
Dua bulan berlalu setelah kejadian dimana Noura diculik, meski tak ada perkembangan dari penyelidikkan itu tapi tak ada juga yang terjadi setelahnya.Apa yang ditakutkan Joaquin tidak terjadi atau mungkin belum. Awalnya Joaquin pikir akan ada pihak tertentu yang memanfaatkan kondisi Noura saat itu yang tanpa busana.
Noura masih juga belum menyadari bahwa pernah ada seseorang yang berlaku jahat padanya. Noura tetap menjalani hidup dengan baik, menikmati setiap momen kehamilannya. Sekarang ini usia kandungan Noura sudah empat bulan. Kandungannya sehat dan dokter mengatakan tak ada kelainan karena semuanya tumbuh dan kembang kelima janinnya baik.
Joaquin dan daddy Adeard sekarang ini lebih posesif dimulai setelah peristiwa penculikan Noura. Sekarang ini Joaquin selalu melarang istrinya keluar rumah jika tidak bersamanya atau kedua orang tuanya. Meski pengawal bayangan Noura bertambah banyak tapi tak membuat Joaquin serta merta membebaskan Noura untuk meninggalkan mansion Robinson.
" Mom, keluar jalan-jalan yuk!" rengek Noura yang sudah dua bulan ini tak pernah keluar mansion.
" Izin dulu sama Jo gih. Mommy nggak mau nanti Jo marah kamu keluar." ujar mommy Rita.
" Coba mommy yang izin, pasti Jo langsung kasih izin mom. Aku bosen bener berada di rumah." rengekan Noura semakin menjadi.
Mommy Rit akhirnya mengalah setelah noura merengek selama setengah jam tanpa berhenti. Mommy Rita heran apakah ini sifat asli Noura atau bawaan dari cucunya. Pasalnya Noura tak pernah bersikap seperti itu. Noura yang biasanya selalu dewasa dan akan malu jika merengek seperti anak kecil.
Belum sampai mommy Rit menghubungi Joaquin, menantunya itu lebih dulu menghubunginya. Awalnya wajah mommy Rita terlihat bingung namun menit berikutnya wajahnya berubah sumringah, entah siapa yang menghubunginya.
Selesai menutup telfon yang entah dari siapa itu, mommy Rita mengajak Noura ke dalam kamar milik Noura. Mommy Rita membantu Noura mengepak pakaian milik putrinya itu untuk dimasukan ke dalam koper. Sepertinya anaknya itu akan bepergian jauh.
" Mom, kenapa mommy packing bajuku?" tanya noura keheranan. " Apa mommy mau mengusirku sehingga mommy memasukan pakaianku ke dalam koper?" rentetan pertanyaan keluar dari mulut Noura.
" Jo bilang tadi ditelfon dia akan datang tiga pulut menit lagi dan akan langsung membawamu babymoon ke Hawaii." jawab mommy Rita.
__ADS_1
" Serius mom? Kenapa tak biang dari tadi." protes Noura.
" Namanya juga kejutan sayang." ujar mommy Rita.
Tiga puluh menit tepat Joaquin tiba di mansion Robinson. Rencana dia akan mengajak Noura untuk berangkat langsung ke hawaii dengan pesawat pribadi miliknya. Noura merasa bahwa ini sangat luar biasa pun meminta Joaquin agar nantinya mau mengabadikan momen-momen saat mereka berlibur.
Kedatangan Joaquin disambut mommy Rita dan Noura. Mommy Rita sudah mempersiapkan semuanya untuk Noura seperti apa yang dipinta Joaquin lewat telepon tadi. Noura sudah cantik dengan baju terusan berwarna putih berlengan pendek tapi panjang sampai ke mata kaki. Cantik sekali dimata Joaquin.
" You Like an angel Sweetheart. " puji Joaquin.
" Thank you. " Noura tersenyum lebar sekali.
Mobil yang mengantar kedua pasang calon orang tua baru sudah menepi di bandara. Joaquin dan Noura mengurus perihal keberangkatan kemudian langsung menuju ke gate tempat pesawat pribadi Joaquin berada. Keduanya tak perlu ribet seperti para penumpang pesawat lainnya yang harus membeli tiket dan lainnya. Mereka hanya perlu menunjukkan bisa saja lalu pergi langsung menuju pesawat. Pesawat pribadi tak perlu harus penumpangnya membeli tiket.
