
Hari keberangkatan Joaquin ke kota M yang ada di benua Eropa sudah tiba. Pesawat pribadi miliknya sudah menunggu di bandara Chicago. Hanya tinggal menunggu dari sang pemilik yang masih bergelut dengan perasaannya sendiri.
Joaquin sudah siap berangkat namun masih tidak bisa meninggalkan Noura begitu saja. Rasanya begitu berat pergi tanpa membawa serta sang istri tercinta. Tapi sekali lagi seperti biasanya dia tetap harus pergi meninggalkan sang istri dalam pantauan mertuanya demi anak dan juga perusahaan miliknya.
" Aku janji akan kemari lagi, dan saat itu aku akan membawa kelima anak kita sayang. Jadi aku mohon bangunlah dari tidur panjangmu ini. Apakah dunia tempatmu di sana jauh lebih indah dari dunia dimana ada suami dan juga anak-anak kita. " pamit Joaquin hendak melanjutkan perjalanannya.
" Cepatlah bangun dan kita akan segara pergi ke Hana yang ada di Hawaii, bukankah itu cita-citamu. Mansion kita yang aku bangun di sana juga sudah dalam tahap penyelesaian Nou. " masih tak ada respon dari Noura.
Joaquin menghela nafas panjang lalu mencium dahi Noura, lalu pergi meninggalkan ruangan Noura. Joaquin tak tahu bahwa sejak tadi Noura sudah meneteskan air matanya, ingin bersama tapi apalah dayanya karena tubuh nya masih belum bisa diajak untuk bangun dan mulai melihat dunia lagi.
Joaquin berpamitan pada mertuanya, dengan di antar oleh sopir dari daddy Adeard, Joaquin berangkat menuju ke bandara Chicago. Perjalanan berikutnya adalah pergi ke tempat tinggalnya yang sesungguhnya. Joaquin akan pergi ke tempat asalnya berada sejak dia masih kecil hingga akhirnya dia pindah saat sudah berumahtangga.
JN corp,telah melebarkan sayapnya sejak satu tahun yang lalu. Di segala bidang JN corp memiliki cabang perusahaan miliknya. Dari transportasi, perhotelan, makanan, pakaian, kesehatan, keamanan, pendidikan dan hukum semua digeluti JN corp. Sesuai apa yang diperintahkan oleh pemimpin tertinggi JN corp sekaligus pemiliknya, Joaquin de Niels.
Daniel memimpin beberapa anak cabang dari JN corp, lalu sisanya dipimpin oleh Theo. Gilbert de Niels membantu Joaquin untuk mengurus keempat anak Joaquin. Meski begitu, Daniel yang merupakan tangan kanan dari Joaquin jelas memiliki kejeliaan dan juga tangan yang sehebat Joaquin. Dalam satu tahun JN corp dan juga seluruh anak perusahaannya mampu menjadi nomer satu di dunia.
Daniel masih terus berkutat dengan berbagai berkas-berkas dari seluruh anak perusahaan JN corp. Banyak proyek yang dibuat oleh semua perusahaan yang dipimpin oleh perusahaan utama yaitu JN corp. Dan Daniel yang bertanggung jawab dengan semua keputusan dan juga pengaturan di lapangan.
Tok... tok... tok...
" Masuk. " seru Daniel dari dalam ruangan CEO.
__ADS_1
" Tuan, tuan muda Joaquin ingin bertemu dengan anda. " lapor Ryo setelah tadi memberi hormat pada Daniel.
" Apa kau bilang, tuan muda? Beliau di sini? kalau begitu cepat persilahkan beliau masuk. " titah Daniel.
Ryo menunduk memberi hormat lalu berlalu keluar ruangan Daniel menuju ke tempat dimana Joaquin menunggu. Di sebuah ruangan yang biasa dipakai para tamu dari CEO JN corp menunggu untuk bisa bertemu dengan CEO dari perusahaan nomer satu di dunia itu.
" Tuan apa kabar? " Daniel membungkukkan badannya memberi hormat pada tuan mudanya.
" Kabar baik Dan, lalu kau sendiri bagaimana? " tanya Joaquin membalas perhatian yang telah asisten sekaligus saudara angkatnya itu tunjukkan pada dirinya.
" Baik tuan. Semuanya baik-baik saja, baik saya maupun perusahaan. " jawab Daniel.
