
Semua kini berkumpul di ruang tamu mansion Joaquin yang sudah disulap menjadi tempat pengantin mengucap janji suci.
Joaquin berdiri di altar menanti kedatangan pengantin wanita. Joaquin menggunakan tuxedo berwarna navy dan kemeja berwarna putih. Nampak sangat berkharisma dan tampan calon suami Noura ini.
Tak lama lagu pernikahan terputar di ruangan itu, dibarengi dengan pengantin wanita dan tuan Adeard Robinson sebagai wali berjalan memasuki tempat itu. Noura terlihat sangat cantik dengan gaun pernikahan berwarna abu tua. Gaun tampa lengan berkerah V terlihat mengekspos dada miliknya. Gaun panjang itu bahkan menjuntai sampai ke lantai.
Tuan Adeard menyerahkan putri tunggalnya itu kepada mempelai pria.
" Jaga dan lindungi dia. Limpahi dia dengan kasih sayang dan cinta yang tak terbatas. " ucap Adeard pelan tapi penuh penekanan.
Joaquin mengangguk pelan kemudian menerima uluran tangan mempelai wanita.
Kini keduanya sudah menghadap pemuka agama yang secara mendadak didatangkan ke mansion itu.
Mempelai pria dan wanita mengucap janji suci di hadapan pemuka agama sebagai wakil dari sang Pencipta.. " I, Joaquin de Niels, take you Noura Robinson, to my wife.......... " Joaquin mengucap janji suci dengan suara lantang.
" I, Noura Robinson, take you Joaquin de Niels, to be mau husband,.......... " Noura turut mengucap dengan lantang dan tegas.
Setelah pengucapan janji suci itu, kono Joaquin sedang mengenakan cincin berlian biru, deep blue sea ke jari manis milik Noura. Begitupun sebaliknya Noura juga mengenakan cincin ke jari manis Joaquin.
Pemuka agama mengizinkan mempelai pria untuk mencium mempelai wanita.Tanpa basa basi Joaquin langsung mengikis jarak keduanya. Mel**** lembut bibir Noura, mereka saling membalas ciuman.
Riuh tepuk tangan dari anggota GhostNight dan keluarga serta sahabat kedua mempelai. Pernikahan ini digelar sangat sederhana tidak seperti pernikahan Theo, tapi Joaquin berjanji akan mengganti ini semua ketika waktunya tepat.
Kini semuanya tengah menikmati makan bersama. Joaquin dan Noura juga sudah berganti pakaian casual. Canda dan tawa menghiasi perayaan pernikahan Joaquin dan Noura.
" Kau ini membuat daddy dan mommy malu saja. Kau ini kan perempuan kenapa justru kau yang melamar Joaquin. " goda daddy Adeard.
" Nunggu dia yang melamar daddy sama mommy entar keburu udak aki nini baru punya cucu. " balas Noura. Ketiganya tergelak bersama.
" Ogah Nou, ntar mommy udah nggak kuat gendong cucu. " sargah mommy.
" Makanya aku yang nglamar dia. Tapi nanti daddy sama mommy musti jaga ini mansion biar tuh para lelaki jomblo itu nggak ganggu acara Noura buat bikin cucu ya. " pinta Noura
__ADS_1
" Beres, kamu jangan khawatir. Serahkan sama daddy dan mommy. " ucap daddy Adeard.
Jika Noura memilih berbincang dengan keluarga lain dengan Joaquin yang sedang bersama saudara dan anak buahnya. Joaquin ingin bertanya perihal malam pertama pada Theo dan yang lainnya. Maklum Joaquin tidak seperti pria lainnya, selama ini dia fokus pada penyembuhan kaki dan balas dendam.
" Ehm... " Joaquin berdehem menghilangkan gugup yang menderanya, " Apa kalian tahu bagaimana malam pertama? " tanyanya pelan.
" Pppuuuffttttt.... " Ketiga saudara Joaquin menahan tawa.
" Ck. Kalian menyebalkan. " Joaquin merajuk. Ketiga saudara angkatnya itu tergelak melihat bibir Joaquin yang sudah mangyun.
" Oh kak, kenapa kau polos sekali. " ejek Theo.
" Gilbert juga sama kenapa hanya aku yang polos. " elak Joaquin
" Kau tak tahu saja kak isi dari ponsel miliknya. " seloroh Theo melirik Gilbert.
Dan sudah tergelak melihat Gilbert melotot saat Theo hendak mengungkap rahasianya.
" Memang isinya apa? " tanya Joaquin polos.
