Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 83


__ADS_3

Pesawat pribadi milik Joaquin sudah sampai di bandara Chicago. Mobil yang menjemput Joaquin pun sudah berada di parkiran mobil bandara Chicago. Noura di rawat di rumah sakit ternama di Chicago, tapi sekitar dua bulan yang lalu Noura menjalani perawatan di rumah. Noura lebih suka suasana rumah daripada rumah sakit jadi pikir daddy Adeard Noura akan cepat sadar bila berada di rumah yang nyaman.


Dari bandara sampai ke rumah yang ditempati oleh keluarga Robinson setidaknya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Joaquin memilih memejam kan matanya, berniat istirahat sebentar karena rasa lelah yang dirasakan setelah perjalanan udara lebih dari dua belas jam lamanya.


Daddy Adeard menyambut kedatangan Joaquin di depan pintu rumahnya. Meski tidak sebesar mansion Robinson dan hanya rumah sederhana, tapi ada kesan nyaman dan tenang saat menginjakan kaki di tempat ini. Daddy Adeard kemudian mengajak Joaquin masuk dan menunjukkan kamar yang akan ditempatinya selama berada di sana.


Merasa dirinya sangat kotor oleh keringat dan juga debu selama perjalanan, Joaquin memilih untuk mandi terlebih dahulu sebelum menemui Noura. Seorang pasien tidak boleh dijenguk oleh keluarga atau teman yang membawa virus atau bakteri karena dapat menghambat kesembuhan pasien.


" Mana Jo sayang? " tanya mommy Rita yang baru saja keluar dari kamar perawatan Noura. Mommy Rita mengelap badan Noura agar terasa segar.


" Mungkin sedang membersihkan diri sayang, kamu seperti tidak tahu saja kebiasaan anak itu. " jawab daddy Adeard.


Keduanya lalu berlalu menuju ke meja makan untuk menyantap makan malam mereka. Langit sudah nampak gelap, dan sepertinya akan turun hujan karena langit sangat mendung. Beruntung Joaquin tidak terjebak hujan sehingga bisa datang tepat waktu.


" Malam dad, mom. " sapa Joaquin kemudian mendudukkan pantatnya di kursi makan.


" Malam Jo, bagaimana kabar cucu ku? " tanya mommy Rita yang selalu excited setiap kali membicarakan kelima anak Joaquin dan Noura.


" Mereka semua baik mom, Geya juga sudah mulai akan tinggal dengan kami. Semakin besar mereka semakin nakal mom. Aku sudah satu minggu tidak ke kantor karena duo racun berakting untuk menahanku di rumah. " cerita Joaquin mengebu-gebu.


" Duo racun? " beo daddy Adeard.

__ADS_1


" Iya dad, Galen dan Ghadi. Mereka kompak sekali jika ingin mengerjai ku. " ujar Joaquin tersenyum dan mulai memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Dia sudah sangat lapar.


Acara makan telah usai dan Joaquin memilih untuk melihat Noura yang ada di kamar lantai dua. Kamar yang disulap seperti kamar rawat yang ada di rumah sakit lengkap dengan alat-alat penunjang kehidupan Noura.


Meski nampak sangat kurus dan juga pucat, tapi tidak sedikitpun mengurangi kecantikan alami milik Noura. Joaquin selalu jatuh cinta setiap detik saat melihat wajah cantik istrinya itu. Noura memiliki inner beauty yang sangat kuat dan juga wajah yang imut tidak terlihat tua.


" Hai sayang, bagaimana kabarmu? Maafkan aku tidak bisa datang saat kau pulang ke rumah. Anak-anak kita benar-benar membuat aku kewalahan. Untuk ada Theo dan juga Vinda di sana sehingga aku bisa kemari. Oh ya... Geya sudah mulai tinggal denganku, keluarga kita akan sangat lengkap saat kau juga ikut bergabung di dalamnya. Karena hal itu cepatlah bangun dan berkumpul bersama kami. Kau pasti akan sangat senang saat melihat tingkah laku kelima anakmu. " Joaquin banyak bercerita meski tahu lawan bicaranya tidak akan bisa menanggapi, tapi Joaquin tahu bahwa Noura bisa mendengar semuanya.


