
Robin begitu marah, hatinya merasa ini semua tak adil baginya. Dia dan Siska hanya kecelakaan tak ada cinta. Bahkan Robin membuat surat perjanjian dengan Siska, dimana pernikahan mereka hanya berjalan selama satu tahun. Dan sebentar lagi perceraian itu akan terjadi.
Niat hati setelah satu tahun akan kembali pada Noura, justru hari ini dia seperti ditampar oleh kenyataan Noura cintanya sudah menjadi milik pria lain. Robin bertekad akan merebut Noura dari pria itu.
Mobil yang ditumpangi Robin melaju kencang menuju rumah orang tuanya. Robin harus mencari tahu keberadaan Noura sekarang, dan papa nya bisa membantunya untuk menemukan keberadaan Noura. Robin harus bisa bertemu dengan Noura lalu menjelaskan masalahnya dan Siska.
Mobil miliknya berhenti di depan pintu mansion keluarga Luizi. Robin bergegas masuk ke dalam mencari keberadaan orang tuanya tanpa memperdulikan sapaan dari pelayan. Robin menuju ruang keluarga setelah sayup-sayup mendengar suara kedua orang tuanya.
" Pa, Ma aku ingin bicara. " sapa Robin. Kedua orang tuanya hanya diam tak menanggapi. Mereka masih kecewa saat tahu bahwa kesempatan berbesan dengan keluarga Robinson gagal karena ulah anak mereka.
" Pa, papa pasti tahu dimana Noura sekarang. Beritahu aku pa, Noura dimana. Aku harus bicara dengannya. " rengek Robin.
" Kenapa kau sekarang mencarinya? menyesali kesalahanmu. Lihat sekarang Noura sudah menjadi istri pria lain. Kau sudah membuang berlian hanya untuk sebuah batu kerikil, kau benar-benar bodoh Robin. " sentak papa Robin.
Robin menunduk, merenungkan perkataan papanya yang memang benar adanya. Dia sudah membuang berlian demi batu kerikil. Bodohnya dia ketika sudah tahu seseorang menjebaknya tapi malah diam saja justru menikmati hal itu.
Robin tahu Siska dan teman-temannya menjebak dirinya dengan mencampurkan minumannya dengan obat perangsang. Tapi Robin diam saja dan tetap melanjutkan itu semua sehingga dia bisa menikmati tubuh dari Siska.
Dia yang sudah dikuasai hasrat tidak memakai pengaman. Dia bulan setelah peristiwa itu terjadi, Siska mendatanginya dan mengatakan dia sudah mengandung anak Robin. Tes DNA juga sudah dilakukan dan memang anak yang dalam kandungan Siska adalah anak kandungnya.
Menyesal jelas pasti, tapi tidak mengubah apapun. Dia harus melepas Noura tapi orang lain mendapatkannya. Sekarang ini masihkah dia memiliki kesempatan untuk mendapatkan Noura lagi.
" Keluarga Robinson ada di Ad Hotels datanglah ke sana siapa tahu Noura masih mau bersama mu. " ujar Papa Robin.
" Pergilah nak, kejar Noura. " mama Robin sedikit mendorong tubuh anaknya untuk cepat pergi mengejar cintanya.
__ADS_1
Robin yang sudah mendapat lokasi keberadaan Noura bergegas menuju ke Ad Hotels. Dia begitu bersemangat untuk segera bertemu dengan Noura. Robin masih merasa ada cinta di hati Noura untuk nya. Percaya diri jelas pasti, dia sudah bersama dengan Noura selama lima tahun tak mungkin Noura tak memiliki sedikit pun rasa jika masih bertahan sampai lima tahun lamanya.
Tiba di tempat yang dimaksud Robin langsung berjalan masuk menemui resepsionis untuk bertanya tentang kamar yang ditempati Noura. Resepsionis yang sebelumnya sudah diberitahu bahwa keluarga Robinson tidak bisa diganggu, tidak bisa memberikan informasi apa pun pada Robin.
" Kau tahu siapa aku? Aku Robin tunangan Noura. " sentak Robin. Dia sangat marah saat resepsionis tak mengizinkannya tahu keberadaan Noura.
" Maaf tuan, saya tak bisa mengatakan yang sebenarnya terjadi. " ucap resepsionis.
Tanpa memperdulikan resepsionis tadi yang berteriak memanggilnya, Robin terus berjalan memasuki hotel tersebut. Beberapa saat kemudian tangannya sudah ditarik oleh pihak keamanan hotel tersebut. Merasa tak Terima, Robin menghajar pihak keamanan tadi. Dia terus memukul orang itu dengan membabi buta. Melampiaskan semua kekesalannya pada pria tak berdosa itu.
