
Noura dan Joaquin masih tidak berhenti melihat ke arah monitor. Seolah tak percaya bahwa calon anak mereka kembar lima. Joaquin dibuat sampai geram, bibit premium kelas atas miliknya bari sekali dikeluarkan langsung jadi anak lima. Coba kalau sampai berkali-kali. Bisa jadi tim sepak bola plus cadangannya. 😁😁
Noura tak pernah menyangka bahwa dirinya diberikan anugerah bisa langsung mengandung bayi lima sekaligus. Dia jadi harus lebih hati-hati dan juga memperhatikan pola makannya demi untuk anaknya bisa tumbuh dan berkembang normal tanpa kekurangan sesuatu apapun.
" Wah selamat sekali lagi tuan dan nyonya, sekali hamil langsung ada lima ya baby nya. Perlu diperhatikan konsumsi makanannya ya nyonya. Jangan sampai telat makan atau tidak mau makan nanti adik bayinya nggak bisa tumbuh dengan baik. " saran dokter.
" Saya sering sekali makan dok, apa itu tidak apa-apa? " tanya Noura. Dia memang jadi doyan makan setelah hamil sehari bisa berkali-kali dia memasuki area dapur hanya untuk mengganjal perutnya. Sekarang dia tahu alasan doa jadi semakin doyan makan karena anaknya ada la di dalam perut.
" Tidak apa-apa nyonya, tapi saya sarankan untuk makan dalam porsi kecil tapi sering ya. " ujar dokter membantu Noura turun dari ranjang. Kini mereka bertiga sudah kembali ke meja kerja dokter kandungan itu.
Dokter nampak sedang menuliskan resep untuk Noura. Joaquin dan Noura melihat tulisan dokter itu sudah pasti tidak bisa membacanya. Alhasil mereka berdua hanya diam saja menunggu dokter itu selesai.
" Maaf ya nyonya dan tuan, kalau untuk keinginan menjenguk baby nya tolong untuk ditahan dulu ya sampai usia kandungannya kuat. " ujar dokter tersenyum penuh maksud menatap Joaquin.
" Eh.. " Joaquin terkejut saat dokter bisa mengetahui isi dari pikirannya.
" Jangan kaget dan malu yang tuan dan nyonya. Hal seperti ini sangat wajar ditanyakan oleh calon orang tua. Dan untuk pastinya saat kandungan sudah menginjak trimester kedua ya tuan. " ujar dokter kandungan menerangkan.
Setelah selesai berbincang dengan dokter kandungan, Noura dan Joaquin menebus resep dokter tadi. Ada pereda mual, vitamin dan beberapa obat yang Noura lupa apa tadi kegunaannya.
" Kalian lama sekali. " protes Theo. Sudah hampir satu jam dia menunggu di kursi tunggu dekat dengan apotik. Vinda sampai berulang kali mengeluh karena lelah duduk. Usia kandungannya sudah hampir lima bulan tapi karena anak kembar jadi sudah sebesar usia kehamilan tujuh bulan. Vinda jadi gampang lelah dan tidak bisa duduk terlalu lama.
__ADS_1
" Sorry, tadi konsultasi dulu sama dokter. " ujar Joaquin. Karena keasyikan membicarakan kehamilan Noura jadi lupa jika mereka berangkat bersama Theo dan Vinda.
Theo menyuruh Vinda dan Noura untuk kembali dulu ke mobil dan dia yang menemani Joaquin menebus obat untuk Noura. Setidaknya jika di mobil Vinda bisa berbaring di kursi mobil yang bisa diturunkan sandarannya.
" Gimana kak kandungan kakak ipar? juga kondisi calon keponakanku apakah semuanya sehat? " tanya Theo.
" Kelima anakku sehat Noura juga sehat tidak perlu khawatir. " jawab Joaquin santai. Dia tengah berbalas pesan dengan Gilbert perihal masalah dia yang membanggakan dirinya yang langsung bisa membuat Noura hamil kembar lima.
" syukurlah kau semua sehat. " ujar Theo namun sedetik kemudian, " Lima, anak kakak kembar lima? " pekik Theo yang baru bisa mencerna kata-kata Joaquin tadi.
