Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 78


__ADS_3

Gilbert dan Theo mendekat ke arah Joaquin dan Daniel. Mereka berdua pun ikut berpelukan dengan dua saudara lainnya. Jika dilihat dari umur seharusnya Daniel itu lebih muda dari Gilbert tapi secara urutan pertemuan mereka dengan Joaquin, Daniel lebih dulu baru Theo dan terakhir Gilbert.


Meski begitu, sekali bersaudara maka akan terus bersaudara sampai kapan pun adalah pedoman hidup mereka berempat. Gilbert dan Theo ikut merasakan apa yang Joaquin dan Daniel rasakan. Satu begitu menyesal karena terlambat melakukan pergerakan, yang satu lagi menyesal karena tidak mampu menyelamatkan wanita yang paling dia cintai.


" Sudah, mari kita berempat sama-sama bangkit dari rasa penyesalan, toh takdir masih bisa dirubah jika kita memang berusaha. " ujar Gilbert menepuk pelan pundak Daniel yang ada di sebelahnya. Saudaranya yang satu ini masih meraung merasakan sakit di dadanya.


" Tunjukkan bahwa kau bisa melakukan apa yang kakak tertua katakan, kau bisa membuat perusahaan di bawah naungan JN corp. menjadi perusahaan yang sukses. Aku akan membantumu jadi jangan menangis lagi ya kakak kedua. " ujar Theo menghibur kakaknya.


" Sudah jangan terus seperti ini, kita dilihat banyak orang itu diujung sana. Kita jadi mirip serial anak-anak yang ada di televisi itu. " Gilbert segera melepaskan dirinya dari posisi saling berpelukan.


" Thanks kalian selalu ada di sampingku. " ujat Joaquin.


" Kami akan selalu ada di depan untuk melindungi mu, di samping kanan dan kiri untuk mendampingi mu dan berada di belakang mu untuk menguatkanmu. Jadi kakak jangan merasa sungkan pada kami. " ujar Theo. Si bungsu yang mendadak jadi dewasa karena dia sudah memiliki anak.


" Wah Theo kita sekarang sudah dewasa.. " ledek Gilbert.


" Aku punya anak dua sekarang kak, kan nggak lucu nanti anak-anak ku jauh lebih dewasa dari aku kalau aku nggak belajar dewasa dari sekarang. " jawaban Theo yang sarat dengan kekesalan itu membuat ketiga kakaknya tergelak.


Theo, dan Gilbert melihat ke arah Joaquin, mereka berdua bersyukur kakak pertamanya sudah tidak terpuruk lagi. Mereka berempat pun berjalan menuju ke ruangan khusus bayi dimana kelima anak Joaquin dan Noura berada di ruangan itu.


Sesampainya di ruangan itu, Gilbert, Daniel dan Joaquin serempak balik badan saat melihat Vinda sedang menyusui Geya. Bisa digorok Theo jika mereka berani melihat hal itu. Vinda yang melihat keempat pria tampan itu juga langsung berbalik. badan. Hanya Theo yang kemudian masuk ke ruangan itu.

__ADS_1


" Apa sudah selasai sayang? " tanya Theo saat melihat Vinda sudah merapikan bajunya.


" Sudah, kakak ipar tertua sudah boleh masuk. " jawab Vinda.


" Aku akan memanggilnya. " Theo membuka pintu ruangan itu lalu memanggil Joaquin untuk masuk.


" Tuan, kondisi kelima anak anda sudah sangat baik. Tidak ada kelainan dan semuanya normal tumbuh dan kembangnya. Sudah bisa diajak pulang. " tutur suster jaga ruangan itu.


" Benarkah Sus? Kami akan menunggu granpa dan granny mereka dulu. " ujar Joaquin.


Dengan sangat hati-hati Joaquin menggendong putra pertamanya Galen. Joaquin mencium pipi anaknya yang baru dua hari saja pipinya sudah gembul. Kata suster, Galen minum susunya sangat banyak. Air mata Joaquin langsung terjun bebas saat melihat mata putra pertamanya itu terbuka dan melihat ke arahnya.


