KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU

KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU
SEBUAH PERSYARATAN #2


__ADS_3

"Kau harus menepati janjimu, Tuan Anthony! Puan sudah menjadi milikku sejak dulu. Aku akan memberimu waktu satu minggu. Pergilah kemanapun kau mau! Pergilah sejauh mungkin!"


Ucapan Jaka semalam membuat Anthony bimbang akan hatinya. Jaka sudah memberikan darahnya agar dia bisa hidup lagi. Tapi perasaannya kepada Puan tidak mudah dilupakan begitu saja.


"Kau harus tetap menikah dengan Jaka, Puan!"


Puan mundur beberapa langkah. Bukan itu yang ingin didengarnya dari Anthony.


"Tidak! Jangan katakan itu, Tuan. Aku tidak mau menikah dengannya. Aku hanya ingin hidup denganmu selamanya!"


Puan menegaskan perasaannya sekali lagi.


Anthony hanya bisa tertunduk. Merasa menyesali kembali hidup namun harus kehilangan gadis yang dicintainya.


"Peganglah tanganku, Tuan. Aku ingin memastikan sesuatu!"


Anthony terpaku. Dia sangat tahu Puan bisa melihat masa lalu dan masa depan jika memegang tangannya. Dia pun semakin bimbang. Tak ingin Puan tahu persyaratan yang sudah disepakati dengan Jaka.


"Aah! Jangan cemaskan itu. Sekarang aku kan masih disini. Ayolah! Kau harus cepat pulih."


Anthony tertawa kecil. Dia hanya menutupi kecemasan hatinya.


Puan terdiam. Dia bukanlah anak kecil lagi. Dia tahu akan terjadi sesuatu.


****


Mulai saat ini, Anthony harus memikirkan harus pergi kemana jika batas waktu yang ditetapkan Jaka berakhir. Sejak terdampar di pulau itu, dia tidak pernah kemana-mana.

__ADS_1


Suasana malam di depan gua tidak lagi menyenangkan. Hati Anthony diliputi kegelisahan. Tak lagi semangat untuk melalui hari-hari lagi.


Dilepaskan pandangan ke arah lautan yang hanya ada kegelapan. Kenangan saat di kapal kembali terbayang. Dia hanya memakan tikus sejak pertama menjadi vampir. Entah apa yang akan terjadi jika nanti dia harus kembali mengarungi lautan.


"Mungkin aku akan kembali kenegaraku dan bertemu orang tua dan saudara-saudaraku. Tapi, apa mereka mau menerima keadaanku yang bukan manusia biasa lagi?"


Berbagai pertanyaan terlintas di kepala Anthony.


"Aku bisa mengantarkan tuan ke pelabuhan. Di sana banyak kapal-kapal besar. Tuan bisa pergi kemana pun tuan mau!"


Jaka muncul. Dia langsung tahu apa yang dipikirkan Anthony.


"Aku bisa pergi sendiri. Tugasmu adalah menjaga Puan!"


Hati Anthony menjadi sedikit panas. Kehadiran Jaka membuatnya mengingat akan perpisahan.


Anthony merasakan darah panasnya mendidih. Hati dan kepalanya tidak berjalan berdampingan. Badannya mulai gemetar.


Perlahan, wajahnya berubah menyeramkan. Sepasang taring menyembul dari sela-sela giginya.


Jaka sangat terkejut dengan perubahan yang terjadi dengan Anthony yang sudah berubah menjadi vampir.


"Ya! Aku adalah vampir. Aku bisa saja menghisap darahmu sekarang ini. Tidak ada yang bisa mencegahku! Aaaarrggg ...."


Jaka mundur beberapa langkah. Pertarungan itu akan terjadi. Dia pun memasang kuda-kuda. Tak berapa lama, wujudnya berubah menjadi seekor harimau.


Aaaauuum!!!

__ADS_1


Jaka yang berubah menjadi harimau juga tidak bisa mengendalikan lagi darah panasnya.


Pertempuran besar itu akan terjadi tanpa bisa dicegah.


Puan mendengar suara erangan harimau dan teriakan vampir. Dia tahu akan terjadi hal buruk.


Begitu juga dengan Dato Kumbang. Dia harus segera menyusul Jaka ke tempat Anthoni.


"Apa yang terjadi, Took?"


Pertanyaan Puan menyadarkan Dato Kumbang. Puan tidak boleh tahu kejadian sebenarnya.


"Aku akan mencari tahu. Kau tunggu disini saja!"


Malam semakin mencekam. Bulan juga semakin pucat. Sebentar lagi pertempuran dua makhluk kegelapan akan berlangsung.


Dato Kumbang berubah menjadi harimau agar bisa sampai di pertempuran dengan cepat.


Setibanya di sana, pertempuran itu sudah selesai.


Anthony tergeletak di atas pasir tanpa daya. Begitu juga dengan Jaka yang menjadi harimau. Sebenarnya Anthony masih bisa bertempur lebih lama. Namun bayangan Puan kembali hadir. Akhirnya Anthony memilih kalah.


"Seharusnya pertempuran ini tidak perlu terjadi!"


Dato Kumbang yang kembali menjadi manusia sedikit berang. Dia kecewa karena Anthony tidak bisa memegang janjinya. Jaka juga tidak bisa mengendalikan diri padahal dia adalah pengendali darah panas.


Anthony tidak menjawab. Dengan sekali gerakan, dia sudah menghilang di dalam kegelapan. Dia harus menyelesaikan urusan malam itu juga.

__ADS_1


*****


__ADS_2