
Beberapa hari sudah berlalu, semua saudara kandung Joaquin sudah mulai melancarkan rencana mereka. Dari Theo sudah ada beberapa tim yang jelas akan mendukung Joaquin. Di pihak Daniel pun juga begitu, sudah ada beberapa orang yang masih mau mendukung Joaquin karena rasa hutang budi pada Vincent, ayah Joaquin.
Gilbert bahkan berhasil menemukan beberapa kekuatan milik ayah Joaquin dan Daniel yang secara diam-diam masih setia mendukung keduanya walaupun sudah tiada dan digantikan putra mereka.
Joaquin sendiri masih disibukkan dengan mengecoh Joshua agar tidak segera kembali ke kota R karena Joaquin masih belum mendapatkan informasi dari ketiga saudaranya. Jika mereka sudah mengabari saat itu juga Joaquin akan langsung meninggalkan Joshua dan berangkat menyusul saudaranya yang sudah lebih dulu mengambil posisi di kota R.
Seperti pagi ini Joaquin kembali mengajak Joshua untuk bertemu dengan alasan meninjau lokasi yang nantinya akan dibangun sebuah gedung sesuai keinginan kedua perusahaan.
" Selamat pagi tuan joaquin senang bisa bertemu lagi dengan anda." sapa Joshua." Selamat pagi juga tuan. Maaf saya harus mengganggu waktu anda untuk kembali menemani saya melihat lokasi proyek. " ujar Joaquin.
" Tidak apa tuan saya senang anda begitu teliti dalam menangani proyek ini " ujar Joshua.
Joaquin masih terus mengajak bicara Joshua, meskipun banyak bicara bukanlah hobinya tapi agar tak memancing kecurigaan dari pihak lawan Joaquin rela menjadi orang yang lebih cerewet lagi dari ini.
Saling memberi pertanyaan dan canda membaut waktu berjalan sangat cepat. Tanpa disadari keduanya hari sudah mulai siang. Matahari sudah semakin tinggi dan sudah waktunya untuk mengisi perut.
Joaquin mengajak Joshua untuk menikmati makan siang di sebuah restoran tak jauh dari lokasi kontruksi.
Jika Joaquin sedang asyik menikmati makan siangnya lain dengan Noura yang merasa tidak enak badan pagi ini. Dirinya terus keluar masuk kamar mandi untuk memuntahkan isi yang ada dalam perutnya. Meski sudah tak ada yang dikeluarkan lagi pun Noura masih juga terus muntah.
Keringat dingin keluar dari sekujur tubuhnya, belum lagi kepalanya yang seperti berputar-putar. Vinda yang beberapa waktu yang lalu juga mengalami gejala sama seperti Noura membuat kesimpulan bahwa Noura mungkin saja sedang hamil.
" Nou, apakah aku sudah kedatangan tamu bulanan mu? tanya Vinda. Dia masih dengan sabar memijat tengkuk Noura.
" Aku tidak ingat.Setahuku sebelum aku menikah aku baru saja selesai datang bulan. Bisakah dengan seperti itu bisa langsung hamil? tanya Noura.
__ADS_1
" Aku juga tidak tahu, lebih baik kita periksakan saja ke dokter. Tak ada salahnya kan." ajak Vinda.
Noura juga membenarkan saran dari Vinda, kalaupun tidak hamil juga tidak apa-apa, yang penting dibawa ke dokter dulu saja.
Dengan diantar oleh sopir,Noura dan Vinda pergi ke rumah sakit. Tentunya dengan penjagaan yang ketat dari tuan Robinson dan juga pengawal bayangan yang dikirim oleh Joaquin.
" Nyonya Noura Robinson " panggil seorang suster meminta agar Noura masuk ke dalam ruangan dokter.
" Selamat pagi Bu Noura, ada yang bisa saya bantu? " tanya dokter wanita yang ada di depan Noura saat ini.
" Begini dok, sudah dua hari ini saya terus saja mual jika di pagi hari kepala saya juga seperti berputar-putar dok " ujar Noura
" Apakah ada kemungkinan saudara ini hamil dok ? Pasalnya beberapa minggu yang lalu dia menikah. Dan menurut penuturannya sebelum menikah dirinya sudah mengalami siklus datang bulan dok." Vinda menambahkan.