" Kak apa kau serius anakmu kembar lima? Oh God ini benar-benar luar biasa. " ujar Theo.
" Benar anakku kembar lima, kau tahu aku senang sekali saat mendengar kabar itu. Sekali buat langsung lima. " Joaquin tertawa renyah yang menambah kadar ketampanannya.
Kini kedua mobil milih Joaquin dan Theo tengah melesat menuju ke kediaman Robinson. Sudah waktunya untuk kedua bumil istirahat jadi mereka berempat memutuskan untuk pulang. Baru nanti malam mereka akan keluar bersama melihat suasana malam kota J.
Dan benar saja ketika malam tiba, Noura benar merengek ingin diajak jalan-jalan suaminya mengelilingi kota J. Hanya mereka berdua karena Vinda terlihat sudah kesusahan bila dipakai jalan karena perutnya sudah besar.
Joaquin dan Noura berhenti di sebuh taman kota. Banyak pasangan muda mudi yang juga berada di sana hanya untuk sekedar duduk mengobrol atau makan di warung yang berjajar di sekitar taman kota.
Joaquin menggandeng tangan Noura menyusuri taman kota tersebut. Noura sampai minta dibelikan batagor kalau melihat ada gerobak penjual makanan tersebut. Jangan ditanya ya Joaquin gimana, sampai melongo dia melihat istrinya jajan dipinggir jalan apalagi sampai pesan 3 porsi batagor dan itu dimakan oleh Noura sendiri karena Joaquin tidak mau.
__ADS_1
" Nou, jangan pesen banyak - banyak dong, nanti perut kamu sakit lho. " tegur Joaquin. Baru malam ini dia melihat istrinya itu makan seperti orang tak makan selama satu minggu saja.
" Ini enak sayang, kamu nggak mau ya!! " Noura menyodorkan piring batagor ketiga tepat di depan dada bidang suaminya. Joaquin yang selalu mementingkan ke higienisan makanan terang langsung bergeleng kepala.
" Ini anak kamu yang pengen lho sayang. " rengek Noura saat melihat mulut suaminya hampir terbuka untuk menceramahinya karena jajan sembarangan.
" mommy nya juga doyan. " ketus Joaquin. Noura hanya meringis mendengar ucapan suaminya.
Sudah habis batagor Noura, Joaquin segera mengajak pergi istrinya dari sana. Bisa gawat kalau dia jajan sembarangan lagi. Asupan gizi yang masuk ke perut Noura perlu diperhatikan tidak boleh asal makan tapi gizinya tak ada.
Kini Joaquin tahu kenapa sangat istri tidak mau diajak ke mall malah memilih ke taman kota. Lain kalo dia tidak akan tertipu jika sangat istri merengek lagi.
" Ini mau kemana lagi? " tanya Joaquin.
" Aku lagi marah... Kamu nyebelin tahu nggak aku masih pingin di sana. " protes Noura saat mengingat tadi ditarik paksa sang suami.
" Nou, kamu kalau makan itu perhatiin dong gizi yang masuk ke mulut kamu. Kamu hamil anak lima lho malah jajan sembarangan. Kepikiran nggak kalau gara-gara jajan sembarangan anak kamu trus nggak bisa dapat gizi dari yang kamu makan. Kita bisa bikin sendiri minta sama chef di rumah kamu yang pasti ngerti soal gizi. Kasian dong sayang bibit premium aku yang sudah membuahi kamu tapi kamunya nggak bisa jaga. " omel Joaquin.
Noura sebenarnya tahu bahwa apa yang barusan diucapkan suaminya itu ada benarnya juga. Makan banyak kalau tidak ada gizinya juga percuma. Tapi yah mah bagaimana lagi namanya juga mood bumil itu naik turun alias mood swing ya tetep aja jadi marah karena ditegur begitu. Suami pulang bukannya disayang malah diomelin. 😁😁
__ADS_1
Terima kasih untuk para readers yang mau mengikuti karya author. Semoga saja makan banyak yang mau mengikuti, juga makin banyak yang like dan vote.
Terus ya ikutin kisah cinta Noura, jangan lupa ya