" Dokumen penting tentang perkembangan biakan. " seloroh Dan. Sukses membuat wajah Gilbert terlihat pucat.
" Ish. Kalian cepat jawab. " kesal Joaquin.
" Aku kirim dokumen penting kak, nanti kau lihat sendiri. " Theo nampak mengutik ponsel pintarnya. Sebentar saja ponsel Joaquin sudah berbunyi tanda ada pesan masuk.
Tanpa curiga Joaquin langsung membuka pesan dari Theo. Mata Joaquin langsung mendelik menatap Theo. Di bilang dokumen penting nyatanya adalah Blue film.
Theo tergelak melihat wajah Joaquin yang terkejut itu. Kakak tetuanya itu memang polos jika berhubungan dengan hubungan pria dan wanita.
" Ini teknik yang rendah kak, nanti kalo kakak sudah lancar dan mahir aku kirimkan video dengan teknik tingkat dewa. " seloroh Theo.
Dan yang tahu maksud ucapan Theo yang ambigu itu justru tertawa. Berani sekali Theo mengakali Joaquin.
__ADS_1
Pesta sederhana Joaquin dan Noura sudah selesai. Hari sudah malam, semua orang sudah masuk ke kamar masing-masing termasuk pengantin baru itu.
Joaquin menunggu Noura yang sedang mandi dengan mempelajari video kiriman Theo tadi. Dia tidak ingin Noura menganggapnya amatiran.
Ceklek.
Pintu kamar mandi terbuka, Joaquin refleks melihat ke arah pintu kamar mandi. Joaquin langsung tegang. Darahnya berdesir merasakan sebuah perasaan yang belum pernah dirasakannya. Tubuhnya panas dingin, sangat tidak nyaman.
Ternyata Noura sudah memakai baju tempur seorang istri saat malam hari. Lekuk tubuhnya terekspos, terlihat sangat sek** dimata Joaquin.
Glek....
Joaquin menelan ludahnya kasar, sesuatu yang ada di bawah sana nampak berdiri tegak. Juniornya sudah dalam mode on. Noura nampak berjalan mendekat dengan gerakan yang menggoda iman.
Sudah tak dapat menahan gelora dalam tubuhnya. Joaquin langsung menyambar bibir merah chery milik Noura. Mereka saling membelit lidah bertukar saliva. Ciuman yang tadinya lembut berubah menjadi kasar dan menuntut. Joaquin merebah tubuh indah milik istrinya ke ranjang king size miliknya tanpa melepas pagutan bibir mereka.
Joaquin sudah mengungkung tubuh Noura. Dilihatnya sangat istri nampak sangat cantik dan menggoda.
" Boleh aku melakukannya? " tanya Joaquin. Matanya sudah berkabut dipenuhi dengan hasrat
Noura yang sudah terbawa suasana hanya bisa mengangguk. Karena foreplay yang dilakukan Joaquin membuatnya juga menginginkan sesuatu yang lebih.
Malam penyatuan yang panas itupun terjadi. Keduanya sedang menanjak ke puncak nirwana. Erangan dan de***** saling bersatu memenuhi kamar pengantin baru itu.
Perasaan yang sulit dilukiskan ini baru pertama kali dilakukan oleh keduanya. Noura menikmati setiap hentakan yang dilakukan oleh Joaquin. Perlakuan Joaquin malam itu mampu membuatnya mendapat pelepasan berkali-kali.
" Aaaaarrrrrgggghhhh. " erangan panjang keluar dari mulut Joaquin saat dia sudah mendapat pelepasan.
Joaquin mencium sekilas bibir Noura, " Terima kasih sayang. I love you. " ucap Joaquin saat dia sudah memisahkan penyatuan mereka.
Noura hanya tersenyum, dirinya sudah sangat kelelahan karena digempur Joaquin selamat dua jam lebih. Sudah tak terhitung berapa kali dia mendapat pelepasan.
Malam panas itu diakhiri oleh Joaquin setelah empat kali dia mendapat pelepasan. Entah bagaimana Joaquin menggambarkan perasaannya saat ini, yang pasti dia senang karena telah memiliki Noura seutuhnya.
__ADS_1
" Terima kasih kau menjaga itu untukku, baby. Sekarang tidurlah kau pasti lelah. " ucap Joaquin.
Noura langsung masuk ke dalam dekapan Joaquin. Keduanya bersama menuju alam mimpi. Hati bahagia Noura diakhiri dengan senyum yang mengembang di kedua bibir pengantin baru itu.