" Apa sudah dites dengan menggunakan testpack sebelum kemari? " tanya dokter itu memastikan.
Dokter wanita itupun memberikan empat testpack pada Noura untuk dicek urinnya. Noura segera berlalu ke kamar mandi untuk menampung urinnya di wadah kecil lalu memasukkan empat testpack itu ke dalam wadah yang digunakan untuk menampung urin tadi.
Ditunggu beberapa menit Noura kemudian keluar dengan membawa testpack yang sudah dimasukkan ke dalam wadah berisi urin tadi untuk dibacakan hasilnya oleh dokter.
" Selamat nyonya dari hasil tes menggunakan testpack muncul dua garis yang artinya anda saat ini tengah hamil. Untuk lebih jelasnya mari kita USG agar dapat memastikan kabar bahagia ini. " ujar dokter menerangkan.
Noura pun diajak untuk berbaring di brankar khusus yang biasanya digunakkan untuk melakukan USG pada ibu hamil. Dokter memberi gel pada perut bagian bawah Noura lalu menekan sebuah alat di tempat yang sudah diolesi gel tadi. S emua mata menatap ke arah monitor. Dokter wanita yang adalah dokter kandungan itu melihat beberapa titik putih yang adalah bentuk bayi yang masih diusia tiga minggu.
" Selamat nyonya sepertinya anda akan memiliki bayi kembar. untuk jumlah pastinya kita akan lihat lagi saat usia kandungan sudah delapan minggu ya. " ujar sang dokter.
__ADS_1
Seelah memberikan resep untuk Noura dokter mempersilahkan pasien untuk meninggalkan ruangan itu.
Vinda mengajak Noura ke bagian farmasi untuk menebus resep obat untuk Noura. Beberapa butir vitamin penguat kandungan, penambah darah dan obat pereda mual.
Noura pun tidak sabar ingin memberikan kabar bahagia ini pada orangtuanya. tapi sayang Noura tidak bisa memberikan kabar ini pada suaminya karena tidak tahun harus menghubungi siapa. berita tentang kehamilan Noura disambut dengan kebahagiaan oleh kedua orang tuanya. Tuan dan Nyonya Robinson memang sudah sangat ingin untuk bisa menimang cucu, dan hal itu kini sudah terkabul.
Bahkan kelurga Robinson akan mengadakan acara syukuran di panti asuhan dan juga akan memberi santunan kepada orang yang membutuhkan sebagai bentuk syukur atas rejeki yang dapat mereka peroleh melalui kehadiran calon bayi dalam kandungan Noura.
Setelah mengabarkan kabar bahagia pada kedua orang tuanya, Noura lalu memilih untuk beristirahat di kamarnya. sejak dirinya mengandung tubuhnya memang sering sekali kelelahan.
Noura memilih berdiri di balkon kamarnya menatap langit yang kebetulan sedang tidak mendung.sayup-sayup dirinya mendengar ponselnya berbunyi. Noura pun memilih kembali ke kamarnya. Nomor baru, Noura langsung mengangkatnya karena yakin bahwa itub adalah suaminya.
" Hallo. " sapa Noura.
" Nou, " ucap suara yang ada diseberang sana.
' sayang..." rengek Noura. Dia tahu bahwa suara itu adalah suara suaminya.
" Apa itu benar bahwa kau sedang mengandung sekarang ?" tanya Joaquin
" Pasti kalau bukan Theo atau Gilbert yang memberitahu mu kan. "
" Theo yang mengabari ku. Vinda tadi menghubunginya. kau tahu aku sangat senang sekali saat ini. Rasanya ingin aku terbang ke sana sekarang agar bisa memelukmu. terima kasih banyak sayang kau telah menyempurnakan hidupku. Aku janji akan segera menyelesaikan semua urusanku di sini, aku pasti akan langsung ke sana. "
" Ehm...... Aku akan menunggumu. Jadi cepat selesaikan semua urusan mu di sana dan segera kemarilah. ' Noura tersenyum membayangkan ada Joaquin yang menemaninya saat sedang mengandung.
__ADS_1
" Aku akan selalu menunggumu cepatlah pulang suamiku."