" Aku ke sini ingin meminta tolong padamu untuk mencari seorang wanita bernama Whitney Sprout. Aku ingin esok sudah bisa bertemu dengan wanita itu. " titah Joaquin.
" Terima kasih. "
Keduanya mulai membahas mengenai masalah perusahaan milik Joaquin ini. Daniel juga melaporkan perihal proyek milik perusahaan mereka itu. Joaquin mendukung penuh semua hasil yang sudah dihasilkan oleh Daniel. Joaquin mendukung setiap keputusan Dan yang berhasil membawa perusahaannya menjadi terbaik di dunia.
Joaquin belum ingin untuk menanyai tentang apa yang terjadi dengan Daniel dan Whitney sekitar sepuluh bulan yang lalu. Joaquin tak ingin Dan lari saat tahu maksud kedatangannya. Joaquin harus bisa menyelesaikan masalah ini agar bisa segera pulang ke rumah bertemu dengan anak-anak nya.
Daniel pun mengantar Joaquin ke masi on de Niels yang sudah biasa dulu ditinggali oleh Joaquin. Biarkan tuannya malam ini bernostalgia dengan rumah yang dia tinggali dari sejak peristiwa pembantaian keluarga kandungnya.
__ADS_1
Joaquin dengan senang hati diantarkan ke mansion miliknya, lama sekali rasanya dia tidak melihat kediaman miliknya ini. Joaquin juga merindukan taman bunga matahari yang dia tanam sebagai makan kedua orang tuanya dan juga pamannya.
" Mom Dad, aku pulang. Anak kalian ini merasa bersalah karena tidak ada waktu mengunjungi kalian. Bukan keinginanku begitu tapi takdir yang harus aku dan keluargaku alami membuat kami terpisah dan belum ada kesempatan berkunjung kemari. " gua Joaquin di tengah-tengah lautan bunga matahari itu.
Hatinya menjadi tenang berada di rumah yang memang selalu berhasil membuat hatinya damai. Sejenak saja, semua beban Joaquin yang selama ini dipikulnya terasa terangkat dan membuat tubuhnya ringan sekali. Joaquin menyukai perasaannya saat ini, sangat tenang dan damai dalam lautan bunga matahari.
Cukup lama Joaquin berada di taman bunga matahari miliknya. Mengingat kembali kenangan indahnya hingga dia bisa memiliki anak sekarang ini. Meski ada kisah yang membuat luka baginya, tapi mengenang kisah yang bahagia memberikannya suntikkan booster semangat untuknya.
Langit berubah ah menjadi gelap dan Joaquin memutuskan untuk kembali ke kamar pribadi miliknya. Nampak ponsel miliknya yang dia letakkan di atas nakas berkedip-kedip seperti ada seseorang yang menghubungi nya.
Joaquin mendekat dan dia bisa melihat nama anak buahnya yang dia perintahkan untuk mengawasi bernama Whitney itu. Joaquin pun menggeser tombol hijau untuk mengangkat telepon dari anak buahnya itu.
" Hmm.. "
" Tuan, anak buah tuan Dan mendatangi rumah dari wanita bernama Whitney itu. " lapor anak buah Joaquin.
" Piter, kau awasi mereka semua. Ikuti anak buah Daniel yang membawa Whitney bersama mereka. Pastikan wanita itu baik-baik saja. Besok aku tinggi di perusahaan untuk menyerahkan bukti dari kepolisian tentang kasus yang menimpa Whitney saat itu. " jeda Joaquin sebentar.
" Bawa juga bukti yang Theo dapat saat melakukan tes DNA pada Daniel dan juga anak dari Whitney itu. Siapkan semua bukti yang bisa membungkam mulut Dan. Aku tak ingin buang waktu jadi masalah ini harus segera selesai. " titah Joaquin mutlak.
" Baik tuan, besok pagi kita bertemu di perusahaan. "
__ADS_1
Panggilan itu diakhiri Joaquin secara sepihak, sebelum Piter, anak buah yang dia perintahkan untuk menyelidiki masalah Daniel dan juga wanita bernama Whitney. Joaquin harus membuat rencana yang matang sehingga semua berjalan seperti keinginannya. Masalahnya yang membuat Joaquin nekat ikut campur dalam urusan Dan adalah karena adanya anak yang ternyata adalah anak kandung Daniel. Joaquin tak ingin anak itu menderita karena ulah orang tuanya. Joaquin ingin yang terbaik untuk anak itu.