
Kepulangan dan kesembuhan Noura membawa angin segar bagi joaquin. kembalinya Noura membuat hidup Joaquin kembali diwarnai dengan cinta dan kasih sayang. Dan untuk mensyukuri hal ini, secara diam-diam Joaquin mempersiapkan pesta pernikahan untuk mereka.
Pesta yang berlangsung empat tahun yang lalu harus berakhir dengan penderitaan dan hal buruk sehingga Joaquin ingin mengubah kenangan pahit itu menjadi kenangan yang indah.
Dengan bantuan Malik dan Moses, Joaquin mempersiapkan kejutan untuk sang istri tercintanya. Pesta pernikahan yang diharap bisa membuat hidup Noura dan Joaquin menjadi bahagia hingga sampai ajal menjemput meeka.
Mansion Robinson, tidak lagi diselimuti kesedihan, penyesalan dan air mata, kini mansion ini diselimuti kebahagiaan yang sangat disyukuri oleh masing-masing anggota keluarga Robinson.
" Apa pekerjaan mu di kantor sangat banyak sampai kau meninggalkan ku di rumah? kau tidak merindukan ku?" tanya Noura menggoda suaminya.
" Kenapa sekarang ini kau berubah menjadi lebih berani dan sedikit agresif? Apa karena sudah lama tidak bersama?" ganti Joaquin yang menggoda istrinya.
" Seingat ku, kau itu suka sekali jika aku yang mengambil inisiatif.. Makanya sekarang ini aku ingin lebih kreatif agar kau semakin tidak bisa pergi meninggalkan ku." Noura mengusap dada Joaquin yang masih belum tertutup oleh kemeja yang sedang dikenakannya.
" maaf sayang, tapi aku ingin segera menyelesaikan semua pekerjaanku agar bisa berlibur bersama satu keluarga. Bukankah itu impian mu?"
" Kau tak akan mengingkari hal ini kan?" Noura berubah menjadi sedih.
" Tidak.. Tidak akan pernah. Sudah cukup hukuman yang diberikan daddy karena aku tidak menepati janji hingga membuatmu terluka. Empat tahun ini jika bukan karena anak-anak, sudah lama aku mengakhiri hidupku. Tanpa kau akhirnya tak lebih dari tubuh tanpa jiwa Nou. '
Degh...
__ADS_1
Jantung Noura seakan berhenti berdetak, suaminya ternyata tahu bahwa semua ini adalah keinginan daddy Adeard untuk menguji Joaquin. Noura kembali mengingat kejadian di malam dia bertanya pada daddynya mengenai masalah yang direncanakan oleh daddy Adeard sebelum adanya pesta pernikahan itu.
Flashback
Noura duduk di kursi yang ada di hadapan daddy Adeard. Mereka ingin mendiskusikan mengenai apa yang sedang direncanakan oleh Adeard. Atau lebih tepatnya Noura ingin tahu apa yang sedang dilakukan oleh daddynya, kenapa seakan daddynya terkesan tidak lagi sejalan dengan Joaquin.
" Apa maksud daddy bergerak di belakang Joaquin? Daddy tidak mempercayainya? " tanya Noura. Nada bicaranya sangat tegas dan terkesan serius.
" Daddy sedang ingin menguji Joaquin, mampukan dia menepati janjinya untuk menjagamu. Nou, daddy tahu kesulitan apa yang dialami Joaquin karena dia tidak segera bertindak, dan daddy kecewa untuk hal itu. Wajar kan jika daddy berbuat seperti ini. " jawab daddy Adeard. Noura jujur sedikit terkejut dengan apa yang daddynya itu katakan, tapi Noura lebih tidak bisa menerima jika daddynya ingin memisahkan mereka.
Melihat putrinya terdiam, Adeard mulai ingin menguji tentang perasaan putrinya ini dengan menantunya, " Mau taruhan dengan daddy? " Adeard memancing putrinya.
" Maksud daddy apa? "
" Daddy, pernikahan kami bukan mainan yang bisa daddy gunakan. " Noura sangat marah mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh Adeard.
