak yang bersekolah kelas 2 SMP.
" Tolong ambilkan aku laporan keuangan selama satu tahun terakhir dimulai dari bulan ini mundur satu tahun kebelakang. " titah Joaquin pada Moses.
Segera saja Moses melaksanakan perintah dari Joaquin. Dia langsung menghubungi divisi keuangan untuk melaporkan apa yang diperintahkan oleh Joaquin.
Tujuan Joaquin melihat laporan keuangan adalah untuk mengetahui seluk beluk keuangan perusahaan yang sebelumnya berada di tangan ayah mertuanya. Dia harus benar-benar memahami tentang jalannya pemasukan dan pengeluaran agar tidak kesulitan di kedepannya.
Lima belas menit apa yang Joaquin inginkan sudah tertata rapi di atas meja kerjanya. Joaquin mulai memeriksa laporan keuangan setiap bulannya. Kegiatannya terhenti saat Moses mengetuk pintu ruangan Joaquin.
" Masuk. " teriak Joaquin dari dalam ruangan.
" Tuan, saya membawa beberapa proposal kerjasama yang sudah dikerucutkan sesuai dengan proyek kita kali ini. " Moses memberikan beberapa berkas proposal dari perusahaan lain yang mengajukan kerjasama dengan Ad company.
" Aku akan melihatnya kau keluarlah dulu. " ujar Joaquin.
" Ini sudah waktu makan siang tuan, apa anda akan makan di dalam ruangan ini saja? Saya akan memerintahkan bagian OB untuk mengantar makanan yang anda inginkan. " tanya Moses sekaligus mengingatkan Tuannya yang sepertinya lupa jam makan siang.
" Kau dan yang lainnya makan siang saja dulu. Aku akan makan siang setelah kalian. " jawab Joaquin. Inilah kebiasaan Joaquin sejak dia jadi pimpinan di JN corp. Jika waktu makan siang tiba, dia akan membiarkan karyawannya dulu makan siang baru setelah jam makan siang karyawannya selesai dia baru akan makan siang. Alasannya adalah agar ketika semua karyawan makan siang Joaquin akan tetap berada di perusahaan untuk mengawasi dari kejauhan seluruh isi perusahaan miliknya.
" Baik tuan kalah begitu saya permisi dulu. " Moses pamit undur diri.
__ADS_1
Setelah kepergian Moses Joaquin mulai membuka proposal yang tadi diantarkan oleh Moses. Satu per satu dibacanya proposal tersebut mana yang sekiranya sesuai dengan proyek baru di perusahaan miliknya.
Ad company sedang memiliki proyek untuk membangun villa di sekitar daerah pegunungan di provinsi lain. Mereka ingin mencari perusahaan yang bisa ikut mendesign villa yang akan dibangun nantinya. Bisa saja Joaquin meminta bagian desain di perusahaannya untuk mendesign tapi akan lebih komersil jika menggunakan perusahaan lain yang tentunya lebih memiliki nama dibidang desain interior dan exterior.