Kisah Cinta Noura

Kisah Cinta Noura
bab 74


__ADS_3

Pagi ini di mansion keluarga Robinson sudah didekorasi sedemikian rupa untuk pesta pernikahan Joaquin dan Noura. Semua pernak pernik, mulai dari souvenir sampai ke dekorasi menggunakan warna hijau daun sesuai dengan tema pernikahan yaitu garden party.


Noura yang selama dua bulan setelah kepulangannya dari baby moon dan harus berdiam diri di rumah akhirnya ikut andil dalam persiapan pesta ini. Dekorasi, Noura sendiri lah yang merancangnya, souvenir juga dia yang memikirkan idenya, pokoknya semua hal yang berkaitan dengan pesta Noura turun tangan.


Di salah satu kamar yang ada di mansion Robinson, nampak seorang wanita yang sangat cantik dengan bagian perut yang sudah besar sedang dirias oleh make up artis yang sudah biasa mendandani pengantin. Wanita cantik ini adalah Noura, dia sedang kembali merasakan dirias untuk pesta pernikahan.


Make up yang natural dan tidak tebal justru membuat ibu hamil ini terlihat sangat cantik dengan aura yang keluar dari dirinya. Dengan gaun yang dibuat dengan mewah dan dari bahan yang harganya fantastis. Noura segera memakai gaunnya saat make up nya sudah selesai.


Joaquin sudah berada di halaman mansion menyambut para tapi yang hadir. Banyak kolega bisnis daddy Adeard dan juga teman sosialita mommy Rita. Joaquin juga mengundang beberapa kolega bisnisnya yang juga kebetulan berada di negara ini.


Mata dari seluruh anak buah yang disebar mengelilingi mansion juga Joaquin dan daddy Adeard tak pernah lepas memandangi setiap wajah tamu yang datang. Mereka berusaha untuk mencari orang-orang yang mencurigakan yang berniat mengacaukan acara pesta ini.


Noura keluar dari mansion dengan didampingi oleh mommy Rita. Gaun dengan punggung terbuka dengan bawahan yang menjuntai sampai ke lantai, berlengan panjang, sangat cocok sekali dikenakan oleh pengantin wanita. Senyum merekah terus diperlihatkan oleh Noura, berharap tak akan surut senyuman itu.


Joaquin segera mendatangi Noura dan berjalan bersama menuju ke pelaminan. Acara akan segera di mulai dan para tamu juga sudah diperbolehkan untuk mengucapkan selamat dan berjabat tangan serta berfoto dengan pengantin.


" Kau terlihat lebih cantik dari kemarin Nou. " Joaquin menatap wajah sang istri dengan lekat. Wanitanya ini sangat cantik dengan sifat dan sikap yang cantik juga.


" Tentu saja, kata orang ibu hamil bisa berkali-kali lipat lebih cantik dibandingkan sebelum hamil. " 1tutur Noura menyombongkan diri.


" Aku dengar juga begitu, tapi meski wanitaku ini tak hamil juga tetap cantik. "


" Ish... Kau kenapa makin pandai menggombal saja. Dulu kau tak pernah begini. "

__ADS_1


" Dulu ya dulu dong jangan disamakan sama sekarang. Dulu dan sekarang meski aku berubah juga tetap cintanya cuma sama kamu. "


Para tamu yang menghadiri pesta ini dibuat bucin kaka melihat mempelai yang nampak sangat mesra saat bercengkrama seperti saat ini. Banyak yang diam-diam mengambil foto Joaquin dan Noura tak sedikit yang memvideokan keduanya dan mengupload ke media sosial dengan judul ' pasangan paling serasi ' .


" Aduh jadi pengen deh nikah lagi kalau lihat mereka berdua bucin gitu. "


" Wah memang pasangan serasi, cantik dan ganteng mana sama-sama kaya lagi. Anaknya nanti pasti sudah pasti jadi Sultan ya. "


" Pengen.... "


" Lihat mereka jadi kangen pasangan yang lagi merantau. "


Para tamu undangan berbisik-bisik membicarakan kedua mempelai yang nampak bahagia. Rasanya mereka jadi iri karena pasangan mereka tak bisa seperti Joaquin yang begitu mencintai Noura.


