Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 72


__ADS_3

Keesokan harinya di waktu yang sudah dijanjikan, Widi datang ke rumah Noura bersama dengan kakaknya, Wilson. Mereka berdua sudah ada janji dengan Noura. Noura menyambut kedatangan mereka berdua dengan sangat antusias. Berharap akan ada titik terang dari masalahnya kali ini.


Noura pun menceritakan semua yang terjadi pada hari itu. Dia juga mengatakan suami dan daddy nya merahasiakan hal itu padanya, Noura ingin bisa menyelesaikan masalah ini tanpa sedikitpun melukai anak dan keluarganya.


" Maaf, Nou. Hanya satu yang bisa aku katakan, lakukan apapun yang diminta oleh tuan Adeard. Dia sudah merencanakan semuanya dengan sangat baik. Tuan Joaquin juga sudah mengawasi pelaku. Aku tak bisa bicara banyak karena kedua orang itu sudah menutupi semua tentang peristiwa itu. Jadi saranku dengarkan daddy mu. " ujar Wilson memberi saran pada Noura. Dia tidak bisa menjelaskan secara detail karena ini semua bersifat pribadi. Belum lagi kejadian di kamar itu yang sebenarnya juga tidak ada yang mengetahuinya.


" Kau pun juga bicara seperti ini lalu apa yang bisa aku lakukan. Aku tahu daddy ku sudah bertindak tapi kemungkinan besar dia pasti membawa ku pergi meninggalkan Joaquin. " suara Noura terdengar sangat frustasi.


" Percayalah pada daddy mu. Jika itu keputusan, mungkin itu yang terbaik untuk saat itu. " Wilson menenangkan.


Widi menjadi sedikit curiga dengan sikap kakaknya saat ini. Tidak biasanya dia memilih untuk tak mengutarakan yang sebenarnya terjadi. Bahkan padanya pun, Wilson tak mengatakan apapun soal Noura dan kejadian saat itu. Wilson ikut menyelidiki karena Widi juga menjadi korban dari pelaku kejahatan saat itu.


Setelah kepulangan Widi dan Wilson, Noura semakin dibuat tak berdaya. Setelah berpikir cukup lama, dia memutuskan untuk bertanya pada daddy Adeard nanti malam atau besok pagi pokoknya saat Joaquin tak ada di rumah. Semoga saja ada tutuk terang dari semua kebingungan nya.


" Maaf Nou, mommy tak bisa membantumu saat ini karena daddy mu yang melarang mommy. Percayalah tak ada orang tua yang ingin anaknya menderita nak. " ujar mommy Rita di balik pilar besar yang memisahkan ruang keluarga dengan dapur.


Mommy Rita kebetulan tadi tak sengaja mendengar percakapan Noura dan teman-temannya. Sebenarnya melihat Noura yang nampak tertekan, mommy Rita sangat ingin untuk mengungkap apa yang suaminya rencanakan. Tapi jika sekarang mommy Rita mengatakan itu semua maka akan merusak rencana dari suaminya.


" Semoga kalian berdua tak akan terluka terlalu dalam jika ini semua terjadi. " gumam mommy Rita pergi menuju kamarnya


Tak sampai langit berubah menjadi gelap, daddy Adeard sudah pulang. Sedangkan Joaquin tadi mengabari Noura kalau akan lembur karena banyaknya laporan yang harus dibacanya. Liburan satu minggu membuat pekerjaan Joaquin menumpuk.


Kepulangannya daddy Adeard memberi kesempatan pada Noura untuk bicara dengan daddy nya tanpa sepengetahuan Joaquin. Noura tak enak jika sampai tahu Joaquin. Noura takut jika Joaquin mendukung keputusan daddy nya.


Tok.. Tok..

__ADS_1


" Daddy can i have conversation with you? " tanya Noura yang melongok ke dalam ruangan kerja daddy Adeard.


" Yes you can sweety. Kemarilah! " jawab daddy Adeard.


" Kau ingin bicara apa? " daddy Adeard bertanya karena sudah lima menit Noura masuk ke ruangannya tapi tak kunjung untuk mengeluarkan sepatah kata pun.


" Daddy, aku harap kau bisa mengatakan dengan sejujurnya padaku. Apa yang daddy rencanakan tentang aku dan Joaquin? " tanya Noura akhirnya.


" Kenapa kau bertanya seperti itu? " bukannya menjawab daddy Adeard malah balik bertanya. Sesungguhnya daddy Adeard ingin mendengar pemikiran dari putrinya.


