KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU

KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU
JANGAN TINGGALKAN AKU #1


__ADS_3

Puan merasa sangat aneh melihat perubahan sikap Anthony yang pergi tiba-tiba. Wajahnya juga kelihatan sangat cemas. Begitu banyak pertanyaan yang memerlukan jawaban secepatnya.


Untuk itulah, Puan tidak kembali ke rumahnya dan malah menuju ke gua tempat Anthony tinggal. Dia harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi agar hatinya menjadi tenang.


Sementara itu, Anthony semakin cemas setelah menemukan perahu bersandar di hutan bakau. Manusia itu pasti mencari sesuatu yang membuat mereka berani datang ke tempat itu.


"Si-siluman harimau ...."


Anthony tertegun. Dia mendengarnya dengan sangat jelas dan bergegas menuju ke arah datangnya suara.


*****


"Heh! Apa yang kalian liat?" tanya Si Gendut yang melihat kedua temannya menjadi sangat ketakutan.


"Apa kamu gak ngeliat? I-itu ada siluman harimau!" jawab Si Kerempeng sambil menunjuk ke arah bayangan putih.


Si Gendut segera mengeluarkan sesuatu dari dalam tasnya. Sebuah bedil yang didapatnya dari tentara belanda yang mati.


Kedua temannya hanya memandangi Si Gendut dengan penuh tanda tanya. Mereka tidak pernah melihat benda itu sebelumnya.


"Benda apaan itu, Dut?"


"Aaakh! Nanti juga kamu tahu."


Si Gendut mengarahkan bedil itu ke tempat yang ditunjukkan temannya. Di atas bedil itu ada sebuah teropong kecil yang bisa melihat dari jauh.


Dia melihat ke segala arah namun tidak terlihat keberadaan harimau putih yang dimaksud temannya.


Tiba-tiba pandangannya terhenti kepada sesuatu. Dia melihat bayangan seorang wanita cantik bergaun putih.


"Tidak ada harimau yang kalian lihat. Hanya seorang perempuan yang sangat cantik. Apa yang dilakukan perempuan itu di dalam hutan sendirian?"

__ADS_1


"Jangan-jangan, dia siluman harimau itu!"


"Kita akan tahu, apakah dia siluman atau manusia biasa!"


Si Gendut siap menarik pelatuk bedil itu. Tangannya sedikit gemetar karena tidak pernah mengarahkan bedil itu kepada manusia. Dia memang beberapa kali menembak sasaran. Tapi bukan kepada manusia.


Duuuaaar ....


Terdengar suara letusan bedil memecah kesunyian. Burung-burung langsung terbang begitu mendengar suara kencang itu.


Si Gendut mengira perempuan itu akan terjatuh karena terkena peluru bedilnya. Nyatanya, sebuah bayangan menyeramkan muncul dan peluru itu mengenainya.


Aaaarggg ....


Terdengar erangan makhluk menyeramkan itu yang tak kalah dengan suara letusan bedil.


Tentu saja, Si Gendut sangat ketakutan. Dia tidak pernah melihat manusia dengan wujud sangat menakutkan seperti itu.


"Ada apa sih? Apa kamu tidak berhasil menembak siliman harimau itu?"


"Sudahlah! Kita harus pergi sekarang!"


Si Gendut berlari dengan cepat meninggalkan tempat itu. Begitu juga dengan kedua temannya yang masih penasaran.


*****


Puan sangat terkejut dengan suara kencang yang barusan terdengar. Terlebih ketika Anthony muncul tiba-tiba dengan wujudnya sebagai vampire.


Anthony langsung roboh dan terjatuh ke tanah. Timah panas itu berhasil bersarang tepat di dadanya. Tak lama, wujudnya kembali menjadi manusia karena tak mampu menahan sakit.


"Tu-tuaan! Apa yang sudah terjadi denganmu?" teriak Puan seraya memeluk tubuh Anthony yang sudah tak berdaya.

__ADS_1


Darah hitam membasahi tubuh Anthony. Puan semakin cemas dan tak berhenti memanggilnya.


"Tuaan, bangunlah! Jangan tinggalkan aku, Tuan!"


Anthony tidak menjawab. Sebelum pandangannya menghilang, dia masih bisa melihat Puan yang menangis histeris. Hatinya sedikit tenang, meski dirinya yang kini tak berdaya.


Dato Kumbang juga mendengar suara kencang tadi. Dia merasakan sudah terjadi hal buruk dan segera berlari menuju ke arah suara itu.


Tak lama, wujud Dato Kumbang berubah menjadi seekor harimau. Dia terus saja berlari. Seiisi hutan tak ada yang berani keluar. Mereka hanya menyaksikan dari balik kegelapan.


Dato Kumbang yang sudah menjadi seekor harimau terus mengaum dan suaranya menggema ke seluruh pulau.


Ketiga orang asing itu semakin ketakutan dan bergegas kembali ke perahunya dan meninggalkan pulau itu. Mereka tidak akan kembali sampai kapanpun.


*****


Dato Kumbang yang berwujud harimau sampai juga ke arah suara kencang itu. Di sana, sudah ada Puan dan Anthony yang tergeletak berlumuran darah.


"Apa yang sudah terjadi, Puan? Mengapa Tuan Anthony terluka parah?" tanya Dato Kumbang yang sudah kembali berwujud manusia.


"Aku tak tahu, Took! Tiba-tiba terdengar suara sangat kencang dan tuan terjatuh. Tolonglah tuan, Took! Dia kehilangan banyak darah."


Dato Kumbang segera memeriksa keadaan Anthony yang sudah tak sadarkan diri. Dia melihat lubang kecil menganga di dada Anthony dan terus mengeluarkan darah hitam. Dia pun melepaskan sorban di kepalanya dan menutupi luka itu.


"Kita akan membawanya ke rumah! Ayolah, Tuan Anthony harus cepat diselamatkan!"


Dato Kumbang segera membopong Anthony. Dengan kekuatan harimau dia bisa bergerak dengan cepat. Sementara, Puan harus berjalan tertatih. Selain kakinya belum sembuh benar, dia juga masih ketakutan melihat keadaan Anthony.


"Jangan tinggalkan aku, tuaan ...," bisiknya dengan air mata yang mengalir tanpa henti.


*****

__ADS_1


__ADS_2