" Nona ini minumnya silahkan di minum dulu. " salah seorang maid datang mengantar minuman untuk Noura.


" Terima kasih ya mbak. " pelayan itu tersenyum lalau meninggalkan majikannya itu.


Iseng Noura membuka ponselnya karena melihat banyaknya notifikasi yang tertera di layar depan. Saat sedang asyik memainkan ponselnya tiba-tiba ada sebuah pesan masuk dari nomor tak dikenal. Sebelum membuka pesan itu Noura meminum sedikit untuk menyiram tenggorokannya yang kering.


" Ya Tuhan apa ini? " Noura menjatuhkan ponsel miliknya hingga menimbulkan bunyi yang sangat keras. Tubuhnya gemetar melihat video yang berisi peristiwa di mana dia pernah diculik dulu. Noura sedang berada di kamar tersebut dengan dia orang cowok yang menidurkan dirinya di samping kanan dan kiri Noura.


" Ini tidak mungkin.... Ini sangat tidak mungkin..... Aaaarggggghhhh. " Noura berteriak kencang saat merasakan perutnya uang sangat sakit.

__ADS_1


" Nona.... Nona..... Hei cepat panggil tuan.... Nona pingsan dan.... Oh tidak nona pendarahan. " teriak seorang maid yang kebetulan berada di dekat Noura saat majikannya itu berteriak.


" Apa yang terjadi? Nou..... Bangun sayang. " Joaquin mencoba menepuk pelan pipinya. Dia belum tahu jika dari arah dalam paha Noura sudah berlinangan darah.


" Tuan muda.... Tuan.... Nona... nona.... pen... pendarahan. " tutur maid tadi dengan tergagap.


" Kosongkan jalan yang menuju ke gerbang. Sekarang.... " teriak Joaquin memberikan perintah melalui alat komunikasi yang terhubung dengan seluruh penjaga yang bertugas.


Joaquin menggendong tubuh Noura dengan berlari keluar rumah. Mobil sudah siap di depan mansion, segera saja Joaquin membawa masuk Noura ke dalam mobil itu. Mobil melaju kencang keluar dari mansion, untung saja jalanan yang tadinya penuh dengan tamu sudah di kosongkan.


Daddy Adeard dan mommy Rita akan mengurangi tamu undangan terlebih dahulu barulah nanti akan menyusul ke rumah sakit. Daddy Adeard juga meminta seluruh pengawalnya memeriksa CCTV dan juga orang-orang yang nampak mencurigakan. Pengorbanan Noura tak boleh disia-sia kan. Pelaku itu harus di tangkap.


Sesampainya di rumah sakit rupanya sudah ada dokter dan perawat dengan satu ranjang dorong pasien tepat di depan ruang IGD. Sepertinya daddy Adeard sudah menelfon pihak rumah sakit agar bersiap.


Noura diletakkan di ranjang pasien lalu di dorong masuk ke ruangan pemeriksaan yang ada di ruang IGD. Joaquin diminta untuk menunggu di luar ruangan saja agar tak menganggu proses pemeriksaan.


" Tuhan,, Aku mohon selamatkan anak dan istriku. Jika perlu biar aku saja yang kesakitan jangan Noura dan kelima anakku. " Joaquin tak henti-hentinya mengucapkan doa untuk keselamatan Noura dan anaknya. Tanpa disadari ari mata Joaquin sudah membasahi kedua pipinya karena begitu ketakutan terjadi hal buruk pada wanita yang dicintainya.


Tak berselang lama nampak tiga orang dokter keluar dari ruangan IGD tadi berjalan menuju ke tempat Joaquin duduk menunggu. Para dokter itu saling pandang sebelum mengatakan kondisi pasien saat ini.


" Tuan istri anda harus segera di operasi. Entah siapa yang membuat istri anda meminum obat yang bisa membuat seorang ibu hamil melahirkan sebelum waktunya. Istri anda juga mengalami pendarahan yang banyak, jika terlambat anda akan kehilangan mereka. " tutur salah seorang dokter.


" Lakukan yang terbaik untuk istriku. Pastikan kalian mengutamakan keselamatan istriku dibandingkan apa pun. "

__ADS_1


__ADS_2