" Karena aku tahu daddy sedang bergerak menyelesaikan masalah yang melibatkan aku dan Jo. Tapi kau melakukan rencana itu tanpa melibatkan Jo. Apa maksud daddy dan apa rencana daddy? "


" Sudah daddy duga kau memiliki ketajaman sama seperti ku. Aku yakin kau bisa memimpin orang-orang ku karena kau sama sepertiku. "


" Kenapa kau berpikiran seperti itu? "


" Karena aku mirip daddy jadi aku tahu jalan pikiran daddy. Aku tahu daddy akan memisahkan aku dengan Jo sebagai cara daddy memperingatkan Jo akan kelalaiannya. Jangan berputar-putar hanya untuk membuatku bingung dad, karena aku tahu daddy dan aku mohon seharusnya daddy juga tahu bagaimana aku terhadap Jo. "


Noura mengatakan itu semua dengan linangan air mata yang terjun bebas dari kedua matanya. Noura tahu betul bagaimana daddy nya, Noura tahu daddy nya itu meski penyayang dia juga sangat tegas. Daddy tak akan mentolerir apapun jika seseorang itu melakukan kesalahan yang merugikan Noura.


Adeard menatap putrinya dengan tatapan penuh rasa sayang. Dia tahu betapa besar pengaruh Joaquin dalam kehidupan Noura. Dia juga tahu Noura akan kehilangan hidupnya jika tanpa Joaquin. Akhirnya Adeard menceritakan semua rencananya. Awalnya Noura menolak tapi setelah Adeard mengatakan alasannya, Noura pun akhirnya setuju. Tapi dengan syarat daddy nya mau mengabulkan permintaan Noura jika Noura ingin semuanya kembali seperti dulu.


" Baik daddy akan turuti keinganan mu. Daddy harus lihat dulu kemampuan Joaquin baru daddy akan memutuskan hal itu. " ujar daddy Adeard.


" Tapi dad, bagaimana jika Jo terluka dan kembali terpuruk seperti dulu? Apa daddy bisa menanggung itu semua? " tanya Noura. Ketakutan hatinya adalah suaminya akan kembali ke masa kelamnya dulu. Noura takut Joaquin kembali mendendam seperti dulu.

__ADS_1


" Tidak akan, dia sudah punya anak bagaimana mungkin dia akan terpuruk. Percayalah pada daddy. " jawab daddy Adeard terkesan sangat yakin.


Setelah pembicaraan dengan daddy nya meski perasaannya masih campur aduk tapi di depan Joaquin sebisa mungkin Noura dapat menutupi hal itu. Dia tak ingin Joaquin mengetahui semuanya seperti janji yang Noura buat pada daddy Adeard.


Joaquin sebenarnya tahu bahwa ayah mertuanya itu sudah melakukan pergerakan dan dia juga tahu bahwa resiko jika kegagalannya adalah kemenangan ayah mertuanya. Joaquin tahu konsekuensinya jika sampai dia gagal maka hal terburuk yang bisa terjadi adalah diuji oleh ayah mertuanya.


Setidaknya jika Joaquin pada akhirnya harus menyerah dengan rencana ayah mertuanya dia tidak akan membiarkan pelakunya menang dan mendapatkan apa yang diinginkan nya. Joaquin akan membuat pelakunya menerima pembalasan Joaquin karena sampai melukai Noura.


" Sayang ini sudah malam tidurlah! Akan aku usap dari belakang. Sini! " titah Joaquin menepuk sisi ranjang di sampingnya yang masih kosong.


" Baiklah, semoga saja aku bisa tidur. " Noura mendekat lalu membaringkan tubuhnya membelakangi Joaquin agar suaminya itu bisa mengusap perutnya dari belakang.


" Apa yang sebenarnya kau pikirkan sampai membuatmu galau tak bisa tidur? " ledek Joaquin.


" Kau menyebalkan. Siapa yang galau? " elak Noura.


" Apa pun yang terjadi nanti aku mencintaimu. Dulu, sekarang dan selamanya jadi aku berharap aku bisa menjadi rumah untukmu. Agar kau akan tetap pulang ke tempat dimana aku berada. " ucap Joaquin dengan tangannya yang sudah menyusup ke dalam pakaian Noura agar bisa mengusap perut Noura tanpa adanya halangan.


" Iya Jo.. Kau adalah rumah dimana nantinya aku akan pulang. Maafkan aku sayang, aku harus melakukan ini untuk melindungi anak kita nantinya. Maaf jika harus membuatmu terluka tapi yakinkah di sisa hidupku akan aku buat untuk bisa menghapus luka yang aku buat itu. " dalam diam Noura menangis, dalam diam dia menumpahkan sesak di dadanya. Joaquin tahu Noura sedang menangis, karena dia juga menangis karena takdir yang tak sesuai harapannya harus mereka berdua jalani.


****************************


Hai readers..... Lama nggak nyapa. Tadi pagi author shock banget lihat views hari ini yang anjlok. Maaf jika author mengecewakan kalian, tapi semoga saja kalian tak akan meninggalkan Noura dan Joaquin.


Terima kasih semua 👋🖐👋🖐👋🖐

__ADS_1


__ADS_2