" Nou, apa masih belum cukup kau menghukum ku? Sampai berapa lama kau akan terus memejamkan mata seperti ini? Apa kau tak ingin melihat anakmu? Apa kau.... hiks.... tidak... hiks.... merindukanku. Hiks... hiks... " Joaquin mulai terisak di samping tubuh tidak berdaya istrinya.


" Hiks... Apa kau tahu, aku benar-benar merindukanmu... hiks... hiks... Bangunlah Nou, aku mohon. " bukan lagi isakan, tapi Joaquin sudah menangis hingga terdengar sampai di luar ruangan itu.


Hancur, satu kata yang menggambarkan bagaimana hati dan hidup Joaquin sekarang ini. Hancur semua angan dan asanya untuk bisa bersama dengan keluarga kecilnya. Hancur hatinya karena tidak bisa melindungi wanita yang paling dicintainya hingga peristiwa itu terjadi.


Lelah menangis tanpa sadar Joaquin tertidur sambil duduk dengan kepala yang menyandar di kasur empuk yang menjadi teman Noura ketika kesakitan datang padanya.


Keesokan Joaquin bangun dengan tubuh yang remuk redam. Dia berasa salah posisi tidur hingga membuat badannya pegal-pegal. Andai Noura sadar, dia pasti akan meminta pada istrinya untuk memijatnya.


Setelah melihat kondisi Noura, Joaquin bergegas kembali ke kamarnya untuk membersihkan diri. Dia tidak ingin kotor kaka bersama dengan Noura. Tak butuh waktu lama, cukup sepuluh menit mandi kilat Joaquin selesai. Dia kini menuju ruang makan untuk menyantap sarapannya.


Alasan Joaquin yang tetap mau makan mesti tidak selera adalah pesan yang diucapkan oleh Noura sehari sebelum peristiwa itu terjadi. Saat itu, mereka sedang quality time bersama sebelum pernikahan.

__ADS_1


" Janji, kau harus merawat tubuhnya agar tetap sehat. Kita kan punya anak jadi kesehatan kita sangat penting. Jangan telat makan, jika sampai kau melakukannya aku tidak akan memaafkanmu. "


Begitulah nasehat terakhir istri tercintanya ucapkan padanya. Sebuah malam yang andai Joaquin tahu akan ada kemalangan keesokan harinya, dia tak akan membiarkan Noura mengalami ini semua. Meski pelaku telah di tangkap, sedikit pun tak mengizinkan ah kondisi Noura.


Ketika mommy Rita masuk ke kamar Noura untuk membersihkan tubuh dari wanita yang dicintai Joaquin itu, dua pria berbeda generasi itu lebih memilih untuk berbincang di ruang santai. Banyak yang daddy Adeard tanyakan termasuk masalah perusahaan.


" Lancar semua Jo? " tanya daddy Adeard yang nampak menyesap kopinya.


" Lancar daddy, anda jangan khawatir. " jawab Joaquin.


" Laki apa yang membuatmu kelihatan seperti seseorang yang banyak pikiran? "


" Ini bukan masalah perusahaan daddy, ini masalah Daniel. Kejadiannya yang menimpali nya membaur aku tidak bisa fokus pada sesuatu hal. "


" Apa yang sudah dilakukan oleh Daniel? "


" Dia menghamili seorang gadis tapi tidak ingin bertanggung jawab lantaran pekerjaan gadis itu yang ada hubungannya dengan dunia malam. "


" Apa kau sudah punya solusinya? "


" Aku ingin menemui mereka berdua dulu dad, baru nanti akan aku putuskan. Aku tidak ingin menghakimi mereka tapi hanya ingin terjadi kejelasan pada status anak itu dad. "

__ADS_1


Ya, Joaquin sama sekali tidak ingin menghakimi Daniel karena telah membuat anak orang hamil, tapi Joaquin juga tidak membenarkan perilaku Daniel yang seperti tidak mau mengakui tentang perbuatannya pada gadis itu.


Joaquin ingin menemui orang-orang itu lalu mencari solusi dan penyelesaian terbaik tentang mereka berdua. Sebisa mungkin Joaquin datang untuk meredam emosi suaminya yang nampak sudah bertanduk.


__ADS_2