Hal tersebut dapat dilihat oleh daddy Adeard dan mommy Rita. Kedua orang tau itu menangis melihat hancurnya hati Joaquin disaat anak-anaknya terlahir tapi justru istrinya yang tergolek tak berdaya di ranjang pesakitan.


mommy Rita memasuki ruangan khusus untu bayi itu lalu memeluk tubuh menantunya yang bergetar hebat masih dengan Galen dalam gendongannya.Mommy Rita mengusap punggung Joaquin dengan lembut. berulang kali memberikan semangat melalui kata-kata bijak yang dia bisikkan di telinga Joaquin.


" semangat ya Jo, kita sama-sama melewati musibah ini dengan hati yang lapang. Dan terus berdoalah untuk kesembuhan Noura sehingga kita nantinya akan segera berkumpul bersama kelima cucuku yang tampan dan cantik ini." ujar dady Adeard.


" Iya dad, aku akan bertahan untuk anak-anakku, krena untuk sementara ini mereka hanya punya aku di dalam hidup mereka." tutur joaquin.


" Mereka berlima juga punya kami semua kak, kita besarkan mereka bersama-sama ya." theo maju lalu mengusap pelan lengan Joaquin.

__ADS_1


Semakin menjadi saja tangisan Joaquin, yang paling sedih mendengar tangisan itu adalah Daniel. Karena salah satu anggota keluarga meski dia tidak mengakui itu, Joaquin terluka. Daniel tertunduk penuh sesal, melihat bagaimana Joaquin, tuannya yang selama ini terus dia lindungi tapi celaka karena anggota keluarganya.


Daddy Adeard yang tahu apa yang sekarang ini sedang dipikirkan oleh Dan, segera menepuk pundak pria itu sedikit keras.


" Daripada kau menyesali yang terjadi, cobalah untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat untuk Jo. Sekarang ini dia dalam masalah yang berat, tugasmu memperingan masalahnya. " ujar daddy Adeard. Sesungguhnya dia juga cukup kesal pada Daniel atas apa yang terjadi, bahkan putrinya menjadi korban. Daddy Adeard hanya berusaha untuk realistis saja karena Daniel sama sekali tak bersalah karena yang bersalah adalah Daniella.


" Kak, lusa kami akan berangkat kembali ke kota M. Apakah tak masalah bagimu? Perusahaan kita di sana sedang galau karena seluruh pimpinannya malah berada di sini. " ujar Theo sedikit dibumbui candaan.


" Tepat sekali, aku dan mommy mu juga akan membawa Noura ke Amerika lusa. Kau harus kuat ya Jo. " daddy Adeard menambahkan.


" Iya..... " Joaquin menghela nafas panjang. Matanya menatap wajah putra pertamanya, Galen untuk mencari kekuatan dari anaknya itu.


Galen de Niels putra pertama Joaquin dan Noura mang lebih suka bersama dengan Joaquin. Dia selalu gampang sekali terlelap jika dalam pelukan sang daddy. Mungkin ini yang disebut ikatan batin. Joaquin harus bangkit demi anak-anak nya. Dia harus mempersiapkan semuanya agar ketika anaknya dewasa semua sudah bisa anak-anak nya miliki.


" Dan, ingat apa yang aku katakan tadi. Beli semua perusahaan di segala bidang dan buat perusahan itu menjadi yang terbaik di bawah kepemimpinan JN corp. saat kelima anakku dewasa, maka itu semua akan beralih pada mereka berlima. " titah Joaquin.


" Jangan khawatir tuan, serahkan semuanya pada saya. Ketikan tuan muda dan nona muda dewasa, mereka hanya perlu duduk di kursi CEO dan perusahaan akan dapat mereka pimpin. " sahut Daniel.


" Bagus... Itu baru semangat. Dengar ya Galen, Gafar, Gaffi, Ghadi dan Geya tunggu granpa datang dan akan membawa mommy kalian dalam kondisi yang lebih baik. Ingat ya kalian harus menunggu granpa dan granny. " ujar daddy Adeard menatap kelima cucunya yang sudah berada dalam box mereka masing-masing.


Kini Joaquin dan Noura harus mengalami takdir cinta yang mengharuskan mereka berpisah, tapi suatu hari nanti mereka pasti akan bertemu kembali karena author akan menyatukan mereka kembali 😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2