" Hentikan.... " teriakan daddy Adeard menggema di lobby hotel. Ria bergegas turun saat salah satu karyawannya mengatakan ada seseorang yang membuat keributan di lobby. Bahkan menghajar pihak keamanan yang menghentikannya.
Robin menghentikan pukulannya. Dia menatap daddy Adeard dengan wajah yang masih diselimuti emosi, namun dia menahannya. Berjalan mendekati daddy Adeard lalu langsung menyapa pria yang merupakan ayah dari wanita yang dicintainya.
" Paman, aku ingin bertemu Noura. Aku mohon ijinkan aku menemuinya. " Robin menangkup kan kedua telapak tangannya di depan dada memohon pada daddy Adeard.
" Aku ingin mengatakan maaf padanya paman. Aku ingin dia tahu bahwa aku masih mencintainya, aku dijebak paman. Aku ingin Noura kembali lagi padaku. " ujar Robin percaya diri.
Tanpa Robi ketahui Joaquin yang ada dibelakang daddy Adeard mengepalkan kedua tangannya. Joaquin sangat marah saat mendengar dengan percaya dirinya Robin mengatakan Noura harus kembali padanya.
" Noura adalah istriku yang sah secara negara dan agama. Dia istriku dan ibu dari calon anak-anak ku. Ingat itu baik-baik. " ucap Joaquin penuh penekanan.
" Jangan terlalu percaya diri kau, jangan sampai kau malu jika dipermalukan oleh ku. Sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku bertindak lebih kejam padamu. " Joaquin menambahkan. Dia bahkan sampai menatap tajam Robin yang ada di depannya itu.
Seolah tuli Robin sama sekali tak mendengarkan kata-kata Joaquin. Memandang Joaquin pun tidak. Dia terus memohon pada daddy Adeard agar memperbolehkannya bertemu dengan Noura. Dia harus bertemu malam ini juga agar hatinya tenang, Robin sungguh tak bisa jika tak kembali mendapatkan hati Noura.
__ADS_1
Noura sebenarnya mengikuti daddy dan suaminya turun ke bawah. Setelah melihat itu adalah Robin, Noura berhenti sejenak dan bersembunyi di balik tubuh orang-orang yang berkumpul mengelilingi kekacauan yang terjadi karena Robin.
Noura melihat dengan jelas Joaquin sudah sangat marah. Rahangnya mengeras, otot lehernya juga sudah keluar. Jika tidak dihentikan maka nasib Robin dan keluarganya akan hancur.
" Hentikan Robin. " teriak Noura berusaha mengendalikan keadaan.
" Nou, sayang kita harus bicara. Maaf.... maafkan aku ya. Aku menyesal sayang. " ujar Robin mendekatimu Noura.
" Maju selangkah kau akan menanggung akibat yang tak akan pernah kau bayangkan sebelumnya. " ancam Joaquin.
" Noura istriku, jika kau menyesal kenapa dulu kau menyakiti dan meninggalkannya? Sekarang sudah terlambat lebih baik kau pergi dari kehidupan Noura, jangan pernah berpikir aku akan melepaskan Noura. " ujar Joaquin.
Robin menatap nyalang pada Joaquin yang sekarang menghadangnya mendekati Noura. Rasanya hatinya begitu sesak melihat Noura tak mau mendekatinya. Dia masih sangat mencintai wanita yang ada di hadapannya itu.
" Pergilah Robin. Cerita kita sudah usai, jangan kau terus bertahan pada masa lalu. Kau punya anak dan istri, berbahagialah dengan mereka dan jangan mengusik ku lagi. Kita sudah punya kehidupan masing-masing. " Noura berkata.
" Pergilah, dia pilihanmu baik dan tidaknya itu adalah keputusan mu. Aku tidak akan pernah kembali padamu, sekarang maupun selamanya. "
Setelah mengucapkan itu Noura berlalu pergi bersama dengan Joaquin. Daddy Adeard tinggal disana untuk mengurus Robin.
cinta yang pernah tersakiti hanya sedikit orang yang mau bertahan. Jika yang lain akan memilih pergi dari pada terus tersakiti.
......**********......
Hai readers, maaf kan author yang kemarin tidak bisa up cerita Kisah Cinta Noura ya. Author kedatangan keluarga papa nya anak-anak jadi sedikit repot nggak bisa up.
__ADS_1
Diusahakan hari ini bisa up lebih banyak ya. 😁😁😁