
Anthony teringat kejadian dihari sebelumnya. Dia sengaja membawa seekor domba ke dalam gua tempatnya tinggal. Domba itu akan menjadi mangsanya malam nanti.
Sebenarnya gua itu sangat nyaman. Anthony membawa barang-barang yang tersisa dari kapal sebelum tenggelam.
Baju-baju para bangsawan yang sangat mahal, buku-buku dan perhiasan yang ditinggalkan begitu saja. Sebenarnya dia bisa menjadi bangsawan juga di peradaban manusia normal. Namun, dia sudah berjanji untuk menjaga Puan selamanya.
Kegelapan sudah datang. Suasana gua yang temaram menjadi tambah mencekam. Anthony siap memangsa domba yang lumayan gemuk itu dengan penuh nafsu.
Rasa haus semakin menjadi. Perlahan wajah Anthony berubah menakutkan dengan taring tajam yang muncul di sela giginya.
Domba itu menjerit ketakutan dan berusaha untuk kabur. Anthony mencengkram leher domba itu kuat. Kemudian menancapkan taring di leher domba itu.
Darah segar domba itu muncrat dan membasahi wajah Anthony yang sudah berubah menjadi makhluk mengerikan.
Anthony semakin bergairah dan menghisap darah domba itu tanpa belas kasihan sedikit pun. Namun belum lagi menyelesaikan ritualnya. Sebuah bayangan muncul dari mulut gua.
"Aaaagh! Siapa kau?"
Ànthony merasa aneh karena tidak menyadari kedatangan bayangan itu. Mungkin karena sedang menikmati darah segar mangsanya.
Secepat kilat, Anthony mendekati bayangan itu dengan mulut penuh darah.
Alangkah terkejutnya ketika tahu kalau bayangan itu adalah Puan.
"Pu-puan?"
Wajah Puan berubah pucat. Kedatangannya untuk membawakan daging yang sudah dimasak. Namun tak menyangka malah melihat sesuatu yang sangat mengerikan.
__ADS_1
Puan tak sanggup berkata apa-apa. Matanya mulai remang dan sesaat kemudian tubuhnya terhuyung.
Sebelum jatuh, Anthony berhasil menangkap tubuh Puan. Setelah sepuluh tahun berlalu, baru kali ini Puan melihatnya dalam wujud yang berbeda. Seorang Vampire.
Anthony membaringkan Puan yang tak sadarkan diri di atas ranjang yang empuk. Barang itu juga dia dapatkan dari kapal.
Dia tidak menyangka, Puan sampai pingsan ketika melihatnya dalam wujud vampire.
Puan merasakan kehangatan di ranjang itu. Bahkan baru terjaga ketika pagi menjelang.
Sinar matahari merasuk ke dalam gua. Membuat seluruh ruangan di dalam gua terlihat jelas.
Puan membuka mata ketika cahaya matahari sampai ke wajahnya.
Dia melihat ke sekeliling gua.
"Ya! Makhluk mengerikan itu adalah aku!"
Puan sangat terkejut karena Anthony muncul tiba-tiba.
"Tu-tuan ...."
"Aku menyesal karena kamu tidak pernah tahu seperti apa diriku sebenarnya. Aku adalah vampire, makhluk mengerikan penghisap darah!"
Anthony menatap Puan lekat. Dia melihat ketakutan di mata gadis itu.
"Aku hanya kaget, Tuan. Takut juga sih, sedikit!"
__ADS_1
Puan berusaha menutupi rasa takutnya.
"Kalau sedikit, mengapa kamu sampai pingsan segala?"
"Yaah, lumayan sih! Itu karena Tuan tidak pernah memperlihatkan wujud Tuan sebagai Vampir. Tempat ini sangat indah, Tuan! Seharusnya aku kesini sejak lama," ungkap Puan yang malah fokus ke sekeliling tempat itu dan tak berhenti takjup.
Anthony tidak habis pikir. Tatapan ketakutan itu sirna dalam waktu singkat.
Puan beranjak dari tempat tidur dan berjalan ke sekeliling gua. Langkahnya terhenti pada tumpukan buku-buku di sudut gua.
"Benda apakah itu, Tuan?"
Sepanjang hidup, Puan memang tidak pernah melihat benda seperti yang dilihatnya.
"Itu adalah buku. Kamu bisa membacanya dan tahu kalau dunia ini jauh lebih besar dari pulau ini!"
Anthony mengambil sebuah buku dengan banyak gambar. Tentu saja dengan bahasa Belanda.
"Bacalah! Buku ini sangat menarik. Kamu akan pandai memasak setelah membacanya!" lanjut Anthony seraya menyerahkan buku itu kepada Puan.
Puan sedikit bingung. Dia tidak pernah belajar membaca.
Anthony tersenyum tipis. Sudah saatnya Puan belajar menjadi lebih manusia. Hanya saja, perkataan Dato Kumbang yang mencari Puan semalam membuatnya sedikit terpengaruh.
Dato Kumbang membicarakan tentang pernikahan. Tentu saja bukan pernikahannya dengan Puan. Tapi pernikahan Puan dengan sesama siluman harimau.
"Kau hanyalah penjaga. Ingat itu, Tuan. Satu purnama lagi, Puan akan sempurna menjadi siluman harimau. Saat itu tiba, dia akan menikah dengan siluman harimau juga. Kau akan tetap menjadi penjaganya meski Puan sudah menjadi milik orang lain!"
__ADS_1
*****