" Ternyata enak pakai pesawat pribadi ya nggak ribet sayang. Berangkatnya juga lebih cepet. " ujar Noura. Saat ini dia sudah duduk disofa indah yang ada di dalam pesawat pribadi milik Joaquin.
" Heem. " jawab Joaquin singkat. Dia sedang sibuk mengurus tempat duduk yang nyaman untuk Noura mengingat usia kandungan sudah 18 minggu dan perutnya sudah sebesar bumil yang hamil usia kandungan 8 bulan.
" Kami lagi ngapain sih? Kok kelihatannya sibuk bener? " tanya Noura yang penasaran melihat suaminya memunggunginya dan berkutat dengan sesuatu.
" Ah selesai juga. " seru nafas lega keluar dari mulut Joaquin. Dia tak menjawab pertanyaan dari istrinya.
__ADS_1
" Nou, ayo duduk di sini. Aku rasa disini lebih aman untukmu. " ajak Joaquin.
Noura sampai speechless tak tahu harus bicara apa. Dia terlalu terkejut dan terharu dengan apa yang Joaquin lakukan. Ternyata suaminya itu sendang mempersiapkan tempat duduk untuknya yang nyaman untuknya. Jangan duduk nyaman, tidur pun Noura sangat tak nyaman. Berbaring telentang makan rasanya akan sangat sesak berbaring miring juga kagak membuatnya tak nyaman.
" Thank sayang. " ujar Noura terharu. Matanya sudah berkaca-kaca seperti sudah mau menangis. Maklum bumil pasti mood swing.
Joaquin tersenyum menanggapi istrinya yang sedang berterima kasih itu.
Pesawat pribadi milik Joaquin terbang dengan lancar menuju ke Hawaii. Ke resort yang dulu Noura lah yang mendesainnya. Resort yang dinamai Joaquin Siempre yang dalam bahasa Spanyol berarti selamanya.
Belasan jam pesawat pribadi milik Joaquin ini mengudara di langit menuju ke Hawaii. Penumpang yang merupakan tuan dan nyonya pemilik pesawat ini saat ini tengah terlelap bersama karena langit memang sudah berubah gelap. Keduanya saling memeluk di kamar yang memang disediakan di dalam pesawat pribadi milik Joaquin.
Ketiga subuh datang, pesawat milik Joaquin mendarat di bandar udara internasional Honolulu. Dari Bandar Udara internasional Honolulu ini Joaquin dan Noura akan ke pulau Maui tempat dimana resort Joaquin dibangun. Pulak Maui merupakan pulau terbesar kedua di kepulauan Hawaii.
Pulak dengan pemandangan yang sangat hijau dipadu dengan birunya air laut sangat indah dipandang mata. Resort yang Joaquin bangun di sini memang sangat besar. Resort yang diberi nama Siempre ini bila hari biasa akan disewakan pada para wisatawan, tapi untuk satu minggu ke depan resort ini milik Joaquin terlebih dahulu untuk melakukan baby moon.
Tepat saat kedatangan Noura dan Joaquin ke resort itu matahari terbit terlihat di ufuk timur. Bangunan resort milik Joaquin ini mengarah ke arah timur, sengaja dia bilang lebih menyukai menghadap. timur. Agar dapat melihat sunrise.
Joaquin sedikit unik, biasanya orang akan suka pada sunset tapi dia lebih menyukai sunrise. Joaquin bilang, sunrise adalah semangat untuk mengawali hidup ini sama seperti matahari yang semangat menyinari bumi.
" Look!! Very Beautifull. Memandang Matahari terbit selalu mengingatkan ku pada semua perjuanganku untuk bisa berdiri menggunakan kedua kakiku sendiri. Bagiku Sunrise jauh lebih indah dari sunset karena sunrise adalah awal yang baru, awal untuk hari yang baru, awal untuk hidup yang lebih baik. "
__ADS_1