" Dan nyawamu juga bukan mainan Nou, daddy mana yang sanggup merima saat nyawa anaknya menjadi taruhan? Daddy tidak memisahkan kalian saat ini karena daddy menghargai perasaan dan pernikahan kalian tapi tidak juga bisa membuat dadi melupakan kekecewaan daddy. " Diam hanya itu yang bisa Noura lakukan. Jika harus memilih siapa yang akan dipilihnya, suaminya atau daddy nya.
Flashback off
Noura menatap tak percaya pada suaminya. Benarkah Joaquin tah dan tidak marah saat mengetahui tentang hal ini. Tapi jika tahu mengapa selama empat tahun ini Joaquin diam saja. Berbagai pertanyaan muncul di kepala Noura tentang suaminya yang tidak mengambil tindakan saat tahu daddy Noura telah mengujinya.
__ADS_1
" Daddy mengatakan pada aku semalam, kecewa jelas pasti tapi aku mengerti apa yang ada dipikiran daddy. Aku juga akan melakukan hal yang sama jika itu Geya yang mengalaminya." kata-kata Joaquin menjawab semuanya pertanyaan yang ada di kepala noura.
" Maafkan aku.." Nora begitu menyesal telah membuat kesepakatan dengan daddynya untuk melakukan seperti apa yang daddynya minta.
" Aku mengerti Nou, aku yang salah karena tidak tegas sehingga membuat nyawamu terancam.Jika aku bisa tegas saat itu untuk mengambil tindakan maka kau tak akan terluka dan kita tak akan berpisah." Joaquin mencoba untuk membuat Noura berhenti menyalahkan diri sendiri.
idak ada lagi pembicaraan diantara mereka berdua, Noura sendiri merasa canggung setelah mengetahui bahwa Joaquin tahu situasi sebenarnya. Sebenarnya semua yang terjadi selma empat tahun ini juga melenceng dari rencana daddy Adeard. Noura benar-benar mengalami koma selama setahun dan menderita penyakit kanker rahim. hanay saja ketika Noura sadar dari komanya, baik daddy ataupun mommy tidak ada yang mengatakannya pada joaquin.
Setelah mengantar Joaquin untuk berangkat kerja, Noura duduk di ruang keluarga melihat anak-anaknya bermain bersama. Noura sedikit merasa sedih karena tidak dapat melihat tumbuh dan berkembangnya anak-anaknya. Bahkan dari yang dia ketahui dari mommynya saat dia baru tersadar adalah, putri kecilnya harus ikut Vinda dan Theo karena tak bisa minum dari botol.
" Apa yang mommy pikirkan?" tanya galen yang tahu-tahu sudah duduk di sampingnya.
" Memikirkan tumbuh dan kembang kalian tanpa mommy." jawan Noura. tangannya terulur untuk mengusap kepala anaknya.
"Jangan dijadikan hal itu sebagai sesuatu yang sedih mom. kami tumbuh dan berkembang dengan baik karena kami ingin mommy sehat kembali dan berkumpul dengan kami. Seharusnya kita bersyukur, jika tanpa pengorbanan mommy mungkin daddy akan sangat bersedih dan tidak akan bisa memaafkan dirinya sendiri." Noura sedikit terhern saat anaknya ini bisa sedewasa itu diusia yang masih sangat dini.
Noura kini tahu bahwa apa yang diceritakan oleh Joaquin semalam benar adanya. Putra pertama mereka itu bisa memiliki kedewasaan yang jauh dibandingkan dengan anak seusianya. Galen juga lebih pandai dalam segala hal, tentunya adalah hal-hal yang baik. Meski dulu dia suka sekali berulah bersama Ghadi, tapi sekarang ini dia melebihi semuanya saudaranya dalam segala hal.
" mom," panggilan dari galen membuyarkan lamunan Noura.
" Iya nak?" Noura tersentak kaget.
__ADS_1
" We always love and miss you. Kami adalah anak mommy, kami akan selalu menyayangi mommy tidak peduli apa yang pernah terjadi pada keluarga ini. Jangan lagi mommy menyalahkan diri sendiri atau daddy akan terluka mom."
" Selama empat tahun ini daddy suka sekali menangis saat kami sudah tertidur. Satu tahun ini aku selalu mengintip daddy saat menangis. Daddy selalu menyebut nama mommy disetiap tangisannya. Karenanya aku mohon mommy jangan pernah menyalahkan diri sendiri atau daddy akan lebih menderita dari ini."